Connect with us

Lampung

Gubernur RMD dan Ibu Purnama Wulan Sari Laksanakan Safari Ramadan di Lamteng

Published

on

Alteripost Lampung Tengah – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ibu Purnama Wulan Sari Mirza. melaksanakan Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa, Kampung Onoharjo, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Kabupaten Lampung Tengah, Senin (23/2/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Menurut Gubernur Mirza, Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu kekuatan utama Provinsi Lampung, khususnya di sektor pertanian. Komoditas padi, jagung, singkong, serta hasil perkebunan dan peternakan menjadi penopang kebutuhan daerah maupun nasional. Selain itu, pergerakan pelaku UMKM dan letak strategis wilayah di tengah provinsi memperkuat peran Lampung Tengah sebagai jalur utama perekonomian.

“Lampung Tengah selama ini menopang pembangunan Provinsi Lampung, kebutuhan daerah, dan juga nasional. Jika Lampung Tengah kuat, maka Lampung akan semakin kokoh,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi, termasuk ruas jalan di Lampung Tengah. Sebagai lumbung pangan nasional, infrastruktur jalan yang mantap dinilai menjadi kunci kelancaran distribusi hasil pertanian dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Tahun ini, Lampung Tengah mendapatkan alokasi anggaran hampir Rp300 miliar khusus untuk perbaikan jalan provinsi,” ujarnya.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peningkatan jumlah Desa Mandiri dari 561 desa menjadi 591 desa atau bertambah 30 desa. Digitalisasi pelayanan desa juga terus didorong guna mempercepat administrasi, menertibkan data, dan mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

Di bidang kesehatan, pemerintah memprioritaskan penanganan stunting melalui penyediaan paket gizi tambahan bagi balita terindikasi stunting pada 2026.

Gubernur juga mengapresiasi implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung Tengah yang telah mencapai 100 persen. Program nasional ini disebutnya telah memberikan manfaat besar bagi sekitar 2,7 juta anak di seluruh Provinsi Lampung setiap harinya.

Selain itu, cakupan Program Cek Kesehatan Gratis ditargetkan menjangkau 30 persen penduduk di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Pemerintah juga memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan dengan mengedepankan deteksi dini penyakit.

Dalam aspek pembangunan spiritual, pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada ratusan masjid, musala, TPA/TPQ, serta rumah ibadah lainnya di 15 kabupaten/kota. Insentif juga diberikan kepada guru ngaji, ustaz, pendeta, penjaga rumah ibadah, dan tokoh agama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka. Program wisata rohani lintas agama, fasilitasi jemaah haji, serta dukungan bagi tahfiz Al-Qur’an dan umrah turut menjadi bagian dari penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan kegiatan yang dinantikan masyarakat dan para ulama.

Ia berharap kunjungan tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah serta memperkuat kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain santunan kepada anak yatim, bantuan untuk masjid senilai Rp30 juta, serta bantuan Al-Qur’an.

Safari Ramadan ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat sinergi pembangunan menuju Lampung yang maju, religius, dan sejahtera.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.

“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.

Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.

“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.

“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.

“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.

Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.

Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading