Bandar Lampung
THR PPPK Paruh Waktu Pemkot Bandar Lampung Rp500 Ribu Segera Dicairkan
Alteripost Bandar Lampung – Kabar gembira datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, para pegawai tersebut dipastikan akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp500.000 per orang.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva mengungkapkan, meskipun nominal THR yang diberikan tidak terlalu besar, namun diharapkan tetap bisa membantu para pegawai dalam menyambut hari raya bersama keluarga.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pegawai yang telah membantu menjalankan roda pemerintahan.
“Tiap PPPK Paruh Waktu Pemkot Bandar Lampung mendapatkan THR sebesar Rp500.000,00,” tambahnya pada Selasa (16/3).
Eva menuturkan bahwa, saat ini proses pencairan THR tersebut sudah mulai dipersiapkan oleh pemerintah daerah melalui perangkat terkait. Ia berharap proses administrasi dapat berjalan lancar sehingga para pegawai dapat segera menerima haknya sebelum memasuki masa libur Lebaran.
Lebih lanjut, ia berharap pemberian THR ini dapat menjadi tambahan kebahagiaan bagi para PPPK paruh waktu dalam menyambut Idul Fitri bersama keluarga. Meski tidak besar, namun diharapkan tetap memberikan manfaat dan membawa keberkahan.
“Mudah-mudahan semuanya jadi berkah untuk kita semua,” harapnya. (*)
Bandar Lampung
Wali Kota Eva Dwiana Hadir di Tengah Duka Korban Banjir Garuntang
Alteripost Bandar Lampung – Di tengah guyuran hujan deras pada Selasa (14/4/2026) malam, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung menemui keluarga korban yang terbawa arus sungai di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
Dalam kunjungannya, Bunda Eva sapaan akrabnya menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan bantuan berupa tali asih kepada keluarga korban. Ia juga menyalurkan bantuan bahan makanan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Wali Kota terlihat tetap berada di lokasi meskipun hujan deras masih mengguyur dan sejumlah gorong-gorong meluap hingga ke badan jalan. Ia juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penanganan banjir agar segera surut.
Selain itu, Bunda Eva memastikan warga yang terdampak langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman guna menghindari risiko lanjutan.
Salah satu keluarga korban, Andri (35), warga RT 06 Lingkungan 1, Kelurahan Garuntang, mengungkapkan detik-detik peristiwa yang merenggut nyawa istrinya, Dewi Melani (34).
Di hadapan Wali Kota, Andri menceritakan bahwa saat kejadian, dirinya sempat memegang tangan sang istri sebelum akhirnya terpisah akibat derasnya arus banjir bandang.
“Saat kejadian, satu anak saya berada di atas loteng. Kami sedang beres-beres, lalu air datang dengan cepat. Tiba-tiba tanggul di dekat rumah jebol,” ungkap Andri dengan nada sedih.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus pengingat akan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir.(*)

