Lampung
Efisiensi Tak Mengurangi Semangat Kwarda Lampung, Progja 2026 Bakal Dijalankan Secara Efektif dan Berdampak
Alteripost.co, Bandarlampung-
Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan Program Kerja (Progja) tahun 2026 secara efektif dan berdampak, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Hal tersebut disampaikan Ketua Kwarda Lampung, Jihan Nurlela, saat memimpin Rapat Pimpinan Kwarda Lampung pada Selasa (14/4/2026) siang di ruang rapat Graha Bakti Pramuka (GBP) Lt. 2.
Dalam arahannya, Kak Jihan menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan program yang berkualitas. Sebaliknya, kondisi ini menjadi momentum untuk memperkuat efisiensi dan memastikan setiap program memiliki dampak nyata, khususnya dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Saya menyadari bahwa kita memiliki banyak aspirasi dan rencana besar. Namun, kita harus realistis menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Yang terpenting adalah memastikan setiap rupiah memberikan manfaat nyata bagi pengembangan karakter peserta didik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kak Jihan yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan momentum penting bagi Gerakan Pramuka, dengan adanya agenda nasional seperti Jambore Nasional XII dan Pertemuan Wirausaha (PW) Nasional.
Ia pun berharap Kwarda Lampung dapat tampil optimal dan membawa prestasi membanggakan.
“Kita tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi harus mampu menunjukkan prestasi dan jati diri sebagai salah satu Kwarda terbaik di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kwarda Lampung, Mubasit, menjelaskan bahwa Rapat Pimpinan ini merupakan bagian penting dalam proses perencanaan anggaran dan penyusunan program kerja tahun 2026. Meski jumlah kegiatan yang direncanakan cukup banyak, penyesuaian tetap dilakukan secara strategis agar seluruh program tetap berjalan optimal.
Melalui rapat ini, Kwarda Lampung menegaskan langkah adaptif dan terukur dalam menghadapi tantangan, sekaligus memastikan bahwa Gerakan Pramuka tetap menjadi garda terdepan dalam pembinaan karakter generasi muda di Provinsi Lampung. (Rls)
Lampung
Pemprov Lampung Klaim Penanganan Kebakaran Terkendali dan Berhasil Cegah Api Masuk TN Way Kambas
Alteripost.co, Lampung Timur-
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Kepala Balai TN Way Kambas, Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, Forkopimda, serta jajaran terkait memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan mitigasi terus dilakukan.
Kebakaran diketahui terjadi sejak Jumat (21/8). Satu titik api sebelumnya telah berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8) malam. Namun, pada Minggu kembali terpantau muncul titik api di area ladang alang-alang yang berada di sekitar kawasan tersebut.
Gubernur Mirza mengatakan, saat ini seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk memastikan titik api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas menuju kawasan hutan TN Way Kambas.
“Alhamdulillah, tadi malam satu titik sudah berhasil dipadamkan oleh rekan-rekan di lapangan. Namun tadi siang muncul satu titik baru di area ladang alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi agar tidak terbawa ke hutan secara meluas,” ujar Gubernur Mirza.
Menurut Gubernur Mirza, kondisi titik api yang berada di area alang-alang dan dekat dengan sumber air membuat proses mitigasi relatif lebih mudah dilakukan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.
Gubernur Mirza mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, pengelola TN Way Kambas hingga unsur terkait lainnya.
“Kita bersatu padu menanggulangi kebakaran ini. Yang paling penting sekarang adalah memastikan api tidak meluas dan kondisi segera terkendali,” katanya.
Di sisi lain, Gubernur Mirza memastikan kondisi satwa di TN Way Kambas juga terus dipantau. Sebelas kelompok gajah liar yang terpantau berada pada jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sementara gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dalam kondisi aman dan tidak terdampak.
“Gajah-gajah yang ada di TNWK terus dimonitor. Untuk kelompok gajah liar, jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik ini, sementara yang ada di PLG insyaallah aman dan tidak terdampak,” ujar Gubernur Mirza.
Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga terus mendorong langkah mitigasi jangka panjang melalui perlindungan kawasan, penataan kawasan, dan konservasi TN Way Kambas secara masif. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko kebakaran yang terjadi setiap tahun.
Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan memastikan penanganan kebakaran berjalan hingga kondisi benar-benar aman.
“Kita terus melakukan mitigasi. Kita berdoa dan bekerja bersama agar kebakaran ini tidak meluas,” pungkasnya. (Rls)

