Lampung Selatan
IDS Sumatra 2026 Sukses Besar, Lampung Selatan Panen Efek Ekonomi dan Prestise
Alteripost Kalianda – Lampung Selatan resmi mengukuhkan diri sebagai “monster baru” industri otomotif di Pulau Sumatra setelah sukses mencetak sejarah sebagai tuan rumah perdana Indonesian Drift Series (IDS) 2026 di Way Handak Expo, Kalianda.
Momentum tersebut menjadi tonggak penting transformasi Kabupaten Lampung Selatan dari sekadar daerah penyangga menjadi motor penggerak baru industri kreatif otomotif nasional berbasis sport tourism.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan, terpilihnya Lampung Selatan sebagai tuan rumah IDS bukan sekadar prestise daerah, tetapi menjadi pemantik semangat untuk membangun ekosistem otomotif berkelanjutan di wilayah beranda Sumatra itu.
“Lampung Selatan bisa terpilih sebagai tuan rumah IDS di Sumatra, ini menjadi pemantik semangat kita bersama. Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan otomotif. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Menariknya, event otomotif skala nasional tersebut berhasil digelar tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memilih menggandeng sektor swasta dan komunitas otomotif untuk mendukung pembiayaan kegiatan secara mandiri.
Langkah itu bahkan mendapat apresiasi langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan yang hadir di tengah ribuan penonton.
“Acara ini nol rupiah APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulkifli Hasan disambut tepuk tangan meriah warga yang memadati arena, Sabtu (23/5/2026).
Keberhasilan IDS Sumatra 2026 juga memunculkan efek domino ekonomi yang terasa langsung di masyarakat. Sport tourism terbukti menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, hingga meningkatkan omzet pelaku UMKM yang memenuhi kawasan Way Handak Expo.
Tak hanya soal hiburan dan ekonomi jangka pendek, ajang ini juga menjadi etalase perubahan pola pikir generasi muda Lampung Selatan terhadap industri otomotif. Dunia otomotif kini dipandang sebagai bagian dari industri kreatif modern yang membuka banyak peluang profesi, mulai dari mekanik profesional, event organizer, content creator, hingga bisnis gaya hidup otomotif.
Kemeriahan IDS 2026 ditutup dengan aksi ekstrem para drifter nasional yang memacu adrenalin penonton. Raungan mesin, bau karet terbakar, dan kepulan asap putih menyelimuti lintasan Way Handak Expo saat mobil-mobil drift meliuk agresif di hadapan ribuan pasang mata.
Dengan posisi strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatra serta dukungan kebijakan daerah yang adaptif, Lampung Selatan kini tak lagi sekadar menjadi penonton perkembangan industri otomotif nasional, tetapi mulai menegaskan diri sebagai poros baru otomotif Indonesia.(*)
Lampung Selatan
Zita Anjani Hadiri Awarding IDS Sumatra 2026, Atlet Wanita Jadi Sorotan
Alteripost Kalianda – Deru mesin mobil bertenaga tinggi dan kepulan asap ban yang membubung di Way Handak Expo, Kalianda, sore itu bukan lagi sekadar simbol maskulinitas.
Di balik kemudi mobil-mobil yang meliuk ekstrem di lintasan balap, ada jemari para perempuan tangguh yang sedang membuktikan bahwa sirkuit drifting bukan cuma milik lelaki.
Momen bersejarah ini mendapat perhatian langsung dari Istana. Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, hadir langsung dalam Awarding Ceremony Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 pada Minggu sore (24/5/2026).
Kehadiran istri Bupati Lampung Selatan ini bukan sekadar protokoler, melainkan sebuah gesture resmi pemerintah pusat yang mengakui eksistensi sekaligus mendukung penuh para atlet perempuan di dunia olahraga otomotif tanah air.
Secara simbolik, Zita menemui dan menyapa langsung para pembalap wanita yang berlaga di kelas Women Drift Challenge (WDC) Pro-Am. Dukungan hangat ini menjadi angin segar bagi ekosistem motorsport feminin yang kian tumbuh subur.
Di lintasan, kelas khusus drifter wanita ini menyajikan persaingan yang tak kalah sengit dari kelas utama, pada Minggu (24/5/2026). Zanetta Salsabila dari Zetta Racing Team tampil mendominasi penuh dan keluar sebagai juara pertama.
Menyusul di podium berikutnya, Vamells dari tim Unclock Indonesia mengamankan posisi kedua, disusul Ayuni Widya Kusuma dari Kendali Racing Team di peringkat ketiga, dan Wendy Welters yang mengunci posisi keempat.
Kehadiran Zita Anjani dan dominasi para drifter wanita ini menjadi puncak yang manis bagi berakhirnya rangkaian IDS Sumatra 2026, yang mencatatkan sejarah sebagai event otomotif terbesar pertama yang digelar di Pulau Sumatra.
Suksesnya gelaran berskala nasional ini tidak lepas dari keberanian Kabupaten Lampung Selatan mengambil peran sebagai tuan rumah.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang ikut menjaga kondusivitas acara.
“Terima kasih kepada seluruh penonton dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang telah mendukung serta mendoakan kelancaran acara ini. Mari bersama-sama kita jadikan Lampung Selatan sebagai destinasi wisata yang nyaman dan menarik untuk seluruh kalangan. Sampai bertemu kembali di IDS 2027,” ujar Egi optimis.
Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Founder Indonesian Drift Series, Akbar Rais. Ia memuji komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang berhasil mendobrak stigma bahwa event besar otomotif hanya berpusat di satu wilayah saja.
“Terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang telah memberikan dukungan luar biasa dan mengubah pandangan bahwa event besar otomotif tidak hanya bisa digelar di Pulau Jawa. Indonesia bukan hanya Jawa, tetapi juga Sumatra hingga Papua,” tegas Akbar.
Melalui sinergi antara prestasi atlet wanita, dukungan pemerintah daerah, dan pengakuan dari pemerintah pusat, IDS Sumatra 2026 tidak hanya melahirkan juara baru di lintasan balap, tetapi juga membuka babak baru bagi sport tourism yang lebih inklusif di Indonesia.(*)

