Connect with us

Tanggamus

Paripurna DPRD Tanggamus Sepakati Tiga Ranperda, Bupati Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Dewan

Published

on

Alteripost Tanggamus – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tanggamus Tahun Anggaran 2025, laporan Panitia Khusus (Pansus) terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), persetujuan bersama tiga Ranperda, serta perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Laporan hasil pembahasan Banggar dibacakan Juru Bicara Banggar DPRD Kabupaten Tanggamus, Edy Yalismi, S.E., M.M., sementara laporan Pansus terhadap dua Ranperda disampaikan Juru Bicara Pansus, Piter A.

Dalam laporannya, Banggar menjelaskan pembahasan LKPJ telah dilakukan melalui rapat kerja bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pada 23–25 Juni 2026 sebagai bentuk evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Banggar mencatat target Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,719 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,641 triliun atau sekitar 95 persen. Sementara Belanja Daerah dianggarkan sebesar Rp1,702 triliun dengan realisasi Rp1,703 triliun. Adapun Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp12,24 miliar dan Pengeluaran Pembiayaan Rp28,89 miliar terealisasi 100 persen.

Selain mengevaluasi capaian anggaran, Banggar juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya optimalisasi pengelolaan aset daerah, penguatan tata kelola pengadaan barang dan jasa, peningkatan pendapatan melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah, percepatan tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), penguatan fungsi pengawasan Inspektorat, penajaman prioritas anggaran, hingga peningkatan pembinaan olahraga.

Banggar juga merekomendasikan efisiensi organisasi melalui penggabungan (merger) OPD yang belanja pegawainya dinilai lebih besar dibandingkan anggaran kegiatan. Selain itu, DPRD meminta dilakukan evaluasi terhadap pimpinan perangkat daerah maupun kepala UPT Kesehatan yang berulang kali tidak hadir dalam pembahasan bersama DPRD.

“Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, mari kita wujudkan budaya kerja jalan lurus dengan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Edy Yalismi saat membacakan laporan Banggar.

Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Kabupaten Tanggamus juga menyetujui tiga Ranperda, yaitu Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2025, Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, serta Ranperda tentang Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Syariah Tanggamus.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada DPRD, khususnya Panitia Khusus LKPJ, atas proses evaluasi yang telah dilakukan terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025.

Ia menegaskan, persetujuan DPRD bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, melainkan menjadi wujud nyata sinergi antara fungsi eksekutif dan legislatif dalam membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Persetujuan DPRD hari ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban regulasi formal. Momentum ini adalah cermin dari tegaknya pilar transparansi dan akuntabilitas. Di sinilah komitmen eksekutif dan fungsi pengawasan legislatif bertemu untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Tanggamus,” kata Saleh Asnawi.

Bupati juga mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2025. Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah serta penanganan bencana banjir di sejumlah wilayah menyebabkan beberapa target pembangunan fisik belum dapat diselesaikan secara optimal.

Karena itu, ia menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah agar menjadikan rekomendasi DPRD sebagai pedoman dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mengesampingkan ego sektoral yang dapat menghambat pencapaian target RPJMD.

Saleh Asnawi menegaskan bahwa kebijakan belanja APBD Tahun Anggaran 2026 akan difokuskan pada penyelesaian program-program fisik yang tertunda pada 2025, sekaligus meningkatkan pelayanan dasar masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.

“Porsi anggaran akan kita arahkan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan yang tertunda serta meningkatkan pelayanan dasar masyarakat agar pembangunan di Kabupaten Tanggamus berjalan lebih sistematis, sesuai regulasi, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya. (ADV).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Advertorial

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-29 Tanggamus, Momentum Perkuat Persatuan dan Akselerasi Pembangunan

Published

on

Alteripost Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus bersama DPRD Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/3026). Kegiatan berlangsung khidmat di ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus dan dihadiri unsur pimpinan daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers.

Hadir mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung Binarti Bintang. Turut hadir Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus Rangga Putra Hakim mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-29 Tanggamus. Menurutnya, momentum hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.

Ia mengingatkan bahwa sejak berdiri pada 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi prioritas bersama. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi menuju daerah yang maju dan berdaya saing.

“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung serta mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur dan ketahanan pangan.

Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa suasana aman dan kondusif menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus.

Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta kerja sama seluruh pihak dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Semangat “Begawi Jejama” atau bekerja bersama menjadi landasan utama dalam mendorong kemajuan daerah.

Dalam paparannya, Bupati juga membeberkan sejumlah capaian prestasi Kabupaten Tanggamus selama satu tahun terakhir. Di antaranya menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award dari Kemendagri, hingga penghargaan inovasi dari televisi nasional.

Selain itu, indikator ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,52 persen, PDRB per kapita naik menjadi Rp33,05 juta, serta angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen. Pemerintah menargetkan angka kemiskinan dapat turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.

Namun demikian, Bupati mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus segera diselesaikan. Di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, penanganan stunting, serta perbaikan infrastruktur.

Di sektor ekonomi, ia menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah. Bupati meminta seluruh OPD menyusun strategi konkret dalam pengembangan komoditas unggulan, mulai dari produksi hingga distribusi dan kemitraan investasi.

“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai Perda Nomor 02 Tahun 1997 guna menjaga keseragaman identitas daerah.

Ia berharap peringatan HUT ke-29 ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, saya yakin berbagai tantangan pembangunan dapat kita atasi bersama,” pungkasnya. (ADV)

Facebook Comments Box
Continue Reading