Pesisir Barat
Bupati Pesisir Barat Buka TC MTQ ke-53, Targetkan Kafilah Raih Prestasi Terbaik
Alteripost Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, membuka kegiatan Training Center (TC) bagi peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026, Sabtu (17/10/2026), di Aula Lamban Juang, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mempersiapkan kafilah daerah agar mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada ajang MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., M.Kn.; unsur Forkopimda; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat, H. Ahmad Khotob, S.Ag., M.M.; serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
Turut hadir Ketua Umum TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Dian Hardiyanti Dedi; Ketua I TP-PKK, Dea Dherika Topani; Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pesisir Barat, Elizawati Tedi Zadmiko; para pelatih dan pembina; Ketua LPTQ se-Kabupaten Pesisir Barat; tokoh agama; pimpinan organisasi Islam; serta seluruh peserta TC MTQ ke-53.
Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca dan dilombakan, melainkan harus menjadi pedoman hidup yang dipahami, diamalkan, serta dijadikan landasan dalam membentuk akhlak mulia.
Menurutnya, sebagai Negeri Para Sai Batin dan Ulama, Kabupaten Pesisir Barat memiliki tanggung jawab untuk terus melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman.
Ia juga menyampaikan bahwa keikutsertaan Kabupaten Pesisir Barat dalam MTQ tingkat provinsi merupakan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah.
Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar memanfaatkan kegiatan TC dengan sebaik-baiknya, mengikuti arahan pelatih, berlatih secara disiplin, menjaga kesehatan, serta membangun rasa percaya diri.
“Prestasi lahir dari kesungguhan, kerja keras, dan doa. Karena itu, jangan mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan. Teruslah berlatih dan berikan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Pesisir Barat,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari kemampuan menjaga adab, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kepada para pelatih dan pembina, ia meminta agar memberikan bimbingan secara maksimal sehingga potensi setiap peserta dapat berkembang dengan baik dan seluruh kafilah siap menghadapi perlombaan.
Bupati berharap, melalui persiapan yang matang dalam kegiatan TC, kafilah Kabupaten Pesisir Barat mampu meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah pada MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga berharap dapat melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dengan persiapan yang matang, dukungan seluruh pihak, serta doa masyarakat, kafilah Kabupaten Pesisir Barat diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Bumi Para Sai Batin dan Ulama di tingkat Provinsi Lampung.(*)
Pesisir Barat
Rakornas TPAKD 2026 Jadi Momentum Pesisir Barat Perluas Akses Pembiayaan UMKM
Alteripost Jakarta – Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dedi Irawan didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rena Novasari, S.H., M.M.; Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, M. Ma’ruf, S.P.; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Irvan Leonardo Abdullah, S.P., M.Si.; serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Rozi Zulfikli, S.H.
Rakornas TPAKD 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia”. Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan program kerja sekaligus merumuskan strategi percepatan akses keuangan daerah pada 2027.
Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui sinergi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui Rakornas ini, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat peran TPAKD dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Perluasan akses keuangan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudahan memperoleh layanan keuangan formal diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, mendapatkan pembiayaan, serta meningkatkan produktivitas ekonomi.
Bagi Kabupaten Pesisir Barat, upaya tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perdagangan, pertanian, serta berbagai potensi ekonomi lokal yang perlu terus dikembangkan.
Melalui penguatan program TPAKD, akses masyarakat terhadap layanan perbankan dan pembiayaan diharapkan semakin terbuka. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan juga menjadi aspek penting agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak sesuai kebutuhan.
Rakornas TPAKD 2026 juga dijadwalkan menghadirkan Presiden Republik Indonesia untuk memberikan arahan kepada para kepala daerah selaku pengarah TPAKD. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut diagendakan penyerahan TPAKD Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong percepatan akses keuangan melalui program kerja sepanjang 2025.
Keikutsertaan Bupati Pesisir Barat bersama jajaran perangkat daerah terkait merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan lembaga terkait dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat diharapkan dapat terus mengoptimalkan program percepatan akses keuangan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat. Dengan akses keuangan yang semakin luas, pelaku usaha diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usahanya, menciptakan peluang ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pesisir Barat yang lebih inklusif, produktif, dan berkelanjutan.(*)

