Connect with us

Lampung

Gubernur Lampung Sampaikan Terimakasih Atas Pengabdian Irjen Pol. Akhmad Wiyagus

Published

on

Alteripost.co Lampung Selatan – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan terima kasih atas sinergitas dan pengabdian kepada Irjen Pol. Akhmad Wiyagus selama menjabat sebagai Kapolda Lampung.

Gubernur juga mengucapkan selamat bertugas dan menjadi bagian dari keluarga besar Provinsi Lampung kepada Kapolda Lampung yang baru Irjen. Pol. Helmy Santika.

Hal itu disampaikan Gubernur saat Silaturahmi Pisah Sambut Kapolda Lampung di Mapolda Lampung, Senin (10/4/2023).

“Saya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bapak Akhmad Wiyagus selama mengabdi sebagai Kapolda Lampung dan selamat datang Kapolda Lampung yang baru, Bapak Helmy Santika,” ujar Arinal.

Seperti diketahui, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus yang sebelumnya menjabat Kapolda Lampung kini mengemban amanah jabatan yang baru sebagai Kapolda Jawa Barat.

Sedangkan Kapolda Lampung yang baru Irjen. Pol. Helmy Santika, sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo.

Arinal mengatakan berkat komunikasi dan kolaborasi yang dibangun selama ini bersama lintas sektor dan Forkopimda termasuk bersama Polda, Lampung terus pada situasi aman dan kondusif serta berprestasi.

“Bersama Bapak Akhmad Wiyagus, koordinasi kita berjalan dengan sangat baik dan maksimal. Secara pribadi saya merasa kehilangan, Bapak akan tetap menjadi keluarga kami,” katanya.

Arinal menuturkan sinergitas yang baik ini juga diharapkan mampu dilanjutkan oleh Kapolda Lampung yang baru.

Apalagi menurutnya, Irjen. Pol. Helmy Santika pernah menjabat sebagai Kapolres Lampung Utara sehingga sudah banyak mengenal situasi dan kondisi Provinsi Lampung.

“Bapak Helmy pernah di Lampung jadi Insha Allah sudah paham situasinya, Lampung ini sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, daerah perlintasan dan berbagai agama, suku dan budaya ada disini. Selamat datang kembali, mari kita wujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” ujarnya.

Sementara itu, Mantan Kapolda Lampung Irjen Pol. Akhmad Wiyagus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Lampung dan jajaran Forkopimda atas sinergi yang dibangun selama dirinya menjabat sebagai Kapolda Lampung.

“Rekan-rekan saya di Lampung sungguh terasa kebersamaannya, masalah apa pun segera kita lakukan koordinasi. Terima kasih, Bapak Gubernur dan semuanya adalah keluarga saya,” ujar.

Akhmad berpesan kepada Kapolda Lampung yang baru untuk bisa melanjutkan komunikasi yang terjalin baik ini.

“Bisa dilanjutkan kolaborasi dan sinergitas yang telah terjalin baik selama ini. Terus berikan yang terbaik untuk masyarakat Lampung,” katanya.

Kapolda Lampung Irjen. Pol. Helmy Santika meminta dukungan dan mohon diterima untuk menjadi bagian dari Provinsi Lampung.

“Mohon kami diterima sebagai bagian keluarga besar Provinsi Lampung. Ini kali ke dua saya datang ke Lampung, dimana 10 tahun lalu sebagai Kapolres Lampung Utara,” ujar Helmy.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading