Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

IT PLN Siapkan SDM PLN Terbaik, Ratusan Gen Z Ikuti Seleksi di Lampung

Published

on

Alteripost.com Bandar Lampung – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menjadi fasilitator penyelenggaraan seleksi penerimaan mahasiswa Institut Teknologi PLN (IT PLN) Tahun 2023. Penyelenggaraan seleksi dilakukan beberapa tahap diataranya seleksi administrasi, tes akademik dan bahasa inggris, general atittude dan psikotest, tes kesehatan dan wawancara.

Sebanyak 100 orang lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung lolos tahapan seleksi administrasi. Bagi peserta yang lolos seleksi administrasi, selanjutnya mengikuti seleksi akademik dan bahasa inggris yang telah dilaksanakan pada hari Selasa, 16 Mei 2023. Seluruh peserta seleksi merupakan generasi Z (Gen Z) dengan kelahiran tahun 2004-2005.

General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto menuturkan, dari 100 orang yang mengikuti seleksi akademik dan bahasa inggris, sebanyak 40 calon mahasiswa melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya yaitu Psikotest dan General Atittude Test (GAT). Tahapan seleksi tersebut digelar di Kantor PLN UID Lampung. Selasa (30/5/2023).

“Penyelenggaraan seleksi penerimaan mahasiswa baru IT PLN secara bertahap bertujuan untuk menjaring siswa-siswa lulusan SMA/SMK sederajat terbaik untuk dapat melanjutkan kuliah di IT PLN. Sehingga IT PLN dapat menjaring putra-putri terbaik bangsa yang akan dipersiapkan menjadi Sumber Daya Manusia di PLN Group yang bertalenta unggul,” ujar Saleh.

IT PLN tahun ini akan menerima 1.400 mahasiswa baru. Mereka akan mendapatkan berbagai fasilitas pembelajaran yang mumpuni seperti; jaminan magang bagi seluruh mahasiswa ITPLN di PLN Group, fasilitas smart class dan dosen praktisi industri terkemuka, akses wifi seluruh Indonesia, kuliah umum dan tambahan berkala dari ahli tingkat dunia.

Selanjutnya, jaminan mendapatkan sertifikat kompetensi, pertukaran mahasiswa dan melanjutkan study Internasional University Partner (STU- Slovakia, UNITEN- Malaysia, dan Kookmin- Korsel), dan beasiswa bagi putra-putri yang memiliki prestasi.

“Hingga hari ini kami melihat antusias dan semangat yang tinggi dari seluruh peserta seleksi. Harapannya, seluruh peserta dapat menggunakan kesempatan itu dengan baik. Semoga banyak generasi muda dari Sai Bumi Khua Jukhai Provinsi Lampung terpilih menjadi mahasiswa Institut Teknologi PLN yang dapat mengembangkan karir di bidang energi dan teknologi masa depan.” kata Saleh.

Alisia Balqis, alumni SMK 4 Bandar Lampung menjadi salah satu peserta yang berhak mengikuti seleksi psikotest dan GAT. Alisia mengaku mendapatkan informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru IT PLN melalui media sosial. Menurutnya, sebagai peserta seleksi penerimaan mahasiswa IT PLN adalah kesempatan besar untuk menjadi bagian di PLN Group.

“Saya berharap dapat diterima dan menjadi mahasiswa program ikatan kerja di IT PLN, ini kesempatan besar bagi saya karena lulus kuliah bisa langsung kerja di PLN Group, pokoknya PLN keren banget,” ungkap Alisia.

Hal yang sama disampaikan Wawan Dafa Alkholis alumni SMA IT Permata Bunda Bandar Lampung. Dia mengaku tertarik mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru IT PLN karena adanya program ikatan kerja di PLN Group. “Semoga saya dapat diterima di program ikatan kerja IT PLN, sehingga cita-cita saya untuk bekerja di PLN dapat terealisasi,” pungkasnya.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi dan Bisnis

HLN ke-81, PLN Lampung Berdayakan Perempuan Disabilitas Melalui Wirausaha

Published

on

Alteripost Bandar Lampung –Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Srikandi PLN UID Lampung berkolaborasi dengan PLN Peduli menggelar program Women Support Women bertajuk “Berdaya Tanpa Batas”, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan berupa pelatihan kewirausahaan tersebut diikuti 20 perempuan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL). Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan, mendorong kemandirian ekonomi, serta membuka kesempatan usaha yang inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas.

Dalam pelatihan yang bekerja sama dengan Rumah Mama Pintar tersebut, para peserta dibekali keterampilan membuat siomay dan dimsum. Mereka mendapatkan pengetahuan praktis mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pembuatan produk kuliner yang berpotensi dikembangkan menjadi usaha mandiri.

Melalui kegiatan ini, PLN berharap para peserta mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan peluang usaha produktif, meningkatkan pendapatan, dan membantu memperkuat perekonomian keluarga.

Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, mengatakan program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” merupakan bentuk kontribusi PLN dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“PLN meyakini setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi. Melalui pelatihan ini, kami ingin membuka ruang bagi perempuan penyandang disabilitas untuk mengasah keterampilan, meningkatkan nilai tambah produk, serta memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas pasar,” ujar Sadli.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh para peserta dapat menjadi bekal untuk membangun usaha mandiri sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Rudy Sjawal Sugiarto, S.E., M.H., mengapresiasi kolaborasi PLN dan berbagai pihak dalam menghadirkan program pemberdayaan bagi perempuan penyandang disabilitas.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Srikandi PLN UID Lampung bersama PKDL atas terselenggaranya pelatihan kewirausahaan bagi perempuan penyandang disabilitas. Kegiatan ini merupakan langkah positif untuk membantu penyandang disabilitas mengembangkan keterampilan, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun kemandirian ekonomi,” kata Rudy.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk memperluas kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkarya, berwirausaha, dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

Ia juga berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga tercipta lingkungan yang inklusif dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh masyarakat.

Program Women Support Women “Berdaya Tanpa Batas” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan kelima, yakni kesetaraan gender. Tujuan tersebut mendorong pemberdayaan perempuan serta perluasan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang kehidupan.

PLN UID Lampung berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan program pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui program ini, PLN berharap para perempuan penyandang disabilitas dapat mengembangkan keterampilan menjadi peluang usaha nyata, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi perempuan lainnya untuk terus berkarya dan mandiri.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading