Lampung Selatan
Bupati Lamsel Beri Bantuan Korban Kebakaran di Desa Purwotani
Alteripost.co Kalianda – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, pada Rabu (6/9/2023).
Dalam kunjungannya ke lokasi Kejadian, Nanang Ermanto turut didampingi jajaran Forkopimda Lampung Selatan, Sekdakab. Thamrin beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah dan Ketua Tim Penggarak PKK Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto.
Kejadian tragis yang menimpa keluarga Warno dan Sulastri ini terjadi pada hari Selasa (5/9) lalu sekira pukul 14.00 WIB.
Menurut warga setempat, saat kejadian, sang pemilik rumah sedang berada di luar rumah, hingga tak ada yang menyadari bagian dapur rumah tersebut telah habis dilahap si jago merah. Sejauh ini, warga menduga kejadian kebakaran diakibatkan oleh korsleting listrik.
Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian, Nanang Ermanto menyampaikan rasa simpati dan dukungan moral kepada keluarga yang terkena dampak kebakaran. “Saya sangat prihatin dengan apa yang dialami oleh pak Warno sekeluarga,” kata Nanang.
Selain menyampaikan dukungan moral, Nanang Ermanto juga memberikan bantuan langsung berupa peralatan rumah tangga, seperti karpet, kasur lantai, selimut, sembako, peralatan dapur dan uang tunai kepada keluarga-keluarga yang terdampak kebakaran.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu korban memulihkan kehidupan mereka setelah kehilangan harta benda, akibat tertimpa musibah kebakaran.
“Ini ada bantuan dari pemerintah daerah, ini depan rumahnya dibikin kolam nanti bibit ikannya saya kasih, manfaatkan pekarangan yang ada,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Purwotani Maryatun, merasa sangat bersyukur dan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan dan Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan yang telah memberikan bantuan kepada warganya.
Dirinya mengatakan, kepedulian dari pemimpin daerah seperti Bupati Nanang Ermanto sangat berpengaruh penting dalam mendukung pemulihan psikologis korban.
“Terima kasih kepada pak Bupati, pak Nanang Ermanto dan bunda Winarni yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada warga Desa Purwotani,” ujarnya.(*?
Lampung Selatan
Dinas Pendidikan Lampung Selatan Siagakan Layanan Pengaduan Selama SPMB
Alteripost Kalianda – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Lampung Selatan yang dilakukan secara online dan real-time untuk jenjang SD dan SMP dipastikan berjalan lancar, transparan, serta mengedepankan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Seiring proses seleksi yang masih berlangsung, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai praktik percaloan maupun tawaran “jasa titipan” yang menjanjikan kelulusan calon peserta didik.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menutup ruang terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru.
Berdasarkan data pusat kendali SPMB Dinas Pendidikan per 25 Juni 2026, distribusi kuota penerimaan jenjang Sekolah Dasar telah berjalan sesuai ketentuan. Sebanyak 475 SD di Kabupaten Lampung Selatan telah mengakomodasi kuota melalui Jalur Domisili sebesar 80 persen, Jalur Afirmasi 15 persen, dan Jalur Mutasi 5 persen.
Sementara itu, untuk jenjang SMP, proses pendaftaran melalui Jalur Domisili dan Afirmasi masih berlangsung hingga 26 Juni 2026. Adapun komposisi kuota yang diterapkan terdiri dari 40 persen Jalur Domisili, 20 persen Jalur Afirmasi, 35 persen Jalur Prestasi, dan 5 persen Jalur Mutasi.
Menurut Syaifulloh, integrasi sistem pendaftaran berbasis digital yang diterapkan tahun ini terbukti mampu memangkas birokrasi yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat. Selain itu, pengaturan kuota yang proporsional juga dilakukan secara ketat guna memastikan seluruh anak memperoleh kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan.
“Sehingga tidak akan terjadi ada sekolah yang kelebihan siswa dan tidak sesuai ketentuan, sementara ada sekolah lain yang kekurangan murid,” kata Syaifulloh dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).
Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu percaya terhadap pihak-pihak tertentu yang menawarkan bantuan untuk meloloskan calon siswa melalui jalur tidak resmi, terlebih apabila disertai permintaan imbalan atau tarif tertentu.
Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung secara terbuka dan dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui sistem yang telah disediakan.
Karena itu, segala bentuk praktik percaloan maupun penyalahgunaan kewenangan tidak memiliki ruang dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh satuan pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tetap berjalan murni, bersih, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Segala bentuk pelanggaran, kecurangan, ataupun praktik percaloan yang ditemukan di lapangan akan ditindak tegas sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Syaifulloh.
Untuk menjamin keterbukaan informasi, masyarakat diimbau memantau perkembangan jurnal seleksi secara mandiri dan berkala melalui portal resmi SPMB. Selain itu, tim teknologi informasi dan layanan pengaduan juga disiagakan guna membantu masyarakat yang mengalami kendala teknis maupun validasi dokumen selama proses pendaftaran.
Syaifulloh juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi praktik tidak sehat selama pelaksanaan SPMB. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Halo Lamsel di nomor 0821-2880-0800 atau secara langsung ke Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan.
Di sisi lain, Dinas Pendidikan mengingatkan para orang tua dan wali murid agar menyikapi hasil seleksi secara bijak mengingat daya tampung setiap sekolah memiliki keterbatasan.
“Bagi para orang tua diharapkan tidak memaksakan diri agar putra-putrinya harus diterima di sekolah tertentu. Dinas Pendidikan menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan saat ini telah merata, sehingga semua sekolah memiliki standar mutu pelayanan yang sama baiknya,” ujar Syaifulloh. (*)

