Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Hadiri Kegiatan malam ta’aruf MTQ Ke-50
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menghadiri kegiatan malam ta’aruf Musabaqoh Tilawatul Qur’an (MTQ) Ke-50 Tingkat Provinsi Lampung yang berlangsung di Aula Semergo Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, Senin (9/10/2023).
Sebagai tuan rumah, Eva Dwiana mengucapkan datang kepada khafilah dari seluruh kabupaten/kota se-Lampung, yang telah hadir di Kota Tapis Berseri.
“Kita adalah keluarga besar, satu umat yang bersatu dalam cinta kepada Al-Qur’an,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana juga menyampaikan terima kasih kepada semua yang telah berkontribusi menyukseskan MTQ ini, tanpa kerja sama dan semangat gotong royong, acara ini tidak akan terlaksana dengan baik.
“Semoga persaingan di semua mimbar MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga sebagai sarana dalam rangka memperkokoh persaudaraan dan kerukunan umat Islam di Provinsi Lampung,” pungkasnya.
Malam ta’aruf merupakan salah satu rangkaian kegiatan MTQ yang mengusung tema ‘Dengan MTQ Ke-50 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023 Kita Wujudkan Generasi Qurani untuk Lampung Berjaya’.
MTQ sendiri adalah perhelatan tahunan yang memiliki tujuan mulia. Melalui MTQ, peserta tidak hanya bersaing dan berlomba menampilkan keindahan Al-Qur’an dengan baik dan benar, tapi juga wadah untuk menyampaikan pesan-pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an. (Ta).
Bandar Lampung
Tim Provinsi Nilai Gedong Air, Bunda Eva Bidik Prestasi Nasional 2026
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat (26/6/3026).
Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.
Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.
“Harapan Bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini. Tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga saja bisa menang,” ujarnya.
Menurut Eva, Kelurahan Gedong Air memiliki keunggulan dari sisi keberagaman masyarakat. Warga yang berasal dari berbagai suku, seperti Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan etnis lainnya, hidup berdampingan dengan semangat toleransi serta gotong royong yang tetap terjaga.
Keberagaman tersebut juga diperkuat dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, mulai dari karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional.
Selain itu, Kelurahan Gedong Air dinilai memiliki potensi ekonomi yang kuat melalui keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor.
“Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak di sejumlah sektor,” kata Eva.
Ia menambahkan, Kelurahan Gedong Air juga aktif mendukung berbagai program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan baku untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.
Eva berharap, hasil penilaian tingkat provinsi dapat mengantarkan Kelurahan Gedong Air menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026.
“Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026,” tutupnya.(*)

