Tulang Bawang
Mayoritas Menyerang Anak, 30 Warga di Tuba Terpapar Virus DBD Hingga Maret 2024
Alteripost Tulang Bawang – Dinas Kesehatan mencatat terdapat 30 orang di Tulangbawang terpapar penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Jumlah tersebut terhitung sejak bulan Januari hingga Maret tahun 2024. Yang mana mayoritas menyerang anak-anak pada usia dua sampai lima tahun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang Fatoni saat ditemui mengungkapkan, adanya kasus DBD saat ini lantaran tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur akhir-akhir ini.
“Curah hujan yang tinggi juga mempengaruhi adanya kejadian DBD di Tulangbawang,” jelasnya, Kamis (7/3/2024).
Ia menuturkan hingga kini terdapat 30 kasus DBD yang menyerang masyarakat, dan mayoritas pasien itu merupakan anak-anak usia 2 hingga 5 tahun.
“Hal ini dikarenakan pada usia tersebut anak-anak sangat rentan sekali terpapar virus, mengingat mereka belum bisa menjaga tubuhnya sendiri dari hal-hal yang berkaitan dengan gigitan nyamuk,” papar Fatoni.
Menurutnya dari banyaknya kecamatan yang ada, kasus DBD yang paling tinggi menyerang berada di Kecamatan Banjar Agung.
“Wilayah yang menjadi lokasi padat penduduk juga menjadi faktor rentan tingginya angka DBD, seperti Kecamatan Banjar Agung yang saat ini menjadi kecamatan paling tinggi kasus DBD di Tulangbawang,” ucapnya.
Menurut Fatoni adapun ciri-ciri gejala DBD sendiri meliputi demam tinggi, nyeri kepala berat, nyeri pada otot, sendi, tulang, dan bagian belakang mata, nafsu makan menurun, mual, dan muntah.
Terdapat juga bintik-bintik atau bercak merah pada kulit 2 hingga 5 hari pasca demam serta perdarahan dari hidung, gusi, atau bagian bawah kulit.
“Bahkan penyakit DBD terparah juga bisa terjadi dan mengancam keselamatan jiwa yang mana dikenal dengan istilah sindrom syok dengue, maka dari itu bila merasakan gejala-gejala yang disebut langsung saja bergegas memeriksakan diri di Puskesmas terdekat,” tuturnya.
Saat ini pihaknya sudah melakukan antisipasi, dengan memberikan himbauan melalui surat edaran Bupati di setiap Kecamatan, Kampung dan Puskesmas.
“Himbauan itu salah satunya menggerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan sekitar, dengan membersihkan selokan yang kotor, menguras bak mandi, dan menutup bak penampungan air agar tidak menjadi sarana tempat perkembangbiakan sarang nyamuk aedes aegypti,” tutur dia.
Fatoni menghimbau kepada seluruh pihak Puskesmas dan Kecamatan agar bersama-sama selalu memberikan edukasi sosial terkait kesehatan kepada masyarakat, salah satunya menjaga pola hidup sehat serta menggerakan PSN guna menjaga keluarga agar terhindar dari gigitan nyamuk. (Can).
Tulang Bawang
Bahas Sejumlah Program, DPD Golkar Tuba Gelar Rapat Kerja Perdana Konsolidasi dan Silaturahmi Kepengurusan Baru
Alteripost Tulang Bawang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Tulangbawang menggelar rapat kerja perdana konsolidasi dan silaturahmi pengurus periode 2026 -2031. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat DPD Golkar setempat, Senin (11/5/2026).
Rapat perdana konsolidasi dan silaturahmi pengurus DPD Golkar Tulangbawang tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Golkar Tulangbawang, M. Aris Pratama Hanan, beserta Sekretaris DPD Golkar Feriyanto, Bendahara Dian Prayoga serta dihadiri oleh pengurus DPD Golkar Tulangbawang lainnya.
Ketua DPD Golkar Tulangbawang, M. Aris Pratama Hanan, mengatakan, bahwa rapat konsolidasi dan silaturahmi hari ini merupakan rapat perdana bagi pengurus baru periode 2026 -2031.
Sekaligus momen memperkuat solidaritas pengurus partai dalam menghadapi dinamika politik di Tulangbawang kedepannya.
“Rapat ini menjadi titik awal konsolidasi agar seluruh struktur Golkar di Tulangbawang semakin solid, kompak, dan siap menghadapi agenda politik ke depan. Tantangan ke depan memang besar, pesaing juga kuat, tetapi saya yakin jika kita saling merangkul, Golkar akan menjadi partai yang visioner,” ucap M. Aris Pratama Hanan.
Dirinya mengungkapkan bahwa ada beberapa poin yang dibahas dalam rapat hari ini, yang mana juga harus dilakukan dalam waktu dekat.
Salah satunya seperti menyusun program kerja, baik program kerja jangka pendek maupun program kerja jangka panjang serta rencana sterategis DPD Golkar Tulangbawang.
“Dalam waktu dekat kita akan melaksanakan Musyawarah Kecamatan (Muscam) dan Musyawarah Desa (Musdes), Insyaallah dalam waktu enam bulan semuanya selesai,” paparnya.
Dalam momen itu, pihaknya juga ikut membahas terkait pelaksanaan kurban di hari raya Idul Adha tahun 2026 mendatang, yang mana direncanakan akan dilaksanakan di DPD Partai Golkar setempat.
“Untuk gambaran berapa ekor yang akan dikurban, nanti akan kembali kami bahas dan rapatkan bersama fraksi dan anggota lainnya. Tetapi saya pribadi akan menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk disembelih pada hari raya Idhul Adha tahun 2026 mendatang,” tandasnya. (Can)

