Connect with us

Lampung

HUT Provinsi Lampung Ke-60 Langsung Diumunkan Saat Seluruh Peserta Memasuki Garis Finish

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Hasil Penilaian Kirab Marching Band/Drum Band dan Karnaval Pawai Kendaraan Hias dalam rangka memperingati HUT Provinsi Lampung ke 60 Langsung diumunkan Saat seluruh Peserta Memasuki Garis Finish di Lapangan KORPRI Komplek Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Sabtu (27/04/2024) Sore.

Berikut hasilnya, Juara 1 Karnaval Mobil Hias Kategori Perangkat Daerah Provinsi Lampung diraih oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemerintah Provinsi Lampung Juara 2 diraih oleh Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemerintah Provinsi Lampung, Juara 3 diraih oleh Sekretariat DPRD Provinsi Lampung.

Selanjutnya untuk Juara Favorit Kategori Perangkat Daerah Provinsi Lampung diraih oleh Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Lampung,

Sedangkan untuk Juara 1 Ketegori BUMN, BUMD dan Instansi Pendidikan Provinsi Lampung diraih oleh PT. KAI Tanjung Karang, Juara 2 Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, Juara 3 diraih oleh Balai Penyelenggaraan Jalan Nasional Provinsi Lampung, sedangkan untuk Juara Favorit kategori BUMN, BUMD dan Instansi Pendidikan Provinsi Lampung diraih oleh PT. Pelindo Regional 2 Panjang.

Untuk kategori kirab marching band/drum band tingkat SMA/K non brass Juara 1 diraih oleh SMA Swadipha Natar, Juara 2 SMA N 1 Terusan Nunyai Lampung Tengah, Juara 3 SMA N 1 Bandarlampung.

Kategori Kirab marching band/drum band tingkat SMA/K brass, Juara 1 diraih oleh SMK Vokasi Sugar Group, Juara 2 SMA N1 Gedong Tataan, Juara 3 SMA Perintis 2.

Pada tingkatan SD/MI kirab marching band/drum band , Juara 1 diraih oleh SD 2 Gedong Air, Juara 2 MIN 10 Bandarlampung, Juara 3 SDIT Madani Tulang Bawang. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung

Pemprov Lampung Klaim Penanganan Kebakaran Terkendali dan Berhasil Cegah Api Masuk TN Way Kambas

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Lampung Timur-
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung penanganan kebakaran yang terjadi di Desa Braja Harjosari, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (23/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Kepala Balai TN Way Kambas, Bupati Lampung Timur, unsur TNI-Polri, BPBD, Forkopimda, serta jajaran terkait memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan mitigasi terus dilakukan.

Kebakaran diketahui terjadi sejak Jumat (21/8). Satu titik api sebelumnya telah berhasil dipadamkan pada Sabtu (22/8) malam. Namun, pada Minggu kembali terpantau muncul titik api di area ladang alang-alang yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Gubernur Mirza mengatakan, saat ini seluruh unsur terkait bergerak bersama untuk memastikan titik api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas menuju kawasan hutan TN Way Kambas.

“Alhamdulillah, tadi malam satu titik sudah berhasil dipadamkan oleh rekan-rekan di lapangan. Namun tadi siang muncul satu titik baru di area ladang alang-alang. Kita sedang melakukan mitigasi agar tidak terbawa ke hutan secara meluas,” ujar Gubernur Mirza.

Menurut Gubernur Mirza, kondisi titik api yang berada di area alang-alang dan dekat dengan sumber air membuat proses mitigasi relatif lebih mudah dilakukan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

Gubernur Mirza mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam penanganan kebakaran, mulai dari TNI-Polri, BPBD, pemerintah daerah, pengelola TN Way Kambas hingga unsur terkait lainnya.

“Kita bersatu padu menanggulangi kebakaran ini. Yang paling penting sekarang adalah memastikan api tidak meluas dan kondisi segera terkendali,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur Mirza memastikan kondisi satwa di TN Way Kambas juga terus dipantau. Sebelas kelompok gajah liar yang terpantau berada pada jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik kebakaran, sementara gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dalam kondisi aman dan tidak terdampak.

“Gajah-gajah yang ada di TNWK terus dimonitor. Untuk kelompok gajah liar, jarak terdekat sekitar 25 kilometer dari titik ini, sementara yang ada di PLG insyaallah aman dan tidak terdampak,” ujar Gubernur Mirza.

Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga terus mendorong langkah mitigasi jangka panjang melalui perlindungan kawasan, penataan kawasan, dan konservasi TN Way Kambas secara masif. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko kebakaran yang terjadi setiap tahun.

Gubernur Mirza menegaskan, pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan memastikan penanganan kebakaran berjalan hingga kondisi benar-benar aman.

“Kita terus melakukan mitigasi. Kita berdoa dan bekerja bersama agar kebakaran ini tidak meluas,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading