Bandar Lampung
Eva Dwiana Buka Pelatihan Pertolongan Bagi Potensi Bencana
Alteripost Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam pembukaan pelatihan pertolongan bagi potensi bencana di provinsi Lampung, pelatihan dari Kota Bandar Lampung adalah Damkar dan BPBD kota Bandar Lampung. Forkompinda yang hadir pada acara tersebut para kepala OPD, General Manager PT Gunung Madu Plantation (GMP) , GM PT Bukit Asam TBK Lampung, GM PT Sumber Indah Perkasa.
Walikota Eva mengatakan, Kota Bandar Lampung selalu berkaloborasi dengan basarnas yang ada di provinsi Lampung, dengan memberikan pelatihan ini tanggungjawab nya makin sigap makin baik menjalankan tugasnya dan makin lancar untuk memberikan bantuan kepada kota Bandar Lampung maupun provinsi Lampung, di Aula Gedung Kwarda Pramuka Provinsi lampung. Selasa (30/04/2024).
“Alhamdulillah Hari ini sebentar lagi dibukanya pelatihan basarnas Setelah mengikuti pelatihan bersama Basarnas, mudah-mudahan adik-adik kita yang berlatih jadi lebih tanggap dan tangguh pada saat ada musibah yang memerlukan kesiap siagaan lancar,aman untuk masyarakat kota Bandar Lampung maupun kabupaten kota”. Terangnya.
Untuk itu perlu koordinasi yang baik antar institusi BPBD, DAMKAR bersama OPD-OPD yang tugasnya membantu masyarakat di saat adanya musibah langsung turun kelapangan. Pungkasnya. (Gus).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

