Tulang Bawang
Secara Daring, PJ Bupati Ferli Yuledi Hadiri Peluncuran Program Makan Bergizi Bersama IHM Se- Provinsi Lampung
Alteripost Tulang Bawang – Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Ferli Yuledi mengikuti kegiatan makan bergizi bersama Ibu hamil dan menyusui se- Provinsi Lampung secara (Daring).
Kegiatan itu dilaksanakan pihaknya di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Menggala, Jumat (22/11/2024) lalu.
Program ini sendiri merupakan inisiatif TP-PKK Provinsi Lampung dalam rangka memperingati Hari Ibu Provinsi Lampung Tahun 2024.
Gerakan ini juga mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia khususnya Provinsi Lampung.

Dalam momen itu, Pj Bupati tidak sendiri, hadir juga mendampingi dalam kegiatan secara daring tersebut para unsur Forkopimda Tulangbawang setempat.
Sekdakab Tuba, Pj Ketua TP PKK Kabupaten Tuba, Pj Ketua DWP, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala Dinkes, Kepala Dinas PP dan KB.
Bahkan terlihat hadir juga Kepala Dinas PP dan PA, Kepala DPMPKK, Kepala Disdik, Kepala Dinas Perkim, Kepala Disdukcapil, Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Serta Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala, Plt Kepala Dinas Pertanian yang diwakili, Kepala Dinas Sosial yang diwakili, Sekretaris Dinas PU, Camat Menggala, Camat Menggala Timur, dan Camat Banjar Baru (Adv)
Tulang Bawang
Bersama Masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Tuba Laksanakan Shalat Idul Adha di Islamic Center Menggala
Alteripost Tulang Bawang – Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan dan Hankam Hasan melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H/2026 M di Masjid Baiturrahman Islamic Center Menggala, Rabu (27/5/2026).
Selain melaksanakan shalat bersama masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati juga ikut serta menyaksikan proses pemotongan hewan kurban di Islamic Center setempat.
Bupati Tulangbawang Qudrotul Ikhwan saat sambutannya menuturkan Hari Raya Idul Adha mengandung nilai sejarah, spiritual, dan kemanusiaan yang sangat mendalam.
Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapatkan perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk menyembelih putranya tercinta, Nabi Ismail AS. Kisah ini menjadi simbol kesempurnaan iman, keikhlasan, pengorbanan, dan ketundukan manusia kepada Sang Pencipta.
Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS juga menjadi cikal bakal pelaksanaan ibadah kurban. Kurban mengajarkan keikhlasan, pengorbanan, dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang.
“Kemudian jika kita renungkan lebih dalam, nilai-nilai Idul Adha juga sangat relevan dengan kehidupan masa kini. Dalam konteks kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah, nilai-nilai Idul Adha memiliki makna yang sangat besar. Pembangunan tidak akan berhasil tanpa adanya pengorbanan, kerja keras, keikhlasan, dan kedisiplinan,” tuturnya.
Dirinya juga mengungkapkan dalam pembangunan, pemerintah tentu tidak mungkin bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, pelaku usaha, para petani, nelayan, tenaga pendidik, aparatur pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat.
“Maka dalam kesempatan ini mari kita meneladani semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS melalui pengabdian nyata kepada masyarakat dan daerah sesuai dengan kewenangan dan kapasitas masing-masing,” terangnya. (Can)

