Connect with us

Lampung Selatan

Warga Sidoasri Sambut Reses Anggota DPRD Samsul H. Suhartono

Published

on

Alteripost Kalianda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PDIP, Samsul H.Suhartono, S.Pd. menggelar reses pertama tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Dusun 03 Desa Sidoasri Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan.Minggu (20/4/2025).

Reses ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat serta jajaran aparatur Desa setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Samsul H.Suhartono S,Pd.Angota dewan DPRD komisi VII kecamatan Katibung, Candipuro, waysulan, menyampaikan bahwa reses ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat.

Jika kondisi ini di biarkan tanpa adanya penangkapan yang serius tidak menutup kemungkinan akan banyak terjadi korban, khususnya pengendara sepeda motor, seperti halnya yang di alami salah seorang pengguna jalan yang jatuh pada Minggu lalu,”tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Agus juga menghimbau agar para Pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, warga sekitar berharap pemerintah segera bertindak agar tidak lagi menimbulkan korban jatuh akibat kondisi jalan yang tak terpantau oleh para pengguna yang melintas.

“Desa Sidoasri Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki sektor pertanian yang kuat. Oleh karena itu, pembangunan harus menjadi prioritas. Hal ini akan mempermudah petani dalam membawa hasil panen mereka, sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus bertani. Selain itu, program akses jalan infrastuktur juga ” jelasnya.

Ridho berharap aspirasi yang disampaikan dalam reses ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, sehingga harapan masyarakat bisa diwujudkan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Lampung Selatan

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan, Mobilitas dan Ekonomi Warga Lampung Selatan Kian Lancar

Published

on

Alteripost Merbau Mataram – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV yang menghubungkan Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, resmi dioperasikan.

Kehadiran jembatan tersebut langsung memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun mengandalkan akses penyeberangan sederhana dan berisiko.

Peresmian dilakukan secara serentak bersama syukuran pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV di wilayah Kodam XXI/Radin Inten yang dipusatkan di Kelurahan Taba Penanjung, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Rabu (24/6/2026).

Di Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan peresmian berlangsung di Desa Neglasari dan dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat Merbau Mataram, Camat Katibung, Kepala Desa Neglasari, serta Kepala Desa Talang Jawa.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual melalui Zoom Meeting, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dibiayai sepenuhnya melalui anggaran Pemerintah Pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini adalah bukti nyata perhatian Presiden untuk mensejahterakan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Kristomei.

Ia menambahkan, jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara Desa Talang Jawa dan Desa Neglasari. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Manfaat pembangunan jembatan itu pun langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya Markamah (71), warga Desa Talang Jawa, yang mengaku terharu dengan hadirnya jembatan permanen tersebut.

Selama puluhan tahun, Markamah harus melintasi jembatan bambu untuk mengunjungi rumah anaknya yang berada di seberang sungai. Kondisi tersebut sering kali membuat dirinya merasa khawatir karena faktor keamanan.

“Dulu saya takut sekali menyeberang ke rumah anak saya di seberang. Sekarang sudah ada jembatan yang kokoh, saya jadi lebih tenang. Saya juga berterima kasih kepada Bupati Radityo Egi Pratama yang telah memberikan bantuan perbaikan rumah untuk saya,” ungkapnya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram.

Rangkaian kegiatan peresmian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga penerima manfaat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading