Connect with us

Bandar Lampung

Dukung Lingkungan Bersih, Bank Lampung Hibahkan Mobil Pengangkut Tinja ke Pemkot

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerima bantuan satu unit mobil pengangkut tinja senilai Rp656 juta dari Bank Lampung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), pada Rabu, 2 Juli 2025.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Lampung, Mahdi Yusuf, kepada Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, di halaman Kantor Wali Kota. Bantuan ini merupakan bagian dari dukungan sektor perbankan terhadap upaya peningkatan layanan kebersihan dan pengelolaan sanitasi kota.

Wali Kota Eva Dwiana mengapresiasi kontribusi tersebut dan menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen Bank Lampung terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bank Lampung atas kepeduliannya. Bantuan mobil pengangkut tinja ini sangat bermanfaat untuk memperkuat armada pelayanan sanitasi kami di Kota Bandar Lampung,” ujar Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva.

Mobil pengangkut tinja yang diserahkan memiliki kapasitas tangki 3.000 liter dan dilengkapi dengan teknologi penyedotan modern. Kendaraan ini akan dioperasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung dalam pengelolaan limbah domestik.

Bunda Eva menambahkan bahwa keberadaan armada baru ini sangat penting, terutama untuk menjangkau wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan layanan penyedotan tinja.

“Mobil ini akan segera kami operasikan di daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya, pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat, efisien, dan merata,” ungkapnya.

Selain itu, Bunda Eva juga menyampaikan harapan agar Bank Lampung semakin eksis dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar ke depan.

“Kami minta doanya agar Bank Lampung terus berkembang dan bisa menjadi payung bagi seluruh bank swasta dan BUMD di Provinsi Lampung,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Lampung, Mahdi Yusuf, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor lingkungan dan kesehatan.

“Kami berharap sinergi antara Bank Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mahdi.

Dalam momentum penyerahan bantuan ini, Bunda Eva juga mengajak seluruh warga untuk terus mendukung pembangunan kota yang kini telah memasuki usia ke-343 tahun.

“Alhamdulillah, Kota Bandar Lampung telah berusia 343 tahun. Mari kita doakan agar kota tercinta kita ini semakin maju, sejahtera, dan terus berkibar demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Bantuan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam membangun kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Ta).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Bandar Lampung

Prioritaskan Keselamatan, Bunda Eva Intervensi Langsung Penanganan Sungai di Tanjung Senang

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan mitigasi banjir guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. Meski terdapat wilayah yang secara regulasi berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Pemerintah Kota (Pemkot) mengambil langkah inisiatif untuk mengintervensi pengerjaan infrastruktur di titik-titik krusial, salah satunya di Kecamatan Tanjung Senang.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota saat turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Bumi Waras, Rajabasa, Labuhan Ratu, Sukabumi, dan Tanjung Senang, Kamis (16/4/2026).

Dorong Optimalisasi Sinergi Lintas Sektoral
Dalam keterangannya, Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva menyoroti pentingnya konsistensi koordinasi antarinstansi. Ia berharap ke depan komunikasi dengan pihak Balai dapat berjalan lebih dinamis dan sinkron, mengingat penanganan bencana memerlukan respons cepat serta kehadiran seluruh pemangku kepentingan di lapangan.

“Kami terus berupaya mengajak seluruh pihak untuk duduk bersama. Masalah banjir di kota ini akan tuntas jika ada sinergi yang solid dari tingkat kecamatan hingga pihak Balai. Namun, saat ini kami melihat masih ada kendala dalam kepastian koordinasi di lapangan,” ujar Eva Dwiana.

Mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi, Bunda Eva memutuskan mengambil langkah diskresi demi kepentingan publik, terutama terkait proyek drainase di Tanjung Senang yang sempat terhambat.

“Masyarakat sudah sangat kooperatif dengan menghibahkan tanah mereka untuk kepentingan umum. Kita tidak bisa membiarkan pengerjaan ini tertunda terlalu lama. Saya sudah menjalin komunikasi dan meminta izin kepada pihak Balai agar Pemkot dapat segera mengambil alih pengerjaannya. Ini murni demi keselamatan warga,” tegasnya.

Bantuan Rp5 Miliar untuk 5.800 KK
Sejalan dengan upaya perbaikan infrastruktur, Pemkot Bandar Lampung juga fokus pada langkah perlindungan sosial. Sebanyak Rp5 miliar anggaran disiapkan untuk meringankan beban masyarakat di 36 titik banjir yang tersebar di 13 kecamatan.

Adapun paket bantuan yang disalurkan kepada setiap kepala keluarga (KK) terdiri dari beras 10 kilogram dan santunan tunai sebesar Rp500.000 per KK guna membantu biaya pemulihan serta pembersihan rumah pascagenangan.

Selain itu, Pemkot juga akan melakukan penataan kembali aliran sungai yang terhambat oleh bangunan tertentu, khususnya di wilayah Sukabumi. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus air dan meminimalisir risiko banjir di masa mendatang.

“Pemerintah hadir untuk bertanggung jawab. Jika ada kendala pada aliran sungai yang tertutup, kami akan melakukan penertiban secara terukur. Beberapa titik sudah kami rapikan kembali agar fungsi sungai sebagai saluran pembuangan air dapat kembali optimal,” pungkasnya.

Meski bertindak tegas dalam ranah kebijakan, Bunda Eva tetap memberikan penguatan moral kepada warga. Ia mengajak masyarakat untuk tetap sabar, menjaga semangat gotong royong, serta meyakini bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat di masa-masa sulit. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading