Bandar Lampung
Eva Dwiana Pastikan Bantuan Tunai dan Logistik bagi Warga Terdampak Banjir
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan kepada 750warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terkena musibah. Sabtu (7/3/2026).
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan Pemkot telah menyiapkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta untuk setiap keluarga terdampak, serta bantuan logistik seperti nasi kotak dan beras.
“Kita berikan bantuan Rp1 juta kepada warga terdampak. Kemarin juga sudah kita bagikan nasi kotak, dan bantuan ini terus kita salurkan di beberapa wilayah,” ujar Eva Dwiana.
Ia menjelaskan, bantuan telah disalurkan di sejumlah titik. Di wilayah Way Halim misalnya, Pemkot menyalurkan sekitar 70 paket bantuan.
Sementara di Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 520 paket dan di Sukabumi sekitar 100 paket bantuan bagi warga terdampak.
Selain memberikan bantuan, Pemkot juga menanggapi peristiwa meninggalnya seorang anak yang diduga terseret arus sungai saat banjir.
Menurut Eva Dwiana, berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu sedang bermain di sekitar jembatan sebelum akhirnya terpeleset dan terseret arus.
“Dari cerita yang kami dengar, anak ini sedang bermain di jembatan, mungkin terpeleset. Temannya sempat mencoba menolong, tetapi arus cukup deras,” jelasnya.
Ia menambahkan, korban akhirnya berhasil ditemukan. Pemerintah Kota juga telah memberikan bantuan kepada keluarga korban serta merujuk anggota keluarga yang sakit ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Pemkot Bandar Lampung juga berencana berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna membahas penanganan sungai dan pencegahan banjir ke depan.
Eva Dwiana menegaskan, sejak awal terjadinya banjir pemerintah kota langsung turun ke lapangan bersama lurah, camat, serta tim terkait untuk melakukan penanganan dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Sejak awal kami sudah turun ke lapangan bersama lurah, camat dan tim. Kami juga langsung memberikan bantuan makanan, nasi kotak, serta bantuan uang dan beras untuk warga terdampak,” katanya.
Ia berharap langkah-langkah penanganan yang dilakukan pemerintah dapat membantu meringankan beban warga serta mencegah dampak banjir yang lebih besar di masa mendatang.(*)
Bandar Lampung
Tim Provinsi Nilai Gedong Air, Bunda Eva Bidik Prestasi Nasional 2026
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjungkarang Barat, mampu menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026. Jumat (26/6/3026).
Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Gedong Air.
Eva Dwiana menjelaskan, lomba kelurahan merupakan agenda tahunan yang mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Desa dan Kelurahan. Kegiatan ini bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kelembagaan, peningkatan partisipasi warga, serta pelestarian budaya gotong royong.
“Harapan Bunda kita bisa mendapat juara dalam perlombaan ini. Tadi kan sudah dinilai, kita punya beberapa keunggulan, semoga saja bisa menang,” ujarnya.
Menurut Eva, Kelurahan Gedong Air memiliki keunggulan dari sisi keberagaman masyarakat. Warga yang berasal dari berbagai suku, seperti Jawa, Lampung, Sunda, Tionghoa, dan etnis lainnya, hidup berdampingan dengan semangat toleransi serta gotong royong yang tetap terjaga.
Keberagaman tersebut juga diperkuat dengan pelestarian budaya melalui berbagai kelompok seni, mulai dari karawitan, kuda kepang, sanggar seni Lampung, hingga pencak silat tradisional.
Selain itu, Kelurahan Gedong Air dinilai memiliki potensi ekonomi yang kuat melalui keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai sektor.
“Di sini juga punya potensi ekonomi yang kuat, seperti pelaku UMKM yang bergerak di sejumlah sektor,” kata Eva.
Ia menambahkan, Kelurahan Gedong Air juga aktif mendukung berbagai program pemerintah, di antaranya penyediaan bahan baku untuk Program Makanan Bergizi Gratis serta pemberdayaan masyarakat melalui Koperasi Merah Putih.
Eva berharap, hasil penilaian tingkat provinsi dapat mengantarkan Kelurahan Gedong Air menjadi wakil Provinsi Lampung pada Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2026.
“Harapan kita, Tim Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung menetapkan Kelurahan Gedong Air sebagai wakil Provinsi Lampung untuk berkompetisi di tingkat nasional pada 2026,” tutupnya.(*)

