Connect with us

Advertorial

Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-29 Tanggamus, Momentum Perkuat Persatuan dan Akselerasi Pembangunan

Published

on

Alteripost Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus bersama DPRD Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/3026). Kegiatan berlangsung khidmat di ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus dan dihadiri unsur pimpinan daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers.

Hadir mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung Binarti Bintang. Turut hadir Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus Rangga Putra Hakim mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-29 Tanggamus. Menurutnya, momentum hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.

Ia mengingatkan bahwa sejak berdiri pada 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi prioritas bersama. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi menuju daerah yang maju dan berdaya saing.

“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung serta mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur dan ketahanan pangan.

Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa suasana aman dan kondusif menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus.

Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta kerja sama seluruh pihak dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Semangat “Begawi Jejama” atau bekerja bersama menjadi landasan utama dalam mendorong kemajuan daerah.

Dalam paparannya, Bupati juga membeberkan sejumlah capaian prestasi Kabupaten Tanggamus selama satu tahun terakhir. Di antaranya menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award dari Kemendagri, hingga penghargaan inovasi dari televisi nasional.

Selain itu, indikator ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,52 persen, PDRB per kapita naik menjadi Rp33,05 juta, serta angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen. Pemerintah menargetkan angka kemiskinan dapat turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.

Namun demikian, Bupati mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus segera diselesaikan. Di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, penanganan stunting, serta perbaikan infrastruktur.

Di sektor ekonomi, ia menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah. Bupati meminta seluruh OPD menyusun strategi konkret dalam pengembangan komoditas unggulan, mulai dari produksi hingga distribusi dan kemitraan investasi.

“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai Perda Nomor 02 Tahun 1997 guna menjaga keseragaman identitas daerah.

Ia berharap peringatan HUT ke-29 ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, saya yakin berbagai tantangan pembangunan dapat kita atasi bersama,” pungkasnya. (ADV)

Facebook Comments Box
Continue Reading

Advertorial

Bupati Tanggamus Sambut Roadshow Ketahanan Pangan Gubernur Lampung

Published

on

Alteripost Tanggamus – Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi mendampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T. dalam rangkaian kegiatan roadshow di Kabupaten Tanggamus, Rabu (17/12/2025).

Kunjungan ini menjadi titik awal roadshow Gubernur Lampung di sejumlah daerah dengan fokus peninjauan sektor ketahanan pangan.

Agenda tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat ketersediaan pangan sekaligus memastikan program pembangunan berjalan merata hingga ke wilayah pedesaan.

Bupati Tanggamus menyambut baik perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap sektor ketahanan pangan di daerahnya. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendukung program-program strategis guna meningkatkan kemandirian pangan dan pemerataan pembangunan di wilayahnya.

Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi mengatakan, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Tanggamus karena mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor tersebut.

“Kami siap mendukung program ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Harapannya, produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan masyarakat ikut terangkat,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur turut didampingi Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pada lokasi pertama di Pekon Keagungan, Gubernur bersama rombongan meninjau produksi pupuk organik cair (POC) yang dikelola masyarakat desa. Rombongan juga melakukan panen sejumlah komoditas pangan seperti padi, jagung, dan kacang tanah. Selain itu, Gubernur berdialog dengan petani dan kelompok tani mengenai dampak penggunaan pupuk organik terhadap peningkatan hasil panen.

Selanjutnya, Gubernur mengunjungi Pekon Wonosobo dan Kalirejo untuk meninjau fasilitas POC dan bed dryer yang disalurkan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gemilang. Fasilitas tersebut dimanfaatkan petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) untuk mendukung proses pascapanen agar hasil pertanian memiliki kualitas dan nilai jual lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan sektor pertanian dan pangan sebagai penopang ekonomi masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah dapat bersinergi dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Menurut Gubernur, Lampung memiliki potensi pertanian yang besar, termasuk di Kabupaten Tanggamus. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya memberikan kemakmuran bagi petani karena masih bergantung pada pupuk kimia serta penjualan hasil pertanian dalam bentuk bahan mentah.

“Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah meningkatkan produksi, dan itu hanya bisa dicapai jika petani berdaulat atas pupuk. Karena itu, kami mendorong swasembada pupuk, terutama pupuk organik,” ujar Gubernur.

Gubernur Mirza juga mengungkapkan, sepanjang 2025 Pemerintah Provinsi Lampung telah membangun fasilitas produksi POC di 500 desa. Pupuk tersebut dibuat dari bahan sederhana seperti air kelapa, air cucian beras, dan kedelai yang difermentasi dengan mikroba, sehingga dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat.

Ia menambahkan, hasil uji lapangan menunjukkan penggunaan POC mampu meningkatkan produktivitas tanaman. “Jagung tanpa pupuk kimia produksinya naik, padi bulirnya lebih banyak, dan kacang relatif bebas hama,” pungkasnya. (ADV).

Facebook Comments Box
Continue Reading