Lampung
PKD ke-5 Lampung Satukan Ragam Budaya Nusantara
Alteripost Bandar Lampung – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) ke-5 Provinsi Lampung Tahun 2026 resmi dibuka di Taman Budaya Provinsi Lampung, Bandarlampung. Berlangsung pada 19 hingga 25 Oktober 2026, kegiatan ini tidak hanya menampilkan kesenian Lampung, tetapi juga memberikan ruang bagi beragam budaya Nusantara yang hidup di provinsi tersebut.
Arak-arakan budaya khas Lampung, Pincak Khakot, menandai pembukaan PKD ke-5. Diiringi payung putih dan kuning, prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan tradisi daerah kepada masyarakat.
Mengusung tema “Harmoni Budaya Bumi Lampung Menuju Indonesia Emas”, PKD berlangsung selama tujuh hari dengan menghadirkan beragam pertunjukan dan kegiatan kebudayaan.
Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Melly Ayunda, menjelaskan bahwa PKD tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang kolaborasi bagi komunitas, sanggar, seniman, serta perwakilan kerukunan daerah untuk memperkenalkan budaya masing-masing.
Berbagai agenda disiapkan untuk memeriahkan pekan budaya ini, mulai dari pameran seni rupa, lomba tari kreasi Nusantara, Pesona Talenta Anak, gelar seni budaya, hingga permainan tradisional.
Panitia juga menghadirkan Panggung Talenta Istimewa sebagai ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas dan anak-anak yang berhadapan dengan hukum.
Melly berharap keterlibatan berbagai komunitas tersebut dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali mengenal, mencintai, dan menghargai warisan budaya.
Keberagaman PKD ke-5 juga terlihat dari keikutsertaan perwakilan daerah di luar Lampung. Salah satunya penampil dari Sumatera Barat yang akan membawakan tradisi Malam Bainai pada 22 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB.
Perwakilan penampil, Hj. Hanifah, menjelaskan bahwa Malam Bainai merupakan bagian dari adat menjelang pernikahan masyarakat Minangkabau. Tradisi ini juga mengandung makna memohon restu kepada orang tua sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Menurut Hanifah, keikutsertaan dalam PKD menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tradisi Minangkabau kepada masyarakat Lampung, termasuk warga keturunan Minang yang menetap di provinsi ini.
Selain Sumatera Barat, PKD ke-5 juga menghadirkan penampilan budaya Bali dari Taman Mini Indonesia Indah.
Kehadiran perwakilan berbagai daerah tersebut memperkuat pesan bahwa Lampung bukan hanya menjadi tempat tumbuhnya budaya lokal, tetapi juga ruang hidup bersama bagi beragam tradisi Nusantara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Americo, menyoroti pentingnya pelestarian budaya, termasuk penggunaan bahasa Lampung dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Thomas, penggunaan bahasa Lampung mulai berkurang, termasuk di lingkungan keluarga. Karena itu, upaya pelestarian perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah.
Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yayan Ruchyansyah, turut menekankan pentingnya menjaga keberagaman serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi seni dan budaya.
Melalui PKD ke-5, masyarakat diajak memperkuat toleransi, gotong royong, dan kerukunan antarkelompok di tengah keberagaman budaya.
Bagi Melly, keberhasilan PKD tidak hanya diukur dari ramainya pertunjukan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat bersedia datang, mengenal, dan ikut menjaga kebudayaan.
Ia pun mengajak masyarakat untuk hadir bersama keluarga dan teman menyaksikan rangkaian kegiatan PKD ke-5 di Taman Budaya Provinsi Lampung.
Pekan Kebudayaan Daerah ini diharapkan menjadi ruang pertemuan ant budaya sekaligus menjaga agar tradisi tetap hidup, berkembang, dan dikenal oleh generasi berikutnya. (Yan)
Lampung
Ambil Berkas Formulir Pendaftaran Ketua PWI Lampung, Wira Optimis Kembali Terpilih
Alteripost.co, Bandarlampung-
Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung dan Calon Ketua Dewan Kehormatan (DK).
Keduanya tiba di Balai Wartawan Hi Solfian Akhmad sekitar pukul 13.42 WIB yang diterima Tim Penjaringan dan Pendaftaran (TPP) Bakal Calon Ketua PWI Lampung, Senin (19/10/2026).
Wirahadikusumah yang merupakan calon petahana menyatakan kesiapannya untuk kembali maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Provinsi Lampung periode 2026-2031.
Langkah itu diambil sebagai bentuk komitmen untuk melanjutkan pengabdian serta mengevaluasi dan menyempurnakan kerja-kerja organisasi yang sebelumnya telah berjalan.
Wira mengungkapkan, dengan modal kepengurusan pada periode sebelumnya akan menjadi bahan evaluasi penting demi membesarkan organisasi. Tentunya hal tersebut membuat dirinya optimis untuk kembali melanjutkan program kerja di periode selanjutnya.
Menurut dia, keberlanjutan kepengurusan sangat diperlukan untuk menguatkan marwah organisasi sekaligus mempersiapkan para anggota dalam menghadapi tantangan kemajuan zaman, khususnya di era kecerdasan buatan (AI).
“Saya memastikan pengabdian dan pengawalan ini menjadi calon ketua Provinsi Lampung periode 2026-2031 untuk tetap melanjutkan sebuah pengabdian dan meneruskan kerja-kerja dari organisasi yang tentu belum sempurna dan masih banyak yang harus terus dimajukan serta diperbaiki ke depannya,” kata Wira.
Terkait pertanggungjawaban kinerja periode 2021-2026, ia menegaskan akan menyampaikannya secara transparan pada forum Konferensi Provinsi (Konferprov).
Berdasarkan informasi dari Steering Committee (SC), agenda Konferprov tersebut rencananya akan disusun dan digelar tanggal 30 November hingga 2 Desember mendatang.
“Semua itu akan kami pertanggungjawabkan di Konferensi Provinsi nanti. Momen tersebut juga akan kita jadikan evaluasi bersama untuk melangkah ke depan,” jelasnya.
Selain fokus pada suksesi kepemimpinan daerah, dia juga menyoroti agenda besar nasional yang sudah di depan mata, yakni Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dijadwalkan pada bulan April mendatang.
Dia menekankan, status Lampung sebagai tuan rumah merupakan tanggung jawab kolektif seluruh anggota, bukan perseorangan.
“Ini kerja seluruh anggota untuk bisa menyukseskan Mukernas tersebut, agar kita bisa menjadi tuan rumah yang sukses dan baik. Masyarakat Lampung itu gemar memuliakan dan menerima tamu dengan baik. Kita juga menargetkan untuk bisa meraih prestasi di ajang Mukernas nantinya,” tutupnya.
Sementara, Bakal Calon Ketua DK Periode 2026-2031 Adi Kurniawan juga menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan programnya.
Dia memastikan akan membawa amanah dan PWI Lampung menjadi lebih baik lagi.
“Pada intinya sama dengan yang telah disampaikan Wira. Melalui pemilihan ini, saya dan Wira siap membawa PWI Lampung lebih baik lagi ke depannya,” kata Adi.
Ketua TPP Bakal Calon Ketua PWI Lampung Lukmansyah mengatakan, hingga pukul 15.30 WIB belum ada kandidat lain yang mengambil formulir.
“Sampai dengan pendaftaran hari pertama ditutup hanya satu kandidat Ketua PWI Lampung dan Ketua DK yang mengambil formulir,” jelasnya. (Rls)

