Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan PT. Pos Indonesia

Published

on

KALIANDA Alteripost.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) dengan PT. Pos Indonesia (Persero), Kamis (9/6/2022).

Penandatanganan PKS itu, yakni melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) dengan PT. Pos Indonesia tekait penerimaan pembayaran pajak dan retribusi daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Lampung Selatan itu, turut disaksikan oleh Kepala BPPRD Burhanudin, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Wahidin Amin, Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama Setiawansyah, dan sejumlah penjabat terkait Pemkab setempat.

Selanjutnya, nampak hadir pula Executive General Manager (EGM) PT. Pos Indonesia (Persero) Kantor Cabang Umum (KCU) Bandar Lampung Risdayati beserta jajaran pengurus terkait.

Sekda Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin berharap kerja sama tersebut dapat berjalan dengan baik, saling menguntungkan dan tentunya memperlancar segala kegiatan pajak dan retribusi daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Mudah-mudahan kerja sama yang kita lakukan ini dapat terus berjalan dengan baik dan saling menguntungkan kedua belah pihak,” ucap Thamrin.

Pada prinsipnya Sekda Thamrin mengatakan bahwa Pemkab Lampung Selatan sangat menyambut baik atas penandatangan perjanjian kerjasama tersebut.

“Harapan kami dalam rangka menjalin kerjasama ini bisa saling mambantu tugas, memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kami di Lampung Selatan,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Executive General Manager PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Bandar Lampung Risdayati mengucapakan terimaksih atas kepercayaan Pemkab Lampung Selatan kepada PT. Pos Indonesia.

“Termakasih atas kepercayaannya pak, untuk kita bisa menjalin kerjasama ini, tentu kerjasama ini akan bermanfaat kepada kedua belah pihak,” jelas Risdayati.

Dirinya juga berharap, adanya kerjasama ini untuk mempermudah dan meningkatkan segi pelayanan kepada masyarakat khususnya mengenai penerimaan pajak dan retribusi daerah di Lampung Selatan.

“Kami juga berharap, tujuan kita untuk mempermudah, memperlancar mengenai pengelolaan pajak dan retribusi daerah yang bisa dibayarkan di outlet-outlet pos kami yang ada ditiap kecamatan,” terangnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM

Published

on

Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.

Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.

Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.

Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.

Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.

Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.

“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.

Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.

Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading