Bandar Lampung
Danrem 043/Gatam Hadiri Syukuran HUT Kopassus ke-69 Tahun
Alteripost.co, Bandarlampung- Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga S.I.P.,M.H menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun Korps Baret Merah ke-69 Tahun 2021 di Provinsi Lampung bertempat di gedung Golden Dragon jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Sabtu (24/04/2021).
Dalam kesempatan tersebut, dalam sambutannya Danrem 043 Gatam menyampaikan bahwa dengan diawali kata perkenalan singkat bahwa beliau adalah Akmil 92 dan Leting Komando 64.
“Saat ini saya mendapat kepercayaan untuk menjadi Danrem 043/Gatam, selain itu saya juga mendapat perintah untuk Sekolah Lemhanas dan sedang berjalan melalui daring sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia,” kata dia.
Dalam kesempatan ini, Danrem 043/Gatam menyampaikan kepada seluruh warga prajurit Komando yang ada di wilayah provinsi Lampung agar tetap memelihara kesatuan dan persatuan khusus dalam melaksanakan tugas dimana prajurit berada.
“Saya bangga menjadi Danrem di Provinsi Lampung karena banyak anggota Kobame, terimakasih juga untuk yg sudah berkenan hadir disini, saya bangga menjadi bagian dari Baret Merah, jangan sampai hilang jiwa Komando kita, kita jaga silaturahmi dan jiwa korsa kita sebagai Korps Baret Merah.
“Kita lahir dan dibesarkan dari Komando, jangan sampai kita terpecah belah, kita pupuk terus kerjasama kita, loyalitas kita tetap dalam organisasi, tetap kita bekerja dengan hati Komando,” paparnya.
Perlu diketahui, dalam acara tersebut turut hadir Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes, S.E.,M.Si.,M.M. Ketua Pengurus Kobame Lampung Mayor (Purn) Isman Husein. Letkol (Purn) JP. Sipayung. Mayor (Purn) Lilik. Kapten (Purn) Suharyo. Pasi Anev Renprogar Rem 043/Gatam Kapten Inf Adi Arianto, serta dihadiri sekitar 50 orang Anggota Kobame Provinsi Lampung.
Acara diakhiri dengan buka puasa bersama, Sholat Magrib berjamaah dan Foto bersama, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah Wabah Covid-19. (Rls)
Bandar Lampung
Sidak Wamendagri, Bandar Lampung Siap Jadi Percontohan WFH ASN
Alteripost Bandar Lampung – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (10/4), guna memantau pelaksanaan transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN), khususnya penerapan skema kerja fleksibel berbasis lokasi atau work from home (WFH).
Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri didampingi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Sidak ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800 tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Akhmad Wiyagus menegaskan, kepala daerah diminta menerapkan sistem kerja kombinasi antara work from office (WFO) dan WFH guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja ASN tanpa mengganggu pelayanan publik.
“Saya datang ke Lampung atas perintah Menteri Dalam Negeri untuk melakukan monitoring dan evaluasi terkait implementasi kebijakan ini,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjaga kualitas layanan meskipun sebagian ASN bekerja dari rumah.
“Di Mal Pelayanan Publik, seluruh loket tetap beroperasi normal. Tidak ada pengurangan layanan, masyarakat tetap terlayani dengan baik,” tegasnya.
Wiyagus juga memastikan sektor-sektor vital seperti layanan kesehatan, pemadam kebakaran, dan unit kedaruratan tetap beroperasi penuh dan tidak terdampak kebijakan WFH.
Menurutnya, kebijakan work from anywhere (WFA) bukan sekadar fleksibilitas kerja, melainkan bagian dari transformasi besar birokrasi. Tujuannya antara lain meningkatkan efisiensi kerja ASN, menjamin pelayanan publik tetap optimal, serta mempercepat digitalisasi pemerintahan melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). “Ini tidak bisa dihindari, harus kita percepat,” tegasnya.
Ke depan, kata dia, evaluasi berkala akan terus dilakukan, termasuk terkait potensi penghematan listrik, air, hingga penggunaan kendaraan dinas. Dengan hasil sidak yang positif, Bandar Lampung dinilai siap menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan sistem kerja fleksibel di lingkungan pemerintah daerah.
Sementara itu, Eva Dwiana mengaku kunjungan Wamendagri dilakukan secara mendadak dan menjadi momentum evaluasi bagi jajarannya.
“Kami berterima kasih atas kunjungan Pak Wamen. Ini jadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja ASN di Bandar Lampung,” ujarnya.
Saat ini, Pemkot Bandar Lampung baru menerapkan WFH sebesar 20 persen. Namun, ke depan angka tersebut akan ditingkatkan secara bertahap. “Insyaallah minggu depan akan kami evaluasi kembali. Targetnya bisa mencapai 50 persen sesuai arahan pemerintah pusat,” tandasnya.(*)

