Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Menerima Audensi Rektor Itera
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menerima audensi Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera), beserta Jajaran di Ruang Rapat Walikota Bandar Lampung. Kamis (21/10/2021).
Hadir dalam acara ini, Rektor Itera beserta jajaran, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana serta Para Pejabat dilingkungan Pemkot Bandar Lampung.
Dalam kunjungannya, Itera memberikan solusi kepada Pemkot Bandar Lampung yang di tahun 2022 akan menjadi tuan rumah Apeksi, yaitu mengenai Solusi Penataan dan pengembangan Kota Bandar Lampung dengan Memperindah Kota Bandar Lampung, melalui mural di Flyover atau Underpass dan menata rapi lapak Pedagang/Food Court yang berada di pinggir trotoar.
Serta Solusi Sampah di Kota Bandar Lampung menggunakan Teknologi Masaro (Manajemen Sampah Zero) dan mengelola sampah menjadi pupuk konsentrat tinggi dan Layanan Akses Informasi Publik Terintegritas Kota Bandar Lampung menggunakan satu server data. Ucapnya.
Dalam sambutannya Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, mengapresiasi Audensi dan menyambut baik masukan yang diberikan oleh Itera, untuk Kota Bandar Lampung.
Serta bunda berharap, “Agar sinergitas antara Pemkot Bandar Lampung dengan Itera semakin baik lagi”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

