DPRD
Pansus Gelar Hearing Dengan Beberapa OPD
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pansus LHP BPK Ri DPRD Lampung Mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) alias Hearing Dengan Dinas Kesehatan Guna Membahas Jumlah Vaksin Covid-19.
“Rapat hari ini hanya membahas terkait vaksin di Lampung dan rapat tadi diskor iya,” kata Ketua Pansus LHP BPK RI DPRD Lampung Siti Rahmah, Senin (17/1/2022).
Beberapa poin yang dibahas dalam rapat yakni data sasaran vaksinasi di Lampung, data masyarakat yang sudah divaksinasi, stok vaksin atau sisa vaksin.
“Kemudian data vaksinator ada berapa banyak termasuk fasilitas dan kelengkapan lainnya yang bersangkutan dengan vaksin Covid-19 di Lampung,” kata dia.
“Itu saja sih yang kita rapat kan hari dengan Dinas Kesehatan Lampung,” jelas Siti Rahmah.
Senada, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, RDP hanya membahas vaksin di beberapa daerah dan rapat akan dilanjutkan Senin depan.
“Tadi itu rapat dengan pansus LHP BPK RI DPRD Lampung terkait vaksin tetapi karena data LHPnya belum diberikan jadi RDP diskor. Dan akan dilaksanakan kembali Senin,” ujarnya. (*)
DPRD
Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.
Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).
Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

