Lampung Selatan
Bupati Nanang dan Dua Tokoh Lainnya dari Lampung Diganjar Penghargaan dari SIWO PWI Pusat
Alteripost.co, Kendari-
Tiga tokoh Lampung yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal, mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang diserahkan oleh Menpora, di ballroom hotel plaza in, Kendari, Selasa (08/02/2022).
Inisiasi penghargaan ini sengaja dipersembahkan oleh Pemerintah yang disampaikan langsung oleh Menpora Zainudin Almali dan PWI Pusat untuk memperkokoh pondasi DBOM sebagai pilar sukses emas 2045.
Mewakili Ketua PWI Lampung, ketua SIWO PWI Lampung Edi Purwanto mengatakan, di Lampung beberapa tokoh mendapatkan penghargaan sebagai Tiga Inisiator Olahraga.
“Dari empat jenjang yakni Gubernur, Bupati/Wali Kota, KONI dan Legislatif/Eksekutif. Lampung mendapat tiga penghargaan Inisiator Olahraga Indonesia 2022 dari Siwo PWI Pusat, yakni Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Bupati Nanang Ermanto dan anggota DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal,” katanya.
Don Pecci sapaan akrabnya ini juga menjelaskan bahwa semua pemilihan dipastikan objektif berdasarkan rekam jejak serta kepedulianya terhadap kemajuan olahraga di Lampung.
Don Pecci juga menyebut, Siwo PWI Pusat tidak mengumbar dalam memberikan penghargaan. Ini terbukti dengan dibentuknya dewan juri independen untuk melakukan penjurian terhadap tokoh-tokoh yang dinilai pantas untuk menerima penghargaan.
“Untuk Gubernur Arinal sendiri terbukti dengan masuknya Lampung menjadi 10 besar setelah bertahun-tahun tak berjaya”
“Gubernur Arinal sangat mendukung baik dari segi pembaharuan KONI, Bantuan dana Atlet, fasilitas dan sebagainya. Sehingga atas itu total perolehan medali yang dikumpulkan oleh pahlawan olahraga Lampung pada PON XX Papua 2021 berjumlah 36 medali yang terdiri dari 14 emas,10 perak dan 12 perunggu,” urainya.
Sementara Nanang Ermanto, dianggap sebagai Bupati yang sangat peduli olahraga, itu juga terbukti dari jejak rekamnya yang mensuport habis perhelatan Liga Tiga sepakbola indonesia Tahun 2021 lalu.
“Nanang memilih kabupaten Lampung selatan untuk jadi tuan rumah di ajang Liga tiga nasional, dikarenakan hanya di Kabupaten Lamsel yang memiliki 2 buah stadion tertutup di provinsi lampung dan dinilai layak dan mampu untuk menjadi tuan rumah,” tambahnya.
Nanang juga tercatat menjadi satu-satunya Bupati yang melepas kontingen Porsiwo Lamsel pada November 2021. Ditambah kekinian ia berencana membangun di area seluas 4HA untuk membangun sirkuit motocross,” jelasnya.
Tokoh ketiga adalah Rahmat Mirzani Djausal. Mirza sapaan akrabnya itu juga tercatat sebagai politisi yang sangat peduli dengan olahraga di Provinsi Lampung. (Rls)
Lampung Selatan
Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka
Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.
Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.
Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.
Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.
Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.
Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.
Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.
Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.
Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.
Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).
Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.
Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.
Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

