Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Buka Pelatihan Managament Kasus Bagi Lembaga PPPA
Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung, mengadakan Acara Pelatihan Managament Kasus Bagi lembaga Penyedia Perlindungan Perempuan dan Anak yang berlangsung di Emersia Hotel. Rabu (9/2/2022).
Acara Pelatihan Management tersebut dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dengan didampingi oleh Kadis PPPA Kota Bandar Lampung, Kadis Sosial dan Kadis Kominfo
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, tingginya angka kasus di Bandar lampung tersebut akibat munculnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan tindak kekerasan ke lembaga terkait.
Walikota Eva juga mengingatkan masyarakat tetap berhati hati. Ikuti semua anjuran yang disosialisasikan oleh Dinas PPPA dan mengimbau kepada masyarakat tidak mudah tergiur dengan apapun, baik janji dan uang, bersama sama menekan tingkat Kekeran terhadap Perempuan dan anak di Kota Bandar Lampung, serta mengingatkan akan disiplin protokol kesehatan (Prokes) karena penyebaran omicron sangat cepat.
“Keprihatinan Pemkot Bandar Lampung atas banyaknya kasus perceraian pada masa pandemi. Dengan penyuluhan ini diharapkan ada pencerahan bagi warga Bandar Lampung. Dengan pelatihan ini, kader kader PPPA Bandar Lampung bisa turun ke bawah, memberi informasi kehidupan rumah tangga banyak lika-likunya. Kalau dipertahankan dan sama sama bisa introspeksi, Insyaallah keutuhan rumah tangga bisa terjaga”. Terang Eva Dwiana.
Sementara itu Kepala Dinas PPPA Bandar Lampung Sri Asiyah menjelaskan, angka kekerasan pada anak dan perempuan di Bandar Lampung 2021 cenderung meningkat. Adanya konsekuensi dari anak-anak belajar di rumah, pelakunya justru orang orang terdekat.
“Kepada para orang tua agar tidak terlalu mempercayakan pengasuhan anak anak kepada orang terdekat. Kasus sering ditemukan kepada anak anak itu kekerasan seksual, mirisnya pelaku justru kakeknya, kadang pamannya, ayah tiri, bahkan ayah kandungnya sendiri”. Ucapnya. (*).
Bandar Lampung
Pelepasan Jemaah Haji Bandar Lampung, Pemkot Beri Tali Asih Rp1 Juta
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung melaksanakan pelepasan jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M di Masjid Al-Furqon, Rabu (22/04/2026).
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bandar Lampung, H. Musal Badri Kesuma, S.Ag., M.Pd., memastikan kesiapan jemaah hampir sempurna. Ia menyebut, setelah melalui tahapan verifikasi, pemeriksaan kesehatan, kelengkapan dokumen, pelunasan hingga manasik, jemaah haji asal Kota Bandar Lampung telah mencapai kesiapan 99 persen.
“Tahun ini jumlah jemaah haji asal Kota Bandar Lampung sebanyak 1.159 orang, terdiri dari 514 pria dan 645 wanita, ditambah petugas haji,” ujarnya.
Para calon jemaah haji dijadwalkan berangkat secara bertahap dalam lima kelompok terbang (kloter), yakni kloter 7 pada 26 April, kloter 12 pada 2 Mei, kloter 16 pada 5 Mei, kloter 17 pada 6 Mei, serta kloter 31 pada 19 Mei 2026.
Seluruh jemaah juga telah mengikuti manasik haji sebanyak lima kali sebagai bekal dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Kementerian Haji dan Umrah turut mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Bandar Lampung kepada para jemaah berupa tali asih sebesar Rp1 juta, souvenir, serta dukungan lainnya.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan bahwa pelepasan ini menjadi awal perjalanan suci para jemaah menuju Tanah Suci Mekkah. Ia juga berharap ke depan nilai bantuan dapat ditingkatkan menjadi Rp2 juta.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh jemaah calon haji. Semoga diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, selalu menjaga kesehatan, kekompakan, serta dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menaati aturan dan petunjuk dari petugas haji agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar.
Di akhir sambutannya, Wali Kota turut menitipkan doa kepada para jemaah agar Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Agus).

