Bandar Lampung
Disdikbud Kota Bandar Lampung PTM Mulai Digelar 14 Maret 2022
BANDAR LAMPUNG Alteripost.co –Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung Eka Afriyana menyatakan, tengah menyiapkan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Tingkat Sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“PTM diagendakan mulai digelar pada Senin 14 Maret 2022 mendatang, insyaallah sudah PTM, ini kan kita mau ngadep Walikota Eva Dwiana untuk menyampaikan PTM, Kalau hari Sabtu tidak ada masalah kasus Covid-19 maka akan dilakukan PTM hari Senin mendatang”. Ucap Eka Afriana Jum’at (11/03/2022) di gedung Semergou Kota Bandar Lampung.
Lanjut Eka,vsetelah menghadap Walikota pihaknya akan segera mengumumkan kepada semua kepala sekolah (Kepsek) untuk mempersiapkan PTM disekolahnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bagi anak didiknya. Terangnya.
“Penetapan PTM kita masih 50 persen untuk kelas rendah SD kelas 1 samao dengan kelas 5 dan SMP kelas 7 dan 8, Sedangkan untuk kelas 6 dan 9 akan dilakukan penuh Pembelajaran 100 persen, dan untuk pelaksanaannya kita seperti simulasi yaitu dua jam, namun ini akan kita diskusikan kembali dengan Walikota Bandar Lampung”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Pererat Silaturahmi, Eva Dwiana Dorong Sumbagsel Lebih Solid dan Maju
Alteripost Palembang – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri acara halalbihalal masyarakat perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Halalbihalal ini menjadi momentum penting karena dihadiri oleh lima gubernur dari wilayah Sumbagsel serta sejumlah tokoh nasional asal daerah tersebut.
Adapun kepala daerah yang hadir di antaranya Herman Deru, perwakilan dari Lampung, Bengkulu, Jambi, serta Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, turut hadir sejumlah tokoh nasional seperti Zulkifli Hasan, Hatta Rajasa, Tito Karnavian, Aburizal Bakrie, serta Muhammad Qodari. Para wali kota dan bupati se-Sumbagsel juga tampak menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Herman Deru yang mewakili lima gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai gagasan mempertemukan tokoh dan kepala daerah asal Sumbagsel merupakan ide besar yang memiliki nilai strategis, terutama dalam menjaga akar budaya di tengah keberagaman.
Menurutnya, banyak tokoh nasional yang berperan dalam pengambilan kebijakan berasal dari wilayah Sumbagsel. Karena itu, pertemuan seperti ini dinilai penting untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat langkah bersama dalam memajukan daerah tanpa mengesampingkan wilayah lain.
“Pertemuan ini mempererat hubungan dan memperkuat langkah bersama untuk memajukan daerah,” ujarnya, seraya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin di masa mendatang.
Sementara itu, Eva Dwiana menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antar daerah di Sumbagsel. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kontribusi kawasan tersebut dalam mendukung pembangunan nasional. (Rls)

