Connect with us

DPRD

Danrem Silaturahmi ke Ketua DPRD, Siap Bersinergi Menuju Lampung Berjaya

Published

on

Foto: Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy beserta jajaran saat silaturahmi dengan Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay (istimewa)

Alteripost.co, Bandarlampung-
Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy, didampingi Kasi Intel Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Roy Hansen J. Sinaga, S.Sos, Kasiops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Davit Beni Upeni, Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf. Risa Wilsi, S.H., M.H., melaksanaksan Kunjungan Kerja (Kunker) ke kantor DPRD Provinsi Bandar Lampung, senin (14/03/2022)

Kehadiran Danrem 043/Gatam beserta rombongan, disambut langsung Ketua DPRD Mingrum Gumai SH., MH. yang didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung.

Kegiatan Danrem 043/Garuda Hitam ke DPRD Lampung ini merupakan kunjungan kerja dan sekaligus ajang Silaturahmi Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Ruslan Effendy. Selain memperkenalkan diri sebagai Danrem 043/Garuda Hitam, juga hendak mempererat tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin cukup baik antara Korem 043/Gatam dan DPRD Provinsi Lampung.

Tujuannya guna .meningkatkan Kerjasama dan Sinergitas TNI dalam pembahasan dan mengawal bersama – sama pembangunan di Provinsi Lampung.

Di sela-sela ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Ketua DPRD Mingrum Gumai SH., MH. menyambut baik Silaturahmi Danrem 043/Garuda Hitam beserta rombongan.

“Selamat datang Bapak Danrem 043/Gatam beserta para Kasi Kasrem 043/Gatam di DPRD Provinsi Lampung, semoga siilaturahmi ini dapat terus berlangsung dan semoga TNI dan Masyarakat akan menjadi kekuatan yang tidak dapat dipisahkan, sebagai wujud menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Lampung,” ucapnya.

Dikesempatan itu pula Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy, mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang begitu hangat dari Bapak Mingrum Gumai SH,MH. sebagai ketua DPRD dan Staf.

““Terima kasih Bapak Ketua DPRD atas penyambutan yang begitu luar biasa, walaupun ditengah tengah kesibukan Bapak berkenan untuk menerima kunjungan kami,” timpalnya.

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, semoga dengan silahturahmi ini dapat Meningkatkan kerjasama antara TNI dan Masyarakat Terutama dI kantor DPRD, dan untuk ke depan dan terjalin dengan baik.

“Prinsipnya Korem 043/Gatam siap Bersama sama untuk mengawal pembangunan di Provinsi Lampung,” pungkasnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Pemprov Bersama DPRD Lampung Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

Published

on

Foto: Anggota DPRD Lampung Fauzan Sibron

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyambut baik masukan konstruktif dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung terkait perlunya pengetatan pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Lampung. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai krusial guna memastikan alokasi energi bersubsidi tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Sorotan tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Fauzan Sibron, yang menyoroti persoalan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Fauzan menduga masih berlangsungnya antrean panjang disebabkan oleh kelalaian pengawasan serta adanya oknum yang menyalahgunakan mekanisme barcode subsidi.

“Saya belum melihat ada penguraian antrean. Justru sebaliknya, antrean ini semakin parah. Saya menduga masih ada kelalaian oleh petugas-petugas di SPBU,” ujar Fauzan, Kamis (07/10/2026).

Fauzan memaparkan, berdasarkan temuannya di lapangan, modus yang kerap terjadi melibatkan manipulasi identitas kendaraan saat proses pengisian bahan bakar.

“Yang saya temukan di lapangan, faktanya adalah banyak satu mobil menggunakan beberapa barcode dengan modus mengganti pelat. Ini yang terjadi di lapangan,” ungkapnya.

Menyikapi dinamika tersebut, legislatif mengusulkan agar Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meningkatkan koordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta PT Pertamina Patra Niaga guna memberlakukan verifikasi ganda di lapangan. Verifikasi tersebut mencakup kewajiban mencocokkan barcode dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli.

“Ketika mereka mengisi BBM subsidi, selain menunjukkan barcode yang kemudian di-scan, mereka juga harus menunjukkan STNK aslinya,” kata Fauzan.

Ia menegaskan, langkah pencocokan fisik STNK selaras dengan sistem registrasi awal yang telah ditetapkan oleh regulator hilir migas.

“Di peraturan yang ada di BPH Migas itu sudah tertera bahwa barcode mekanismenya di-input melalui STNK. Maka petugas di lapangan bisa mencocokkan antara STNK dan barcode itu,” jelasnya.

Selain pemeriksaan STNK, pengawasan diusulkan mencakup pengecekan bagasi kendaraan yang dicurigai serta pengerahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung untuk memperkuat ketertiban di area SPBU.

“Kalau ini bisa dilaksanakan dan berlaku di Lampung, maka Satpol PP Pemerintah Provinsi bisa ditugaskan di SPBU-SPBU ini untuk mengawasi. Itu kewenangannya ada di Pak Gubernur,” ucapnya.

Fauzan menegaskan bahwa rangkaian langkah pengawasan ini murni ditujukan untuk menegakkan integritas penyaluran BBM subsidi, bukan menghambat hak konsumsi warga.

“Ini bukan untuk menghambat masyarakat mengisi subsidi, tetapi untuk mengurai permainan-permainan yang ada di lapangan. Kalau ini tidak dilaksanakan, maka antrean akan terus terjadi,” tegasnya.

Terkait ketersediaan stok, DPRD Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap langkah proaktif Pemprov Lampung yang telah mengajukan usulan penambahan kuota BBM subsidi ke BPH Migas. Namun, penambahan volume pasokan harus berjalan seiring dengan penindakan tegas terhadap segala bentuk penyimpangan.

“Penambahan kuota itu kita tetap berharap kepada BPH Migas, apa yang telah diajukan Pemerintah Provinsi melalui gubernur bisa direalisasikan, karena sampai saat ini kita belum menerima jawabannya,” tutur Fauzan.

Ia menambahkan, ketegasan pengawasan di lapangan merupakan kunci utama penyelesaian masalah.

“Penambahan kuota tidak cukup kalau oknum-oknum ini tidak diberantas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung segera mengambil langkah koordinasi dengan pihak terkait.

“Dinas ESDM akan terus melakukan koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk melakukan pengecekan lebih detail mengenai keabsahan kendaraan dan qr code yang bertujuan agar subsidi bbm tepat sasaran,” ucap Budhi.

Kata dia, Pemprov Lampung bakal berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut melalui penguatan koordinasi bersama aparat penegak hukum, Pertamina, dan instansi terkait guna menjamin transparansi, ketertiban, dan keadilan distribusi BBM bersubsidi bagi seluruh masyarakat Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading