Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Teken MoU Dengan Bapeltan Provinsi Lampung

Published

on

TANJUNG BINTANG Alteripost.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Provinsi Lampung.

MoU tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan dan keterampilan dari Sumber Daya Manusia (SDM), dalam membangun dan membangkitkan bidang Pertanian di Kabupaten Lampung Selatan.

Adapun, Penandatanganan dilakukan antara Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dengan Kepala Bapeltan Lampung Dr. Abdul Roni Angkat, STP., M.Si di kediaman Bupati, Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Rabu (1/6/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut, Sub Koordinator Program dan Evaluasi Feri Setyawan, SP., M.M., Sub Koordinator Penyelenggaraan Pelatihan Brilliania SE., M.M., Widyaiswara Balai Pelatihan Pertanian Lampung Bambang  Haryanto, SP., M.Si.

Kemudian, Sekdakab. Lampung Selatan Thamrin, S.Sos. M.M, Plt. Asisten Bidang Ekobang Muhadi S.Sos, M.M, Staf Ahli Bupati bidang kemasyarakatan Yespy Cory, Kepala Dinas Pertanian Bibit Purwanto, Kepala Bagian Kerjasama Setiawansyah, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Heri Bastian.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, kerjasama dibidang pertanian tersebut adalah guna menyinergikan potensi yang dimiliki oleh kedua belah pihak. Baik itu Pemkab Lampung Selatan maupun Bapeltan Provinsi Lampung.

Dirinya menjelaskan, Lampung Selatan memiliki potensi yang sangat baik dibidang pertanian, hal ini terlihat dari luasnya lahan yang dimiliki. Oleh karenanya, diperlukan SDM yang dapat menunjang potensi tersebut, sehingga hasil yang didapatkan pun akan lebih maksimal.

“SDM sekaligus mengembangkan potensi di bidang pertanian. Percuma kita memiliki lahan yang luas tetapi kita tidak bisa mengelola serta memanfaatkan secara baik dan benar, sehingga lahan tersebut terbengkalai dan sia-sia, untuk itu SDM sangat besar peranannya,” ungkap Nanang.

Menurut Nanang, SDM memiliki peran yang sangat penting dalam menyukseskan pembangunan suatu daerah, termasuk didalamnya adalah pembangunan dibidang pertanian.

Maka dari itu, Dirinya berharap dengan adanya kerjasama ini, Bapeltan Provinsi Lampung bisa memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para petani di Lampung Selatan. Terlebih lagi, saat ini Pemkab Lampung Selatan telah membentuk petani millenial yang akan menjadi ujung tombak dari pertanian modern.

“Pemerintah saat ini juga sedang membentuk suatu wadah, yakni petani millenial. Untuk itu dengan hadirnya kerjasama dengan Bapeltan ini, diharapkan bisa memberikan pelatihan dan pembinaan kepada petani milenial yang di bentuk pemerintah kabupaten Lampung Selatan, untuk menambah dan meningkatkan ilmu pengetahuan di bidang pertanian yang modern,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tanaman pangan, Holtikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto, S.P., M.M. menyampaikan, melalui pembinaan dari Bapeltan Provinsi Lampung, petani millenial dapat menjadi salah satu penggerak majunya pertanian modern di Lampung Selatan.

Oleh karenanya, dirinya berharap, para petani millenial bisa menyerap semua ilmu yang diberikan oleh Bapeltan Provinsi Lampung, dengan sebaik mungkin.

“Mereka juga diharapkan dapat menerapkan dan mengimplementasikan ilmu dan pengetahuanya kepada para petani di Lampung Selatan. Selain itu, diharapkan dengan ada nya petani milenial ini bisa menjadi salah satu motor penggerak majunya pertanian,” jelasnya.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Gandeng DAMRI, Rute Kalianda-Jakarta Kembali Dibuka

Published

on

Alteripost Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan yang membutuhkan akses transportasi langsung menuju Jakarta.

Rute DAMRI Kalianda-Jakarta via Lintas Sumatra kembali beroperasi mulai 21 Agustus 2026, dengan tarif perjalanan mulai Rp215.000.

Layanan transportasi darat tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Lampung menuju sejumlah wilayah di Banten, Tangerang hingga Jakarta.

Selain melayani keberangkatan dari Kalianda, rute ini juga terhubung dengan Stasiun KA Tanjung Karang serta sejumlah titik strategis di sepanjang perjalanan.

Adapun rute perjalanan Lampung-Jakarta meliputi Stasiun KA Tanjung Karang, Kalianda, Rumah Makan Siang Malam, Desa Hatta, Loket DAMRI Serang, Terminal Poris, Terminal BSD, hingga Stasiun KA Gambir.

Untuk keberangkatan dari Stasiun KA Tanjung Karang menuju Serang, Poris, BSD maupun Gambir, bus dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari Kalianda tersedia pada pukul 10.30 WIB.

Khusus masyarakat yang berangkat dari Kalianda, titik layanan penumpang berada di loket DAMRI kawasan Taman Edukasi, tepatnya di samping Kantor Polisi Militer Lampung Selatan.

Dengan tersedianya titik keberangkatan tersebut, masyarakat dapat memilih lokasi dan tujuan perjalanan sesuai kebutuhan.

Dari sisi tarif, perjalanan dari Stasiun KA Tanjung Karang, Hatta, maupun Kalianda menuju Gambir ditetapkan sebesar Rp255.000. Sementara perjalanan menuju Serang, Poris, atau BSD dikenakan tarif mulai Rp215.000.

Tak hanya menawarkan akses perjalanan antarkota, layanan tersebut juga dilengkapi fasilitas yang menunjang kenyamanan penumpang selama perjalanan jarak jauh. Bus menggunakan konfigurasi kursi Seat 2-2 Reclining, serta dilengkapi pendingin udara (AC), toilet, colokan pengisi daya, dan kamera pengawas (CCTV).

Penumpang juga memperoleh snack dan air mineral selama perjalanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang menempuh perjalanan darat dari Lampung menuju wilayah Banten, Tangerang dan Jakarta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mengatakan pengoperasian kembali rute tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI dalam meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran kembali layanan DAMRI dari Jakarta hingga Lampung melalui Kalianda memberikan pilihan transportasi darat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama DAMRI terus melakukan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, rute dari Jakarta sampai ke Lampung melalui Kalianda ini kembali dibuka,” ujar Supriyanto, Rabu (19/8/2026).

Ia menambahkan, keberadaan rute tersebut tidak hanya memberikan alternatif mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antara Lampung Selatan dengan sejumlah wilayah penting di Pulau Jawa.

Supriyanto berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan DAMRI tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain memudahkan mobilitas, peningkatan konektivitas diharapkan ikut membuka peluang bagi pengembangan pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.

“Harapannya, layanan ini dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan,” tutur Supriyanto.

Dengan kembali beroperasinya rute Kalianda-Jakarta, masyarakat Lampung Selatan kini memiliki pilihan perjalanan darat yang menghubungkan langsung kawasan Kalianda dan Tanjung Karang dengan sejumlah pusat aktivitas di Banten, Tangerang dan Jakarta, sekaligus menawarkan tarif yang relatif terjangkau dan fasilitas perjalanan yang memadai.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading