Lampung Selatan
Asik, Pemkab Lamsel Raih Penghargaan dari Mendagri
Alteripost.co, Jakarta-
Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Provinsi Lampung, Hi. Nanang Ermanto meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel untuk semangat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI), sebagai Peringkat V Pemerintah Daerah dengan Realisasi Belanja Daerah Tertinggi dari Tahun 2020 ke Tahun 2021 Kategori Kabupaten.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima penghargaan dari Kemendagri RI atas capaian kita dalam realisasi belanja daerah saya harap ini bisa menjadi pemacu semangat seluruh jajaran pemkab Lampung Selatan kedepannya,” ujar Nanang.
Dirilis www.lampungselatankab.go.id
Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, pada acara Penganugerahan Realisasi APBD dan Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2022 yang berlangsung di Ballroom Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (2/6/2022).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, yang telah melakukan percepatan realisasi belanja sebagai salah satu upaya dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.
Pada sambutan sebelumnya, Mendagri RI Tito Karnavian mengatakan, uang merupakan pusat dari berjalannya suatu organisasi, termasuk organisasi pemerintahan. Namun demikian, perencanaan dalam mengelola anggaran keuangan daerah itu sendiri jauh lebih penting.
Oleh karenanya, diperlukan adanya pembinaan dan evaluasi terhadap perencanaan dan penyaluran APBD, sehingga realisasi anggaran dari suatu organisasi pun dapat terus berjalan dengan baik.
“Uang itu adalah darahnya organisasi, dimanapun juga, termasuk organisasi negara, organisasi daerah, gak ada uang ya gak ada darahnya, gak jalan. Jadi uang itu penting, maka yang kita bicarakan ini adalah membicarakan bagian sentral daripada organisasi anatomi, uang, anggaran,” katanya.
Pada kesempatan itu, Tito Karnavian juga mengapresiasi seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam mendorong pulihnya kesehatan dan perekonomian masyarakat akibat pandemi COVID-19. Sehingga, saat ini kondisi perekonomian di Indonesia sudah mulai membaik.
“Saat ini ekonomi kita membaik, pandemi juga sudah melandai, saya berterimakasih banyak kepada bapak ibu sekalian, karena kerja penanganan pandemi, krisis kesehatan terbesar di abad ini saya kira, itu bisa kita atasi dengan cukup baik,” ungkapnya
Turut hadir dalam acara penghargaan tersebut, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, kemudian Komisi Utama, Direktur Utama dan Jajaran Direksi Taspen Group, serta Gubernur, Bupati dan Walikota yang hadir secara langsung maupun virtual.
Sementara, nampak hadir mendampingi Bupati Lampung Selatan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Drs. Wahidin Amin, M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Aryan Saruhian, S.P., M.E., Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Drs. Burhanudin, M.M., serta beberapa pejabat terkait lainnya. (*)
Lampung Selatan
Bersama Bima Arya, Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kepemimpinan dan Penguatan SDM
Alteripost Kalianda – Seminar Nasional Bedah Buku Babad Alas karya Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menjadi ruang berbagi pengalaman kepemimpinan sekaligus penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026), dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto, akademisi, mahasiswa, serta unsur Forkopimda.
Seminar tersebut mengupas isi buku Babad Alas yang memuat refleksi perjalanan Bima Arya selama satu dekade memimpin Kota Bogor. Melalui pendekatan ideologi, strategi, dan taktik pemerintahan, buku tersebut menawarkan berbagai pembelajaran mengenai kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik.
Turut hadir sebagai pengulas buku Feni Rosalia, Rektor Universitas Indonesia Mandiri, perwakilan Universitas Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Pembangunan Kalianda, Universitas An-Nur, serta para mahasiswa dan akademisi.
Kegiatan dimoderatori Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Tri Umaryani.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki bangsa.
Menurut Egi, negara maju tidak hanya mengandalkan kekayaan sumber daya alam, tetapi juga kemampuan masyarakatnya dalam mengelola dan mengoptimalkan seluruh potensi yang ada.
Ia menilai, buku Babad Alas menyajikan banyak pelajaran berharga mengenai tantangan, dinamika, dan proses pengambilan keputusan yang dihadapi seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahan.
“Pengalaman yang tertuang dalam buku Babad Alas memberikan pelajaran bahwa perubahan tidak lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian mengambil langkah, membangun kolaborasi, dan bekerja secara konsisten untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” ujar Egi.
Lebih lanjut, Egi mengajak mahasiswa dan civitas akademika untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa Babad Alas merupakan catatan perjalanan kepemimpinannya selama 10 tahun memimpin Kota Bogor yang berangkat dari semangat pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat.
Menurut Bima, ideologi kepemimpinan harus diterjemahkan ke dalam strategi yang tepat agar mampu menghasilkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
“Pemimpin adalah agen harapan. Ideologi tanpa strategi tidak akan efektif. Harapan itu harus dicicil melalui kerja-kerja nyata dan dibangun bersama tim yang loyal, solid, militan, dan kompeten,” kata Bima.
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, terutama dalam pembenahan sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta upaya memperkuat identitas daerah.
Melalui seminar nasional ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

