Advertorial
DPRD Lambar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota KUA-PPAS Perubahan
Alteripost.co, Lampung Barat-
DPRD Kabupaten Lampung Barat gelar Rapat Paripurna dengan acara Penyampaian Nota Pengantar Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023, yang digelar di Ruang Sidang Maghgasana DPRD Kabupaten Lampung Barat. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial, S.Kom., juga dihadiri oleh Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus beserta wakilnya Drs. H. Mad Hasnurin, Selasa (2/7/2022).
Dalam pidatonya Parosil menjelaskan Penyusunan Rancangan KUA dan PPAS tahun 2023 disusun berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah DaerahTahun 2023, Instruksi Mentri Dalam Negeri nomor 70 Tahun 2021 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah bagi Daerah Dengan Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir Pada Tahun 2022 dan Peraturan Bupati Lampung Barat Nomor 14 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah Tahun 2023-2026. Dimana Rancangan KUA PPAS ini disususun sebagai dasar dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Lampung Barat tahun 2023.
Parosil juga menyampaikan guna medukung tema pembangunan Nasional dan Provinsi Lampung Tahun 2023, maka tema pembangunan Kabupaten Lampung Barat Tahun 2023 adalah “Penguatan Ekonomi yang Inklusif, Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia dan Infrastruktur Publik”.

Sedangkan prioritas pembangunan kabupaten Lampung Barat tahun 2023 guna mencapai tema pembangunan yaitu Peningkatan Pertumbuhan Sektor-sektor Ekonomi Petensial, Peningkatan Pembangunan Sumberdaya Manusia, Memantapkan Kualitas Infrastruktur Publik yang berwawasan Lingkungan serta mitigasi bencana, Meningkatkan nilai tambah produk unggulan yang inovatif dan Sektor Pariwisata, Peningkatan kualitas aparatur yang profesional, Tata Kelola Pemerintah yang baik dan Stabiitas kamtibmas.
Kemudian dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah pada tahun 2023 direncanakan Pedapatan Daerah sebesar 1,451 triliun rupiah lebih, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar 61,393 miliar rupiah lebih, pendapatan transfer sebesar 1,389 triliun rupiah lebih yang terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 24.456 miliar rupiah lebih, Dana Alokasi Umum (DAU) 592.394 miliar rupiah lebih, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non Fisik sebesar 538.704 miliar rupiah lebih, Dana Insentif Daerah (DID) 31.559 miliar rupiah lebih, Dana Desa 117.483 miliar rupiah lebih dan pendapatan Transfer Antar Daerah 85.145 miliar rupiah lebih.
Sedangkan Penerimaan Pembiayaan Kabupaten Lampung Barat bersumber dari sisa lebih perhitungan Anggaran Tahun yang lalu sebesar 15 miliar rupiah. Secara rinci tercantum dalam buku Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2023. (Adv)
Advertorial
Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-29 Tanggamus, Momentum Perkuat Persatuan dan Akselerasi Pembangunan
Alteripost Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus bersama DPRD Kabupaten Tanggamus menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Tanggamus, Jumat (27/3/3026). Kegiatan berlangsung khidmat di ruang sidang DPRD Kabupaten Tanggamus dan dihadiri unsur pimpinan daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga insan pers.
Hadir mewakili Gubernur Lampung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Lampung Binarti Bintang. Turut hadir Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati Agus Suranto, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan Dandim 0424/Tanggamus, perwakilan Kapolres Tanggamus, Kajari Tanggamus Subari Kurniawan, Sekretaris Daerah Suaidi, pimpinan partai politik, kepala OPD, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus Rangga Putra Hakim mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-29 Tanggamus. Menurutnya, momentum hari jadi ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.
Ia mengingatkan bahwa sejak berdiri pada 21 Maret 1997, Kabupaten Tanggamus masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus menjadi prioritas bersama. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, kualitas sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi menuju daerah yang maju dan berdaya saing.
“Melalui peringatan ini, mari kita satukan langkah dan gerak untuk terus melanjutkan pembangunan Kabupaten Tanggamus yang kita cintai,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut. Ia juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-62 kepada Provinsi Lampung serta mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur dan ketahanan pangan.
Pada momentum HUT ke-29 ini, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa suasana aman dan kondusif menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus.
Mengusung tema “Dengan Semangat Kerja Jalan Lurus Kita Wujudkan Tanggamus yang Maju dan Sejahtera”, Bupati menekankan pentingnya integritas, kejujuran, serta kerja sama seluruh pihak dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Semangat “Begawi Jejama” atau bekerja bersama menjadi landasan utama dalam mendorong kemajuan daerah.

Dalam paparannya, Bupati juga membeberkan sejumlah capaian prestasi Kabupaten Tanggamus selama satu tahun terakhir. Di antaranya menjadi juara umum MTQ tingkat Provinsi Lampung tahun 2025, meraih predikat Kabupaten Sangat Inovatif dalam ajang Innovative Government Award dari Kemendagri, hingga penghargaan inovasi dari televisi nasional.
Selain itu, indikator ekonomi daerah juga menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,52 persen, PDRB per kapita naik menjadi Rp33,05 juta, serta angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,1 persen. Pemerintah menargetkan angka kemiskinan dapat turun di bawah 10 persen pada tahun 2026.
Namun demikian, Bupati mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang harus segera diselesaikan. Di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, penanganan stunting, serta perbaikan infrastruktur.
Di sektor ekonomi, ia menyoroti pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah agar memiliki nilai tambah. Bupati meminta seluruh OPD menyusun strategi konkret dalam pengembangan komoditas unggulan, mulai dari produksi hingga distribusi dan kemitraan investasi.
“Pembangunan tidak cukup hanya dari apa yang kita lakukan, tetapi dari masalah apa yang berhasil kita selesaikan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati juga mengimbau seluruh instansi dan masyarakat untuk menggunakan lambang resmi Kabupaten Tanggamus sesuai Perda Nomor 02 Tahun 1997 guna menjaga keseragaman identitas daerah.
Ia berharap peringatan HUT ke-29 ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tanggamus ke arah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“Dengan kebersamaan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, saya yakin berbagai tantangan pembangunan dapat kita atasi bersama,” pungkasnya. (ADV)

