Connect with us

Nasional

Lodewijk Ajak Masyarakat Bijak Berselancar di Dunia Maya

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial (medsos) atau berselancar di dunia maya.

Materi diberikan langsung Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah dan Lodewijk F. Paulus dalam kegiatan “Ngobrol Bareng Legislator” yang dilaksanakan melalui Zoom meeting pada Senin, (8/8/2022).

Lodewijk F. Paulus yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi I DPR RI menyebutkan sejumlah kejahatan-kejahatan yang seringkali ditemukan di media sosial.

“Ada banyak sekali kejahatan di media sosial seperti pemalsuan data dan penipuan, tapi saat ini yang sedang marak yaitu mengenai judi online,” kata Lodewijk dalam kegiatan Ngobrol Bareng Legislator.

Menurut dia, saat ini media sosial sudah dijadikan sebagai budaya baru dalam bersosialisasi. Sehingga, hampir semua orang di dunia ini memiliki yang namanya media sosial.

“Oleh karena itu, saat ini kita harus lebih memilah lagi konten apa yang layak untuk disajikan kepada diri kita sendiri maupun orang lain. Terutama bagi para orang tua agar tetap memperhatikan sang buah hati ketika menggunakan media sosial,” ujarnya.

Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengatakan lebih dari 58,4 persen penduduk di dunia yang terhubung ke internet saat ini menjadi pengguna aktif media sosial.

“Para warganet inipun dinilai sangat aktif saat menggunakan media sosial. Tercatat, dalam satu hari seseorang dapat menggunakan media sosial selama dua jam 27 menit setiap harinya,” kata Wira.

Berdasarkan data yang di rilis oleh Hootsuite, pada tahun 2022 waktu rata-rata orang Indonesia menggunakan internet turun sebanyak tiga persen yaitu menjadi delapan jam 36 menit yang sebelumnya pada tahun 2021 selama delapan jam 52 menit.

“Ada berbagai alasan orang Indonesia menggunakan internet, mulai dari menemukan informasi dan ide baru, kemudian untuk berhubungan dengan kawan atau keluarga, mengisi waktu luang dan menonton video serta mengikuti berita,” ucap Wira.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk pandai dan bisa menyaring semua informasi yang diterima dari media sosial agar tidak menyebarkan informasi hoax atau palsu.

“Jangan lupa untuk saring sebelum sharing dan jangan pernah memberikan informasi data pribadi kepada orang yang hanya dikenal melalui media sosial,” tuturnya. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

APKASI 2026 Bahas Otonomi dan Fiskal Daerah, Bupati Egi Siap Perkuat Kolaborasi

Published

on

Alteripost Bandung – Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan di kabupaten.

Berangkat dari semangat itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri Rapat Dewan Pengurus III APKASI Tahun 2026 di Hotel Grand Sunshine Resort & Convention, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026).

Forum yang diikuti jajaran Dewan Pengurus APKASI bersama para bupati dari berbagai daerah di Indonesia itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan langkah, serta membangun kolaborasi antarpemerintah kabupaten dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

Bupati Egi mengatakan, kehadirannya dalam rapat tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah kabupaten lainnya demi mendorong pembangunan yang lebih berkualitas.

“Hari ini saya mengikuti Rapat Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Kabupaten Bandung bersama jajaran pengurus dan para bupati dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Bupati Egi.

Menurutnya, APKASI memiliki peran penting sebagai wadah para kepala daerah dalam bertukar gagasan, pengalaman, dan pandangan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rapat itu, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya penguatan otonomi daerah, evaluasi program kerja APKASI, hingga kebijakan fiskal daerah yang dinilai berperan penting dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat kabupaten.

“Kami membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan otonomi daerah, evaluasi program kerja APKASI, hingga kebijakan fiskal daerah agar pembangunan di kabupaten dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Egi.

Bupati Egi berharap, hasil pembahasan yang lahir dalam forum APKASI dapat semakin memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap kebutuhan daerah sekaligus mampu mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

“Semoga hasil pertemuan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta melahirkan kebijakan yang semakin mendukung kemajuan kabupaten di seluruh Indonesia,” kata Bupati Egi.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading