Lampung
BKD Lampung Fasilitasi Pelatihan UMKM Bagi Pra Purnatugas PNS Pemprov
Alteripost.co, Bandarlampung-
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung terus berinovasi dengan program-program yang selaras dengan 33 janji Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Salah satu program dari BKD, adalah fasilitas pelatihan UMKM bagi pra pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.
Plt Kepala BKD Lampung Meiry Harika Sari mengatakan, pelatihan UMKM bagi purnatugas ini memang mulai dilaksanakan di tahun 2022 ini. Dalam pelaksanaannya bertahap dan dibagi menjadi empat gelombang, masing-masing peserta berjumlah sekitar 40 orang.
“Ya, memang kita (BKD Lampung,red) memfasilitasi pelatihan UMKM bagi pegawai-pegawai yang hendak memasuki berakhirnya masa bakti,” ucap dia, Jumat (12/08/2022).

Meiry bertutur, sebelum mereka masuk masa pensiun, pihaknya mencoba memberikan opsi dan mendorong para PNS yang memasuki purnatugas ini untuk lebih produktif lagi.
“Kita lihat Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang hendak purna tugas ini masih memiliki energi yang sangat luar biasa. Jadi kita memfasilitasi mereka dengan pelatihan UMKM,” tuturnya.
Lanjutnya, dalam memfasilitasi pelatihan UMKM bagi PNS yang memasuki pra purnatugas ini. Dalam pelaksanaannya diberikan materi serta praktek di sektor UMKM kuliner dan hidroponik atau bercocok tanam.
Sambungnya, mekanismenya dari BKD adalah menyurati masing-masing OPD yang terdapat pegawainya hendak memasuki masa purnatugas. Kemudian nanti mereka yang memilih sektor UMKM mana yang ingin ditekuni.
Ia pun menyebut, agenda ini bakal menjadi kegiatan rutin di BKD. Nanti skalanya akan diperbesar lagi supaya dapat mengakomodir peserta yang lebih banyak.
“Bertahap ya, nanti kita kaji kembali, supaya ke depan agenda fasilitas pelatihan UMKM bagi pra purna tugas ini dapat menjadi kegiatan rutin, serta dapat mengakomodir peserta dengan jumlah besar,” pungkasnya. (Gus)
Lampung
RSUDAM Ukir Capaian Baru, Pengembangan Layanan Melalui Tindakan DSA
Alteripost.co, Bandarlampung-
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mengukir capaian baru dalam pengembangan layanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan neurointervensi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperkuat layanan medis spesialistik berbasis teknologi modern, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah sesuai indikasi medis.
Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., mengatakan pengembangan layanan spesialistik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan di Lampung.
“Tentunya, saya berharap pengembangan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus mendukung tersedianya layanan medis yang lebih komprehensif di daerah, khusus di RSUDAM,” kata Lukman, Jumat (23/10/2026).
DSA Dukung Pemeriksaan Pembuluh Darah
Digital Subtraction Angiography (DSA) merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk menampilkan pembuluh darah secara terperinci dengan bantuan zat kontras dan pemrosesan citra digital.
Teknologi ini membantu dokter mengidentifikasi kelainan pembuluh darah dan menentukan pendekatan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan serta kondisi klinis pasien.
Dengan hadirnya layanan neurointervensi DSA, masyarakat Lampung diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan diagnostik dan intervensi pembuluh darah tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.
Meski demikian, pelaksanaan tindakan tetap bergantung pada hasil evaluasi medis, indikasi klinis, serta kesiapan fasilitas dan tim yang menangani pasien.
Pengembangan layanan ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pelayanan rujukan yang mengintegrasikan teknologi kedokteran, kompetensi tenaga medis, tata kelola, dan penerapan standar keselamatan pasien.
Didukung Tim Dokter Spesialis
Pelaksanaan neurointervensi DSA di RSUDAM didukung kolaborasi dokter spesialis neurologi dan bedah saraf, serta tenaga ahli dari RS Pleni Jakarta.
Tim medis yang terlibat terdiri atas:
dr. Alfi Rizky Medikanto, M.Sc., Sp.N., AIFO-K., FINA., dr. Izza Ayudia Hakim, Sp.N., AIFO-K., FISQua., FINA.; dr. Muhammad Yunus, Sp.BS., Fis., M.Kes.; dan dr. Fritz Sumantri Usman, Sp.N., Subsp. NIIOO(K)., FINS., FINA., dari RS Pleni Jakarta.
Kolaborasi lintas keahlian tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan layanan berteknologi tinggi.
Selain mendukung pelaksanaan tindakan, kerja sama ini juga membuka ruang penguatan kapasitas profesional tenaga medis dalam memberikan pelayanan sesuai kebutuhan klinis pasien.
Perkuat Layanan Rujukan di Lampung
Pengembangan neurointervensi DSA merupakan bagian dari langkah berkelanjutan RSUDAM dalam meningkatkan layanan unggulan, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana kesehatan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis spesialistik, rumah sakit rujukan dituntut terus mengembangkan kemampuan klinis dan meningkatkan akses terhadap teknologi kedokteran yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Melalui pengembangan layanan ini, RSUDAM berupaya memperkuat perannya dalam sistem pelayanan kesehatan rujukan di Provinsi Lampung.
Ke depan, pengembangan layanan spesialistik diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan mengutamakan profesionalisme, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Lampung. (*)

