Bandar Lampung
Dilantik Sebagai Ketua KAHMI Bandarlampung, Hermawan Siap Berkolaborasi Membangun Daerah
Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekretaris Umum Pengurus Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (PMW KAHMI) Provinsi Lampung Ganjar Jationo yang mewakili Ketua Abi Hasan Muan melantik Pengurus Majelis Daerah (PMD) KAHMI dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kota Bandarlampung periode 2022-2027, di rumah kesejahteraan anak dan lansia Ir. Hi.Abdul Malik, Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Jumat (19/8/2022).
Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Ketua KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah, para alumni baik dari anggota dan pengurus PMW maupun PMD KAHMI serta kader HMI. Meski tidak menyaksikan prosesi pelantikan hingga selesai, Wali Kota Bandarlampung yang sempat hadir dan berbincang dengan keluarga besar KAHMI dan Forhati Provinsi Lampung.
“Bunda tentu berharap dengan adanya kehadiran pengurus PMD KAHMI Kota Bandarlampung tentu kita bisa menciptakan untuk bagaimana berkolaborasi dan sinergitas guna kemajuan Kota Bandar Lampung,” kata Eva Dwiana saat berbincang dengan Ketua Presidium PMD KAHMI Bandarlampung Hermawan.
Pelantikan itu didasarkan atas Surat Keputusan (SK) Nomor 04/SK/MW-KAHMI/Lpg/VII/2022 dengan bertemakan “Peran dan Kontribusi KAHMI : Kolaboratif Membangun Daerah” dengan surat keputusan ditanda tangani Abi Hasan Muan selaku Kordinator Presedium dan Ganjar Jationo selaku Sekretaris PMW KAHMI Provinsi Lampung.
Pengukuhan PMD Kahmi Bandarlampung ditandai dengan pembacaan ikrar yang dibacakan oleh Ganjar Jationo dengan di ikuti para pengurus yang dilantik. Pasca pembacaan ikrar berita acara pelantikan ditanda tangani oleh para perwakilan PMD KAHMI Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung dan Ketua KNPI Provinsi Lampung.
Iswan Cahya selaku perwakilan dari pengurus KAHMI Lampung dalam sambutanya merasa bersyukur atas terbentuk dan pelantikan PMD KAHMI Bandar Lampung yang mana dalam struktur kepengurusannya mayoritas pemuda.
“Kita lihat pengurus PMD KAHMi yang baru dilantik muda-muda, tentu hal itu menjadi Kebanggan. Dimana itu hal sebuah bonus demografi yang dimiliki KAHMI dalam bentuk mewujudkan pasal 4 HMI yaitu terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam, dan bertangung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,”kata Iswan Cahya.
Lanjutnya, dengan peluang itu maka PMD KAHMI Bandarlampung berkesempatan ke depan untuk turut serta menciptakan generasi muda yang mewujudkan Kemajuan bagi bangsa Indonesia. Hal itu juga selaras dengan basis HMI yang mana sebagai organisasi pengkaderan.
Presidium PMD KAHMI Kota Bandarlampung Hermawan S.H.,M.H dalam sambutanya mengatakan jika pelantikan PMD KAHMI Kota Bandar Lampung dipercepat dari jadwal yang disepakati sebelumnya yaitu tanggal 27 Agustus 2022, namun Hermawan mengatakan jika pelantikan di majukan dengan kondisi sederhana seperti itu untuk bernostalgia saat basic training kader yang penuh kesederhanaan yang tentunya akan mengembalikan dan mengingat tradisi yang ada.
“Pengurus PMD Kahmi Kota Bandarlampung memang muda-muda, saya teringat kata kanda saya Alm bang Andre Sohar yang mengatakan jika membimbing yang muda bisa menjadi Katalisator, Fasilitator jadi provokator juga bisa,” ucap Hermawan dengan di bumbui canda dan tawa para alumni lainnya.
Untuk itu, sambungnya, PMD KAHMI Bandarlampung berharap dukungan antar alumni yang terdiri dari berbagai profesi agar bisa benar-benar berkolaborasi dalam pembangunan daerah.
“Seperti bang Garinca, Ketua PMD KAHMI Lampung Timur juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Lampung yang mahir dalam politik, sehingga bisa membimbing adinda-adinda kader HMI yang suka Politik,” singkatnya.
Pasca pelantikan PMD KAHMI, SK pelantikan pengurus Forhati Kota Bandarlampung yang dinakhodai oleh Diana,M.Pd.I dibacakan oleh Ketua Periodik 1 Forhati Dr. Hj. Efa Rodiah Nur. Selanjutnya acara itu ditutup dengan doa dan penyerahan santunan anak yatim yaitu berupa sembako. (Rls)
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

