Connect with us

Bandar Lampung

Kegaduhan Gaji Guru PPK Masuk Babak Baru, Pemkot Bandarlampung Beri Klarifikasi

Published

on

Foto: Pemkot Bandarlampung melalui Sekkot Sukarma Wijaya saat memberikan klarifikasi atas kegaduhan belum dibayarkannya gaji guru PPPK (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Kegaduhan soal gaji guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (PPPK) memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung pun memberikan klarifikasi.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung, Sukarma Wijaya mengatakan, gaji guru PPPK Bandarlampung belum bisa dibayarkan, karena pihaknya baru menganggarkan di APBD Perubahan 2022. Sebab, saat awal perekrutan, awalnya ditanggung pemerintah pusat, namun dalam perjalanannya diserahkan ke masing-masing daerah.

“Kami baru mampu membayarnya lewat APBD Perubahan 2022 ini, itu hanya bisa dibayar pada bulan November dan Desember 2022. Dalam menghitung ketersediaan anggaran, perbulan kami harus menyiapkan Rp6 miliar,” kata Sukarma Wijaya saat jumpa pers di Kantor Pemkot Bandarlampung, Senin (26/9/2022).

Sementara itu, Ketua DPRD Bandarlampung, Wiyadi menjelaskan bahwa pada pembahasan APBD 2022, kala itu tidak ada intruksi yang mewajibkan menganggarkan untuk gaji PPPK.

Saat itu juga, Eksekutif dan Legislatif belum mengetahui jumlah yang ditetapkan dan diterima sebagai guru PPPK di Pemkot Bandarlampung, karena kala itu kewenangannya masih berada di pusat.

“Awalnya penggajian memang dari dana pusat, tapi di pertengahan diserahkan ke daerah. Kemudian semuanya ditetapkan pusat, namun untuk SK yang menerbitkan dari Pemkot Bandarlampung,” jelas Wiyadi.

Wiyadi menilai, dengan adanya SK tidak serta merta mereka ini langsung memerima gaji. Namun harus ada surat pernyataan melaksanakan tugas (SPMT), karena kala itu diawal tahun 2022 tidak dianggarkan, maka disepakati pada APBD perubahan.

Selanjutnya, dimasukkan dan disahkan dalam anggaran APBD Perubahan pada 23 September 2022 senilai Rp11,7 miliar untuk gaji dan tunjangan kepada 1.166 guru PPPK. Jumlah tersebut, baru bisa diberikan mulai November-Desember 2022. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Nasional

Published

on

Alteripost Jakarta – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan dalam ajang Women’s Inspiration Award 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media Group di Jakarta, Kamis (30/4/2026) malam.

Dalam ajang tersebut, Eva Dwiana menerima penghargaan pada kategori Women in Public Policy. Penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam merumuskan serta mengimplementasikan kebijakan publik yang inovatif, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Penilaian penghargaan mencakup berbagai aspek, di antaranya efektivitas program, keberpihakan pada kepentingan publik, transparansi, serta kontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Usai menerima penghargaan di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi kita bersama. Ini bukan hanya pengakuan atas kinerja pribadi, tetapi juga cerminan dari semangat kebersamaan dalam membangun Kota Bandar Lampung yang lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Bandar Lampung tercinta,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi inspirasi dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan di Indonesia.

“Acara ini bukan hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga sebuah perayaan atas kekuatan, kecerdasan, dan ketangguhan perempuan Indonesia,” tandas Arifah. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading