Connect with us

Lampung

Ketua TP.PKK Lampung Apresiasi Lomba Tata Hidang di Event Kopi Lampung Begawi 

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menghadiri Lomba Tata Hidang yang menjadi rangkaian kegiatan Kopi Lampung Begawi di Gedung Graha Wangsa, Selasa (4/10/2022).

Di hadapan Ketua TP PKK Provinsi Lampung beserta Dewan Juri, para peserta lomba tata hidang mempresentasikan hidangan makanan yang menggunakan kopi sebagai salah satu bahannya. Adapun beberapa kriteria penilaian lomba diantaranya rasa, penampilan dan presentasi.

Di kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Provinsi Lampung didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Ummihani melakukan penyerahan hadiah lomba video kreatif instagram dan tiktok kategori umum, serta Lomba Tata Hidang.

Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal menuturkan bahwa secara nasional, Provinsi Lampung menjadi daerah penghasil kopi terbesar kedua di Indonesia. Hal tersebut, menurut Riana Sari, merupakan suatu kebanggaan sekaligus menjadi tantangan bagi masyarakat Lampung untuk menjaga kualitas mutu dan meningkatkan kuantitas produksi kopi di Provinsi Lampung.

Pelaksanaan lomba yang menjadi rangkaian kegiatan Kopi Lampung Begawi Tahun 2022, kata Riana Sari, merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk membangkitkan kreativitas dan inovasi dari masyarakat pada umumnya, dan khususnya para pelaku usaha kopi di Provinsi Lampung.

“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba, semoga apresiasi dan penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Saudara-Saudari untuk meningkatkan kompetensi pada bidangnya masing-masing untuk selanjutnya dapat bertanding pada ajang kompetisi yang lebih besar lagi,” kata Riana Sari.

Kepada para peserta lomba yang belum terpilih, Riana Sari mengimbau agar jangan berkecil hati karena nilai utama dari setiap pertandingan adalah tumbuhnya sportivitas dari masing-masing peserta lomba.

“Semoga partisipasi Saudara-saudari dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga dan menguatkan karakter pribadi anda,” harap Riana Sari.

Riana Sari juga mengucapkan terima kasih kepada para dewan juri, panitia dan petugas pendukung acara atas terselenggaranya kegiatan Kopi Lampung Begawi 2022 beserta seluruh acara pendukungnya.

Berikut daftar pemenang Lomba Tata Hidang Kopi Lampung Begawi 2022 kategori pelajar dan kategori umum.

Kategori Pelajar
Juara I Evi (SMKN 3 Bandar Lampung)
Juara II Nyoman (SMKN 1 Metro)
Juara III Charina (SMKN 4 Bandar Lampung)

Kategori Umum
Juara I Rio Irwani (Vezzo)
Juara II Ruli (Golden Tulip)
Juara III Hery Santoso. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pemprov Lampung Sabet Penghargaan atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Jakarta-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penghargaan kepada Provinsi Lampung. Penghargaan ini diberikan atas penguatan pendidikan antikorupsi melalui implementasi Pendidikan Antikorupsi (PAK) pada muatan lokal.

Penghargaan tersebut diterima Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam kegiatan Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 bertajuk “Membangun Pendidikan Antikorupsi, Mewujudkan Indonesia Berintegritas” di Gedung Juang, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi KPK terhadap upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengimplementasikan Pendidikan Antikorupsi sebagai bagian dari pembelajaran di satuan pendidikan.

Di Provinsi Lampung, Pendidikan Antikorupsi telah diterapkan sebagai bagian dari muatan lokal pada jenjang pendidikan menengah melalui Peraturan Gubernur. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan integritas peserta didik di lingkungan sekolah.

Penguatan Pendidikan Antikorupsi di Lampung tidak hanya diarahkan pada pemahaman peserta didik mengenai korupsi. Tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja keras, kepedulian dan keberanian.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan pendidikan antikorupsi perlu dimulai dari ruang kelas. Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu membedakan hal yang baik dan buruk serta memiliki integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Setyo, penguatan pendidikan antikorupsi merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat hingga pemerintah. Karena itu, pendidikan antikorupsi perlu dibangun sebagai bagian dari ekosistem pendidikan dan tidak berjalan secara sektoral.

Dalam kesempatan tersebut, Setyo secara khusus mengapresiasi langkah Provinsi Lampung yang menerapkan pendidikan antikorupsi melalui muatan lokal.

“Seperti Gubernur Lampung, ya, ada muatan lokal, kurikulum muatan lokal untuk SMA dan SMK yang sudah diinstruksikan supaya diajarkan,” kata Setyo.

Menurut Setyo, penerapan Pendidikan Antikorupsi sebagai muatan lokal di Lampung dapat menjadi langkah awal sekaligus contoh yang dapat dikembangkan oleh daerah lain dalam memperkuat pendidikan antikorupsi.

“Meskipun ini sifatnya muatan lokal, tapi setidaknya itu bisa dijadikan sebagai pilot project. Sebagai awal untuk melakukan yang terbaik,” ujarnya.

Setyo berharap praktik baik yang telah dilakukan Provinsi Lampung dapat ditularkan kepada daerah lainnya. Menurutnya, daerah yang telah memiliki praktik baik dalam penguatan integritas pendidikan dapat menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya untuk bersama-sama meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.

“Harapannya ini menyebar ke semuanya. Kepala daerah, gubernur, semuanya ikut dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah yang lain yang sudah bagus,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan pendidikan antikorupsi sebagai kebiasaan atau gaya hidup, sehingga nilai-nilai integritas dapat tumbuh sejak peserta didik berada di lingkungan pendidikan.

Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya KPK memetakan kondisi integritas pendidikan di Indonesia melalui Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan.

SPI Pendidikan mencakup aspek karakter peserta didik, ekosistem pendidikan serta tata kelola pendidikan. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar bagi KPK dalam menyusun rekomendasi penguatan pendidikan karakter dan budaya antikorupsi.

SPI Pendidikan telah dilaksanakan sejak 2021. Pada tahap awal, Lampung menjadi salah satu dari tiga provinsi yang menjadi lokasi uji coba instrumen SPI Pendidikan bersama DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Provinsi Lampung dalam memperkuat pendidikan antikorupsi melalui muatan lokal sekaligus mendorong tumbuhnya budaya integritas sejak lingkungan pendidikan. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading