Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana Menjadi Inspektur Upacara Pada Peringatan HSN 2022
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022 Tingkat Kota Bandar Lampung bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandar Lampung, Sabtu (22/10/2022).
Pelaksanaan upacara Peringatan Hari Santri Nasional tersebut dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Al-Hikmah Kota Bandar Lampung.
Dalam amanatnya Walikota Bandar Lampung Hj, Eva Dwiana mengatakan, bahwa dalam hari santri ini para santri dan pesantren harus bersatu agar tidak terpecah belah dan terprovokasi oleh sejumlah oknum yang memang di luar jalur.
Oleh karenanya, bersama santri dan juga alim ulama NKRI harus di jaga, terutama NKRI itu harus ada di dada kita semua.
“Kita semuanya melalui pesantren-pesantren lalu umat beragama, okoh-tokoh agama, alim ulama dan semuanya warga masyarakat kita sosialisasikan bahwa NKRI harga mati,”ujar Walikota Bandar Lampung.
Beliau juga menambahkan, agar semua pesantren bisa bersama-sama perjalanan dengan pemerintah. Disamping itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung ada program untuk beasiswa bagi anak warga masyarakat Bandar Lampung yang ingin masuk pesantren, dan biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Program ini tidak lain untuk menyebarkan syiar agama.(*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

