Nasional
Investasi Terbesar Dalam Satu Dekade Terakhir, PLTA Kayan Cascade Bakal jadi Legacy Jokowi untuk Energi Bersih
Alteripost.co, Bali-
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan bahwa proyek PLTA Kayan Cascade, Kalimantan Utara adalah sebuah era baru dari proses produksi energi di Indonesia.
Menurutnya, PLTA Kayan Cascade adalah bukti jika Indonesia mampu berkegiatan produktif yang sejalan dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan.
“Ini adalah sejarah dan jawaban masa depan,” ujarnya usai memberikan sambutan dalam acara The Signing Ceremony of Principles Agreement for Project Cooperation Related to Energy Transition between PLN and Sumitomo Corporation yang digelar di sela-sela perhelatan G20 di Hotel Intercontinental Sanur Denpasar, Minggu (13/11/2022).
Lebih lanjut, Moeldoko juga menyampaikan jika PLTA Kayan Cascade adalah salah satu bagian penting dari pemerintahan Presiden Jokowi. Pasalnya, fasilitas infrastruktur ini adalah proyek investasi terbesar di hampir 10 tahun belakangan.
“Ini akan menjadi legacy dari pemerintahan Pak Jokowi dalam satu dekade terakhir,” tutup dia.
Kata Moeldoko, PLTA Kayan Cascade berkapasitas 9000 Megawatt dengan nilai investasi total 17,8 miliar dollar AS ini juga merupakan bentuk nyata dari dukungan terhadap komitmen pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement dan CPOP26 terkait ekonomi hijau.
Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia telah berkomitmen dalam mempercepat transisi energi. Selain mematok target bauran energi dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23 persen pada 2025, Presiden Joko Widodo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam pemenuhan Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.
Proyek PLTA Kayan Cascade ini sudah berjalan sejak 2011. Konstruksi bendungan pertama akan dimulai pada awal 2023 dan diperkirakan selesai pada tahun 2027.
Listrik yang dihasilkan oleh proyek PLTA ini akan menyuplai kawasan industri hijau yang dikembangkan PT. Indonesia Strategis Industri (ISI) dan kebutuhan listrik di Pulau Kalimantan pada umumnya.
Dengan terbangunnya PLTA Kayan Cascade maka daya tarik kawasan industri hijau ini akan semakin kuat bagi seluruh kalangan industri yang peduli pada pengurangan emisi karbon.
Selain itu, dalam rangka mendukung program percepatan transisi energi dan peningkatan energi terbarukan di dalam bauran energi nasional, melalui inisitif PLN, KHE dan Sumitomo Corp berkomitmen membantu percepatan pengurangan emisi karbon sesuai komitmen Pemerintah Indonesia di dalam Paris Agreement dan COP26.
Hadir dalam acara tersebut, Kepala KSP Moeldoko, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, Presiden Direktur Sumitomo Corporation Masayuki Hyodo, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi, dan Kepala Perwakilan Sumitomo di Indonesia Eko Hadipermana. Adapun dari PT Kayan Hydro Energy (KHE) hadir Direktur Utama Andrew Suryali.
Sebagai informasi, PLTA Kayan Cascade berkapasitas 9.000 Megawatt dengan nilai investasi total 17,8 miliar dollar AS. Fasilitas terbaru ini nantinya bakal mengakselerasi niatan pemerintah Indonesia dalam Paris Agreement dan CPOP26 terkait ekonomi hijau. (Rls)
Nasional
Peran Ganesh dan Dimas Patut Diapresiasi, Timnas Pelajar U-14 Raih Juara Dua di Malaysia
Alteripost.co, Olahraga-Perjalanan membanggakan ditorehkan dua pelajar asal Lampung, Komang Arya Ganesh Nararya Nayottama dan Dimas Syafiq Sumantri, saat memperkuat Timnas Pelajar Indonesia U-14 dalam ajang Kuala Lumpur Youth Cup 2026 di Malaysia.
Keduanya menjadi bagian dari skuad yang dibina oleh Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia setelah berhasil melewati seleksi nasional yang ketat. Proses tersebut berlangsung dalam training camp di Bina Sentra Football Academy, Cirebon, Jawa Barat, pada April 2026.
Sebelum bertolak ke Malaysia, Ganesh dan Dimas bersama seluruh pemain Timnas Pelajar U-14 dilepas secara resmi di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia di Jakarta. Momen ini menjadi awal perjalanan mereka membawa harapan besar untuk mengharumkan nama bangsa.
Setibanya di Kuala Lumpur, skuad Garuda Muda langsung menjalani serangkaian persiapan, mulai dari adaptasi cuaca hingga pemantapan strategi. Meski menghadapi tim-tim kuat dari berbagai negara, semangat juang para pemain tidak surut.
Di fase grup, Timnas Pelajar Indonesia U-14 tampil meyakinkan dengan permainan disiplin dan kerja sama tim yang solid. Ganesh dan Dimas turut memberikan kontribusi penting dalam menjaga ritme permainan tim.
Perjalanan berlanjut ke babak semifinal, di mana Indonesia berhasil mengamankan kemenangan dan memastikan tiket ke partai final. Laga tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan bagi Ganesh dan Dimas selama turnamen berlangsung.
Namun, di partai puncak, perjuangan mereka harus terhenti setelah kalah tipis 0-1 dari lawan. Meski demikian, hasil sebagai runner-up tetap menjadi pencapaian luar biasa di ajang internasional tersebut.
Ganesh, siswa SMP Xaverius Terbanggibesar, Lampung Tengah, dikenal aktif berlatih di SSB GGF FC dan SSB Be One Onoharjo. Sementara Dimas, siswa Jannatun Naim International College Bandarlampung, juga terus mengasah kemampuan bersama SSB Janic Bandar Lampung.

Perjalanan di Malaysia tidak hanya memberikan pengalaman bertanding di level internasional, tetapi juga membentuk mental, kedisiplinan, serta kepercayaan diri keduanya sebagai atlet muda.
Keberhasilan menembus final menjadi bukti bahwa pelajar asal daerah mampu bersaing di panggung global.
Ganesh dan Dimas pun diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, khususnya di Provinsi Lampung, untuk meraih prestasi di bidang olahraga sepak bola.
Dengan pengalaman berharga ini, langkah mereka di dunia sepak bola masih panjang. Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti, keduanya akan kembali membawa nama Indonesia ke level yang lebih tinggi. (Red)

