Connect with us

Politik

Panwascam Tegineneng Buka Pendaftaran Panwaslu, Ini Jadwal dan Persyaratannya!

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Pesawaran-
Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tegineneng, Kabupaten Pesawaran telah membuka pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Kelurahan (Panwaslu) di 16 Kelurahan/Desa yang ada di Kecamatan Tegineneng.

“Pendaftaran dan penerimaan berkas calon PKD telah dibuka pada tanggal 14-19 Januari 2023. Rekrutmen Panwaslu Kelurahan/Desa ini dilakukan sesuai dengan peraturan Bawaslu RI Nomor 19 Tahun 2017 sebagaimana diubah terakhir dengan peraturan Bawaslu RI Nomor 4 Tahun 2022,” kata Ketua Panwascam Tegineneng Mirwan Shopik, S.E, saat mensosialisasikan terkait perekrutan PKD di Balai Desa Batanghari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Jumat (13/01/23).

Mirwan menjelaskan, saat ini kami sedang melakukan sosialisasi di kantor Kelurahan/Desa se-Kecamatan Tegineneng dan menempelkan pengumuman di lokasi-lokasi keramaian agar masyarakat tahu bahwa rekrutmen PKD sudah mulai dilakukan.

“Bagi calon pelamar juga harus memahami dan mengerti tentang perubahan – perubahan aturan Bawaslu saat ini, juga harus memahami Perbawaslu Nomor 15 tahun 2020 tentang tata cara pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pengawas pemilihan umum,” jelas Mirwan.

Pembentukan PKD ini, kata Mirwan, sebagai salah satu bentuk pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilu tahun 2024. Kemudian peserta harus paham akan IT (Information AND Technology) agar bisa melakukan pengawasan secara cepat, tepat.

“Para calon pengawas harus mempunyai inovasi dan inovatif dalam berkerja tidak monoton dan kaku. Fleksibel namun serius.
Dan tidak keluar dari aturan yang sudah di tentukan agar bisa menjadi pengawas yang berkualitas dan berintegritas nantinya,” ucapnya.

Mirwan menambahkan, untuk masyarakat yang ingin mendaftarkan diri harus memenuhi syarat – syaratnya seperti, berusia minimal 21 tahun saat mendaftar, berdomisili di Kecamatan Tegineneng, pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat, pas foto 4×6 sebanyak 3 lembar berlatar merah, surat lamaran yang ditujukan ke Panwascam Tegineneng, fotocopy KTP, fotocopy Ijazah yang telah di legalisir, surat keterangan sehat dari rumah sakit/puskesmas, daftar riwayat hidup, dan membuat surat pernyataan.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftar silahkan datang ke kantor Panwascam Tegineneng untuk mengambil surat lamaran, surat pernyataan, dan daftar riwayat hidup, agar tidak repot untuk membuatnya. Dan pendaftaran PKD ini gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun,” tutupnya. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

PIRA Lampung Bergerak Bantu Korban Bencana di Tanggamus

Published

on

Foto: PIRA Lampung saat mendistribusikan bantuan sembako kepada korban bencana alam di Tanggamus

 

Alteripost.co, Tanggamus-
Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Lampung menyalurkan bantuan untuk para korban banjir di tiga pekon yang berada di Kabupaten Tanggamus pada Rabu (30/7/2025).

Bantuan berupa beras, mi instan, air mineral, pakaian layak anak dan dewasa tersebut merupakan bagian dari gerak cepat organisasi yang diinisiasi oleh Partai Gerindra sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana. Diketahui, Hujan deras yang melanda wilayah Tanggamus pada Senin (28/7) menyebabkan meluapnya aliran air sungai sehingga merendam rumah warga.

Ketua Pira Lampung, Elly Wahyuni, melalui Sekertaris Pira Lampung, Aderly Imelia Sari menyebut akan terus berada di tengah masyarakat, mengawal aspirasi, dan berperan aktif dalam upaya penanganan dan pencegahan bencana di Provinsi Lampung.

“Ya, sebagai bentuk kepedulian kami (Pira Lampung), semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban,” ungkapnya.

Meski sempat terkendala medan sulit yang dilalui, bantuan akhirnya tiba ketengah masyarakat berkat kegigihan dan perjuangan para srikandi-srikandi partai besutan Prabowo Subianto ini.

Kendati begitu dia berharap, bencana serupa tidak terulang kembali dikemudian hari. Dengan cara mengajak masyarakat bersama-sama menjadi dan memelihara lingkungan disekitar. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading