Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana Menghadiri Acara Gemapatas
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri Acara GEMAPATAS (Gerakan Masyarakat Pasang Tanda Batas) Satu Juta Patok Serentak di Seluruh Wilayah Indonesia, dan menjadi catatan pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang dilaksanakan oleh Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung. Jum’at (03/02/2023).
Pada acara tersebut, Walikota Bandar Lampung juga menyempatkan diri untuk melakukan pemasangan patok secara simbolis bersama dengan FORKOPIMDA Kota Bandar Lampung. Kegiatan yang dilaksanakan diKelurahan Beringin Jaya Kecamatan Kemiling Bandar Lampung, juga serentak dilaksanakan di 33 Provinsi di Indonesia.
Dengan mengusung tema ‘Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok’, gerakan ini bertujuan untuk pengamanan aset serta menjamin kepastian batas bidang tanah, dan merupakan kewajiban masyarakat sebelum mendaftarkan tanahnya agar proses pembuatan Sertifikat dapat dengan mudah dan cepat. Pemasangan patok tanah warga juga harus dengan persetujuan pemilik tanah yang berbatasan.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana berharap, dengan diadakannya kegiatan ini tidak ada lagi kehilangan lokasi tanah atau cekcok antar warga terkait batas tanah yang dimiliki.
“Pemasangan patok tanah ini menjadi dasar pengamanan aset. Melalui program gerakan masyarakat pasang tanda batas (Gemapatas), Bunda berharap tak ada lagi permasalahan tanah di Kota Bandar Lampung”. Pungkas Bunda Eva Sapaan akrabnya.(*).
Bandar Lampung
Jalan Wala Kuba Kembali Mulus, Eva Dwiana Cek Langsung Hasil Perbaikan
Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung hasil perbaikan Jalan Wala Kuba di Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Senin (3/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan telah selesai dan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman.
Dalam peninjauan itu, Eva Dwiana menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada pemeliharaan ruas jalan yang mengalami kerusakan melalui metode penambalan atau patching, sehingga kondisi jalan menjadi lebih layak dilalui.
“Perbaikan yang dilakukan di ruas Jalan Wala Kuba difokuskan pada pemeliharaan melalui penambalan (patching) pada bagian jalan yang mengalami kerusakan,” ujar Eva Dwiana.
Di kawasan Sawit, Way Laga, tim melaksanakan perbaikan jalan beton sepanjang kurang lebih 300 meter menggunakan metode patching. Sementara itu, pada ruas jalan beraspal, perbaikan dilakukan secara parsial atau pada titik-titik yang mengalami kerusakan sesuai hasil evaluasi di lapangan.
Perbaikan jalan beraspal tersebut tersebar di dua lokasi utama, yakni kawasan Wala Suci dan Wala Jaya. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk menangani kerusakan tanpa harus melakukan pengaspalan ulang di seluruh ruas jalan.
Selain memperbaiki badan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga melakukan pemeliharaan pagar pengaman (railing) jembatan di sepanjang ruas Jalan Wala Kuba. Perbaikan fasilitas pendukung tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama saat melintasi area jembatan.
Dengan rampungnya seluruh pekerjaan pemeliharaan, kondisi Jalan Wala Kuba diharapkan semakin mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya warga Kelurahan Way Laga dan sekitarnya, sekaligus memberikan kenyamanan serta keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan.(*)

