Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal Kembali Banjir Penghargaan

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima penghargaan dari PT. Taspen (persero) Kantor Cabang Bandar Lampung setelah dinilai berhasil tepat waktu dalam penyetoran Iuran Wajib Pajak (IWP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan JKM ASN,

Penghargaan disampaikan PT. Taspen (Persero) Cabang Bandar Lampung saat berkunjung di Mahan Agung, Senin (13/02/2023).

“Penghargaan ini diberikan kepada Bapak Gubernur, karena Pemerintah Provinsi Lampung merupakan salah satu Pemerintahan yang dengan tepat waktu melakukan penyetoran IWP, JKK, JKM dengan tepat waktu pada periode,” ujar Branch Manager Taspen Daniel Paruhum Panggabean.

Pada kesempatan itu, Daniel Paruhum Panggabean juga memperkenalkan Profile PT. Taspen serta Produk Taspen Life dan Produk Bank Mandiri Taspen (Mantap), yang dihadiri oleh Tubagus Arief Iskandar sebagai Pempimpin Bank Mantap.

“Mewakili rekan-rekan, saya mengucapkan terimakasih atas ketersediaan Bapak Gubernur Lampung menerima kunjungan kami, ink merupakan suatu kehormataan bagi kami dapat bertemu langsung dengan pak Gubernur,” ujarnya.

Gubernur Arinal pun memyambut baik kehadiran PT. Taspen beserta jajarannya yang dihadiri antara lain Tutun Jumiati (HC & GA Sector Head Taspen), Alfiana Adila Iswara (Membership Sector Head Taspen), Achmad Munadi (Finance Adm. Sector Head Taspen), Amin Noor Rokhman (Services Sector Head Taspen), Imam Perkasa (SPOKE Manager Bank Mantap), Fajar Yunita (HC & GA Staff Taspen), Lili Nurlina (TLRO Taspen Life).

Gubernur Arinal menjelaskan, bahwa ketepatan waktu penyetoran IWP, JKK, dan JKM merupakan kewajiban. Hal ini dilakukan untuk kesejahteraan seluruh pegawai pemerintah di Provinsi Lampung.

“Ke depannya saya berharap kerjasama dan sinergi ini akan terus berlangsung, perlu digeliatkan lagi sosialisasi tentang pentingnya memiliki asuransi pada masa pensiun bagi Apratur Sipil Negara (ASN).

Hadir mendampingi Gubernur, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung Marindo, serta Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung Meiry Harika. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pengukuhan Bunda Literasi Keuangan Jadi Langkah OJK Tingkatkan Inklusi Keuangan di Lampung

Published

on

Bandar Lampung – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung mengukuhkan Bunda Literasi Keuangan Provinsi Lampung serta Bunda Literasi Keuangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung pada puncak Festival Literasi yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Selasa (28/7/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Lampung. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai aktivitas keuangan ilegal.

Dalam sambutan Kepala OJK Provinsi Lampung yang dibacakan Deputi Direktur Pengawasan Market Conduct, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kemitraan dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Lampung, Ety Elyati, disampaikan bahwa pengukuhan Bunda Literasi Keuangan merupakan amanah mulia dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

“Ibu-ibu adalah agent of change, sosok penggerak yang akan merangkul para perempuan, ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM agar semakin cerdas dan cermat dalam mengelola keuangan. Literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan tangguh secara ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, literasi keuangan bukan hanya memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga membentuk perilaku keuangan yang bijak. Kehadiran Bunda Literasi Keuangan di setiap kabupaten dan kota diharapkan mampu menjadi penggerak edukasi hingga tingkat keluarga dan komunitas.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengapresiasi sinergi antara OJK, pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, lembaga jasa keuangan, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung GENCARKAN dan peningkatan literasi keuangan di Lampung.

Menurutnya, Bunda Literasi diharapkan hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui keluarga, sekolah, desa, taman bacaan, hingga komunitas.

“Budaya membaca tidak lahir dari ruang-ruang besar, tetapi tumbuh dari rumah, dari pelukan seorang ibu yang membacakan cerita kepada anaknya, dari guru yang menghidupkan rasa ingin tahu muridnya, dan dari masyarakat yang saling mengajak untuk terus belajar,” kata Jihan.

Dalam kegiatan tersebut, Purnama Wulan Sari Mirza dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Keuangan Provinsi Lampung, bersama 15 Bunda Literasi Keuangan dari kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung, termasuk Eva Dwiana (Kota Bandar Lampung), Zita Anjani (Lampung Selatan), Ayu Asalasiyah (Way Kanan), Herlinawati Qudrotul (Tulang Bawang), Elfianah (Mesuji), Partinia (Lampung Barat), Meri Farida Hamartoni (Lampung Utara), Dian Hardiyanti (Pesisir Barat), Rahayu Sri Astutik (Pringsewu), Ni Ketut Dewi Nadi (Lampung Tengah), Eni Sumiati Bambang (Kota Metro), Siti Mahmudah (Tanggamus), Aria Sandi (Pesawaran), Huzaimah Azwar Hadi (Lampung Timur), dan Novianti Novriawan (Tulang Bawang Barat).

Selain prosesi pengukuhan, OJK Provinsi Lampung juga memberikan pembekalan literasi keuangan kepada para Bunda Literasi Keuangan, menggelar talkshow edukasi keuangan bagi pelajar dan mahasiswa, membuka layanan konsultasi konsumen, layanan permintaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), serta menghadirkan Pojok Literasi Keuangan untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai jasa keuangan.

Melalui pengukuhan ini, para Bunda Literasi Keuangan diharapkan mampu menginisiasi berbagai program edukasi yang menyasar perempuan, pelaku UMKM, pelajar, mahasiswa, pekerja, petani, nelayan, penyandang disabilitas, lansia, hingga kelompok masyarakat prioritas lainnya.

OJK menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan masyarakat Lampung yang semakin cerdas, tangguh, dan terlindungi dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading