Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal Apresiasi Dibukanya Penerbangan AirAsia Lampung – Jakarta

Published

on

Alteripost.co Lampung Selatan –  mengapresiasi dibukanya penerbangan AirAsia rute Lampung – Jakarta dan diharapkan dapat mengembangkan potensi pariwisata di daerah Lampung.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menyaksikan Inagurasi Penerbangan Perdana Maskapai AirAsia Rute Lampung – Jakarta di Ruang Tunggu Keberangkatan Gate 3 Bandar Radin Inten II, Minggu (16/4/2023).

Arinal mengatakan kehadiran maskapai AirAsia ini ikut turut serta dalam pengembangan pariwisata Lampung yang secara langsung berdampak pada peningkatan perekonomian.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada AirAsia Indonesia sehingga dapat terwujudnya pelayanan penerbangan Lampung – Jakarta yang penerbangannya dimulai pada hari ini,” ujar Arinal.

Arinal mengatakan dengan potensi pariwisata luar biasa yang dimiliki Lampung, untuk juga dikembangkan penambahan rute lainnya seperti Yogyakarta dan Denpasar.

Apalagi menurut Gubernur, dihari pertama ini saja, masyarakat yang menggunakan maskapai AirAsia dari Jakarta menuju Lampung penuh penumpang.

Dalam kesempatan itu, Arinal juga turut menyapa masyarakat pengguna maskapai AirAsia yang baru turun memasuki Bandara Radin Inten II.

“Baru pertama kali melaksanakan rute menuju Lampung, tapi penumpangnya penuh dan saat saya bertanya kepada masyarakat yang datang menggunakan AirAsia, dia merasa nyaman dan harga terjangkau,” katanya.

Arinal berharap AirAsia juga untuk bisa menjadi pionir dalam mengembangkan pelayanan penerbangan rute internasional seperti ke Malaysia, Singapura, Hongkong, China, termasuk Jeddah/ Madinah.

“Meski harga terjangkau atau relatif lebih murah, mudah-mudahan AirAsia terus bisa konsisten dalam mewujudkan pelayanan yang baik dan menyenangkan,” ujarnya.

Arinal menyebutkan ke depan, Bandara Radin Inten II sendiri akan melakukan pengembangan yaitu akan dikembangkannya Kawasan Kesehatan Internasional dan Aerotropolis.

“Pemerintah Provinsi Lampung sudah menyiapkan lahan 114 Hektare yang akan didirikan Rumah Sakit Internasional, sehingga masyarakat tidak lagi berobat keluar negeri tetapi cukup dikawasan bandara ini,” katanya.

Arinal meminta dukungan semua pihak untuk terwujudnya pengembangan Rumah Sakit Internasional tersebut.

“Kita sama-sama berdoa agar secepatnya dapat terealisasi dan ini sudah di programkan bersama Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan. Insha Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk ini segera terwujud,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasi AirAsia Indonesia Capt. Wuri Septiawan mengatakan pihaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan yang luar biasa untuk bisa bersama-sama mewujudkan pembukaan rute Jakarta – Lampung dan Lampung – Jakarta.

Ia menuturkan pembukaan rute ini kembali membuktikan komitmen AirAsia terhadap pengembangan wisata di Indonesia.

“Sebagai maskapai berbiaya hemat terbaik dunia yang memiliki jaringan kuat ke berbagai negara, AirAsia terus melakukan berbagai upaya mendukung pariwisata di Indonesia melalui berbagai kolaborasi bersama pemerintah pusat, daerah dan para pemangku kepentingan dalam industri pariwisata,” ujar Wuri.

Menurutnya, dengan membuka rute ini, AirAsia berkontribusi dalam memberikan pilihan penerbangan yang terjangkau yang diharapkan akan dapat membawa lebih banyak penumpang berwisata ke Provinsi Lampung.

Selain mendukung pertumbuhan pariwisata, Ia mengatakan untuk jangka pendek pembukaan rute ini juga mendukung arus mudik lebaran tahun 2023.

“Kami percaya bahwa potensi pariwisata Lampung akan semakin berkembang karena rute ini terkoneksi berbagai rute internasional AirAsia seperti Singapura dan Malaysia yang merupakan sumber pasar wisata mancanegara utama untuk Indonesia,” katanya.

Wuri menjelaskan pihaknya memulai penerbangan rute ini dengan frekuensi 4 kali seminggu.

“Dan kami akan senantiasa melakukan evaluasi untuk melihat peluang melakukan ekspansi layanan rute ini sesuai dengan permintaan penumpang. Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung dan Bandara Radin Inten II kami yakin rute ini akan menjadi populer,” ujarnya.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Raden Intan II Lampung Untung Basuki mengatakan merupakan hal yang tepat bagi AirAsia membuka rute penerbangan di Lampung.

Menurutnya, banyak sekali objek-objek wisata yang ada di Lampung yang tidak boleh dilewatkan bagi masyarakat Indonesia.

“AirAsia memilih Lampung karena salah satu andalan di Lampung ini adalah objek wisatanya. Mudah-mudahan pariwisata di Lampung dapat meningkat dan juga Provinsi Lampung semakin berjaya,” katanya.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading