Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal Tinjau Kemajuan Rehabilitasi Jalan Provinsi

Published

on

Alteripost.co Pesawaran – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau kemajuan pengerjaan rehabilitasi Jalan Provinsi di Ruas Gedong Tataan-Kedondong, Kabupaten Pesawaran, yang masuk dalam prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung tahun 2023, Jum’at (2/6/2023).

Rehabilitasi jalan tersebut mencakup 837 meter jalan rusak yang terletak di Desa Banjar Negeri, Kecamatan Way Lima dengan jenis penanganan yaitu Flexible Pavement atau perkerasan jalan.

Pemerintah Provinsi Lampung juga telah menganggarkan dana sebesar Rp2,976 miliar rupiah yang bersumber dari APBD tahun 2023 untuk perbaikan jalan tersebut.

Sri Asih Warga Desa Banjar Negeri merasa senang dengan adanya perbaikan jalan yang rusak di desanya.

Ia yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang sayur keliling merasa terbantu mobilitas sehari-harinya.

“Ya harapan saya biar aman dan nyaman lah, supaya maju, karena kalau jalannya rusak kan macet, kita yang usaha juga lambat di perjalanan,” pungkasnya

Kepala Desa Banjar Negeri Zel Gusrial Rais mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memperbaiki jalan di desanya.

Menurutnya, hal tersebut dapat mempermudah mobilitas warganya dalam beraktifitas.

Ia berharap jalan yang diperbaiki tersebut dapat bermanfaat seta berguna bagi masyarakat banyak, khususnya bagi warga di Desa Banjar.(*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.

“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.

Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.

“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.

“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.

“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.

Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.

Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading