Connect with us

Lampung

Pemprov Lampung Terus Berkomitmen Dalam Pengendalian Inflasi Di Daerah

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni didampingi sejumlah perwakilan Perangkat Daerah, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara _virtual_ yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (17/07/2023).

Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi terkait dengan terkendali nya inflasi di Indonesia yang tahun lalu 5,9% menjadi 3,5%.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan bahwa target yang ingin dicapai yaitu tingkat inflasi di Indonesia berada pada angka 3%.

“Jadi, kita harus berjuang keras dari angka 3,5% di Nasional itu menjadi 3%, ini merupakan angka yang relatif stabil, dalam artian ini akan membuat para produsen bergembira karena return operational mereka tertutup dan ada keuntungan serta kemudian konsumen tidak terlalu berat dengan kenaikan-kenaikan,” ucap Mendagri.

Direktur Statistik Harga BPS, Windhiarso Putranto, mengatakan bahwa angka inflasi bulan Juni 2023 secara bulan ke bulan sebesar 0,14%, inflasi tahun kalender (sejak Desember 2022 sampai Juni 2023) sebesar 1,24% dan secara tahun ke tahun sebesar 3,52%.

Komponen Harga Bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,44% pada Juni 2022, dengan andil sebesar 0,07% terhadap inflasi umum. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi diantaranya adalah daging ayam ras, telur ayam ras dan bawang putih.

Komponen Harga Bergejolak pada 7 bulan terakhir mengalami inflasi secara terus menerus yang berawal sejak Desember 2022. Sepanjang tahun 2023 selalu terjadi inflasi, namun tekanannya masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun 2022.

“Ini menjadi peringatan bagi kita, bahwa inflasi dari Komponen Harga Bergejolak ini memang sangat berpotensi meningkatkan inflasi di tahun 2023, karena sampai dengan pertengahan tahun telah mencapai 3,22%,” ucap Windhiarso Putranto.

Sementara itu Sekretaris Utama BPN, Sarwo Edhy, mengatakan bahwa komoditas dengan harga 10% diatas HET/HAP yaitu jagung tingkat peternak, garam konsumsi, telur ayam ras, beras medium zona 1 dan beras medium zona 3.

Harga minyak goreng pada periode bulan Juli 2023 terpantau stabil, untuk minyak goreng Curah yaitu Rp 14.726/liter, Minyakita Rp 15.118/liter dan Kemasan Premium Rp 20.768/liter.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, mengatakan bahwa berdasarkan data dari BPS bahwa produksi gabah di bulan Juli 2023 sebesar 4,56 juta ton, angka ini lebih besar daripada produksi bulan Juni 2023 dan prediksi bulan Agustus 2023.

“Dari kondisi tersebut, Bulog akan mengoptimalkan pengadaan dalam negeri bulan Juli 2023 sebagai antisipasi semakin mengecilnya perkiraan produksi sampai akhir tahun 2023,” ucap Budi Waseso.

Harga beras selama 8 minggu terakhir cenderung stabil karena adanya program Bantuan Pangan Beras yang secara langsung didistribusikan kepada keluarga penerima, sehingga secara langsung mengurangi permintaan di pasar.

Jumlah stok beras Bulog saat ini sebanyak 711,021 ton dengan rincian beras CBP sebanyak 650.625 ton dan beras komersial sebanyak 60.396 ton.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan bahwa jika terjadi kenaikan harga, sebaiknya segera dilakukan intervensi agar harga bisa tetap stabil. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.

“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.

Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.

“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.

“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.

“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.

Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.

Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading