Connect with us

DPRD

Ratusan Pelajar Datangi Kantor DPRD Lampung, Mingrum Gumay Sampaikan Pesan Positif

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung, Mingrum Gumay SH., MH, menyambut kunjungan ratusan pelajar dari SMA N 1 Seputih Raman di ruang rapat Komisi Besar DPRD Lampung. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penguatan profil pelajar terhadap ideologi Pancasila. Rabu (30/8/2023).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH, mengungkapkan bahwa Gedung DPRD ini adalah rumah bagi seluruh rakyat, tempat aspirasi disampaikan, dan kemudian ditindaklanjuti sesuai dengan tugas pokok dan fungsi DPRD yang diamanahkan oleh Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Gedung DPRD ini terbuka bagi siapa pun, terutama generasi muda seperti kalian. Kita tidaklah selalu sempurna dalam melaksanakan tugas dan amanah ini, dan kita tidak bisa melakukannya sendiri. Kita butuh kerjasama dari semua pihak, termasuk pelajar,” ujar Mingrum.

Sebagai Inisiator Pembinaan Ideologi Pancasila di Lingkungan DPRD Lampung, Mingrum Gumay berharap program penguatan Pancasila ini tidak hanya berhenti di lingkungan pelajar saja. Menurutnya, pesan-pesan positif ini harus disampaikan lebih luas, terutama di lingkungan terdekat seperti keluarga. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana kondusif dan harmonis dalam konteks bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat.

Selain itu, Mingrum juga mengingatkan pelajar tentang pentingnya memahami demokrasi Indonesia dengan konteksnya sendiri. “Anak-anak perlu diingatkan bahwa demokrasi Indonesia berbeda dengan demokrasi di luar negeri. Kita menjunjung tinggi adat, budaya, dan adab dalam demokrasi kita. Kebebasan menyampaikan pendapat harus dilakukan dengan cara yang bijaksana, bukan untuk merendahkan atau menghina orang lain. Ingatlah, kita adalah bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam akhir kunjungan ini, para pelajar dan anggota DPRD saling berjabat tangan sebagai tanda kerjasama dan semangat bersama. Kunjungan ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara pemuda dan pemimpin dapat menghasilkan efek positif yang signifikan dalam pembangunan masyarakat dan daerah.

Di waktu yang terpisah, Ketua DPRD Lampung mengatakan bahwa dirinya telah merespon positif terhadap pesan-pesan yang disampaikan oleh para pelajar. Ia mengakui bahwa kontribusi generasi muda sangatlah penting dalam menciptakan perubahan positif dalam masyarakat.

“Para pelajar itu adalah agen perubahan yang bisa membawa Lampung menuju masa depan yang lebih cerah. Kami siap mendukung langkah-langkah positif mereka,” ujar ketua DPRD Lampung saat ditemui.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Tarif Tol Naik, DPRD Lampung Minta Penjelasan Pengelola dan Instansi Terkait

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – DPRD Provinsi Lampung merespons berbagai keluhan masyarakat terkait kenaikan tarif Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar dengan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para pemangku kepentingan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Lampung, Muhammad Ghofur, membenarkan bahwa RDP akan digelar pada Senin, 6 Juli 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi Lampung.

Rapat tersebut akan menghadirkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Branch Manager Jalan Tol Terpeka PT Hutama Karya (Persero), Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung, serta Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung.

Menurut Ghofur, agenda ini merupakan tindak lanjut atas berbagai isu yang berkembang di media massa serta aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada anggota DPRD saat masa reses.

“Banyak warga mengeluhkan kenaikan tarif tol yang dinilai berdampak terhadap biaya transportasi dan distribusi barang di Provinsi Lampung,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Melalui RDP tersebut, Komisi IV DPRD Lampung ingin memperoleh penjelasan menyeluruh mengenai dasar penyesuaian tarif, dampaknya terhadap masyarakat, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh agar kebijakan tersebut tetap memperhatikan kepentingan publik.

“Kami berharap RDP nanti menghasilkan solusi yang berimbang antara kepentingan investasi infrastruktur dan perlindungan terhadap daya beli masyarakat, sehingga kebijakan tarif jalan tol tidak menjadi beban baru bagi warga maupun pelaku usaha di Lampung,” tutup Ghofur.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading