Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Setelah Oom Leo dan El Rumi, Giliran The Changcuters Tampil, Ini Harga Tiketnya

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Kehadiran Oom Leo yang disebut-sebut sebagai pionir tren karaoke massal, mampu membuat ribuan penonton Pekan Raya Lampung (PRL) 2023, Selasa (17/10/2023) malam, berdendang ria.

Keseruan itu semakin bertambah dengan hadirnya El Rumi, yang juga menjadi artis tanah air pengisi acara PRL. Ribuan penonton memenuhi areal panggung utama sejak sore. Penjualan tiket melalui online dan on the spot yang dibuka panitia, diserbu pengunjung.

Menurut Mico Periyando selaku Head Office PRL 2023, panitia menghadirkan Oom Leo karena sudah banyak fansnya. Antusias masyarakat juga terlihat sejak awal disebarkan pengumuman artis pengisi acara PRL, sambutan terhadap Oom Leo dan El Rumi cukup besar.

“Panitia melihat, jika ada acara yang ada karaokenya, hampir selalu ada Oom Leo. Maka itu dia menjadi salah satu pilihan artis yang kami hadirkan,” ungkap Mico di Sekretariat PRL 2023, PKOR Way Halim, Rabu (18/10/2023) siang.

Penonton tampak terhibur dengan sajian lagu-lagu yang dibawakan keduanya, antara lain “Benci ntuk Mencinta dari Naif”, “Cinta Ini Membunuhku, D-Masiv”, hingga “Hampa dari Ari Lasso”. Total ada sekitar 10 lagu yang dibawakan.

Pada setiap penampilannya, Oom Leo menggunakan laptop dan ditambah proyektor canggih untuk menampilkan gambar-gambar yang mewakilo setiap lagu.

“Masyarakat kami ajak untuk datang ke PRL 2023, karena terakhir akan ada penampilan Band The Changcuters bersama talent-talent lokal lainnya pada 19 Oktober nanti. Harga tiketnya Rp30 ribu untuk online dan Rp35 ribu untuk on the spot (OTS),” pungkas Mico. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi dan Bisnis

Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji

Published

on

Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.

Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.

Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.

Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.

Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.

“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.

Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading