Connect with us

Kota Metro

Gubernur Arinal Hadiri Pengajian Akbar Dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di Kota Metro

Published

on

Alteripost.co Metro – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Walikota Metro Wahdi Siradjuddin dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman menghadiri acara Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, di Lapangan Iring Mulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Selasa (24/10/2023).

Pengajian yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung tersebut diikuti ribuan masyarakat Metro dengan penceramah Ustadz Hilman Fauzi. Acara ini juga dihadiri anggota DPD RI Provinsi Lampung Abdul Hakim.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan Maulid Nabi merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan pesan-pesan cinta, kasih sayang, ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

Ia berpendapat bahwa Nabi Muhammad merupakan panutan utama bagi umat, teladan dalam segala aspek kehidupan karena menurutnya beliau yang penuh kasih, toleransi dan keadilan masih relevan hingga hari ini.

“Kita sebagai umat Islam harus berusaha untuk mengikuti jejaknya,” ujarnya.

Gubernur Arinal menyampaikan Kota Metro sebagai salah satu kota yang maju dan berkembang di Provinsi Lampung, juga memiliki warisan agama yang kaya.

Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kekayaan yang harus dijaga dan lestarikan dengan penuh rasa saling menghormati dan toleransi, serta menjadi salah satu faktor peningkatan pembangunan.

“Saya bangga dengan keberagaman agama dan keyakinan yang ada di sini, yang menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Arinal menaruh perhatian serius dan menjadikan program peningkatan keagamaan sebagai program unggulan.

Hal tersebut tertuang pada program kerja Rakyat Lampung Berjaya, yakni menciptakan kehidupan yang Religius (Agamis), Berbudaya, Aman dan Damai, melalui berbagai program keagamaan.

Program tersebut antara lain, pemberian insentif khusus kepada guru honorer, guru PAUD, guru mengaji, guru sekolah minggu, ustadz dan ustadzah pondok pesantren, penjaga masjid dan rumah ibadah lainnya, muazin, khatib, imam masjid, pendeta dan para pemimpin berbagai agama.

Pada tanggal 23 Oktober 2023 yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional Tahun 2023, Gubernur Arinal juga telah meresmikan Pusat Studi Al-Qur’an Provinsi Lampung yang bertujuan untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan mendekatkan Al-Qur’an dengan masyarakat dalam rangka memperkuat pengamalan dan pengembangan Al-Qur’an secara lebih mendalam dan luas.

Di akhir sambutan, Gubernur Arinal mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Metro, tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung dan berperan aktif bersinergi dalam penyelenggaraan pembangunan sesuai dengan bidang tugas yang dimiliki.

Ia berharap doa serta dukungan seluruh lapisan masyarakat Metro agar pembangunan yang dilaksanakan saat ini, dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Mari kita singkirkan segala perbedaan dan bersama-sama meneruskan dan melanjutkan pembangunan di Provinsi Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, Gubernur Arinal memberikan santunan kepada anak yatim yang ada di Kota Metro berupa uang sebesar 500 ribu rupiah.

Selain itu, diserahkan juga bantuan kepada Pondok Pesantren Bina Ruhama 25 juta rupiah, Masjid Taqwa Kota Metro 50 juta rupiah, Masjid Nurul Amin Yosorejo 30 juta rupiah dan Musholla Al-Ikhlas Purwosari 10 juta rupiah.

Selanjutnya, Masjid Falahul Anwar Margodadi 15 juta rupiah, Masjid Al-Ikhlas SMKN 3 Metro 15 jita rupiah, Masjid Al-Muttaqien Tejo Agung 15 juta rupiah dan Masjid Nurul Iman Tejo Agung 15 juta rupiah.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Metro

Gubernur Mirza Pastikan Drainase dan Tambal Sulam Jalan Rampung Sebelum Idulfitri

Published

on

Alteripost Metro – Pemerintah Provinsi Lampung lakukan langkah percepatan penanganan kerusakan jalan melalui pemeliharaan jalan provinsi untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara langsung meninjau langsung penanganan reaksi cepat pemeliharaan jalan provinsi di Ruas Jalan Pattimura, Kota Metro, sertaq Ruas Metro–Kota Gajah, Senin (23/2/2026). Pemeliharaan jalan ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan aman dilalui masyarakat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan kerusakan jalan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Upaya ini ditempuh guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama selama Ramadhan di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.

Seluruh jalan provinsi yang telah masuk dalam daftar pemeliharaan ditargetkan selesai ditangani sebelum Lebaran.

Di Ruas Jalan Pattimura, Gubernur Mirza memastikan perbaikan berupa penutupan lubang dan perataan badan jalan dilaksanakan secara cepat serta sesuai standar teknis. Ia menegaskan, kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas agar masyarakat daapt melintasi dengan aman dan nyaman.

Menurutnya, kerusakan jalan tidak hanya disebabkan oleh faktor beban kendaraan, tetapi juga akibat sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Aliran air yang tersumbat bahkan meluap hingga ke badan jalan dinilai menjadi penyebab utama kerusakan.

“Drainase harus dipastikan bersih dan berfungsi dengan baik agar air tidak menggenang dan merusak badan jalan,” ujarnya.

“Untuk sementara ini, kita melakukan pemeliharaan jalan sehingga masyarakat dapat melintasi dengan aman dan nyaman,” tambah Gubernur Mirza.

Seusai lebaran, Ruas Jalan Pattimura sepanjang 1 Km dimaksud akan dilakukan pembangunan infrastruktur jalan menggunakan metode rigid beton dengan anggaran sekitar Rp.10 miliar.

Sementara itu, di Ruas Metro–Kota Gajah, Gubernur Mirza meninjau pengerukan saluran air di bahu jalan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah genangan yang berpotensi mempercepat kerusakan jalan.

Diruas jalan tersebut juga akan dilakukan penutupan lubang dan perataan badan jalan.

Gubernur Mirza menambahkan, pemeliharaan tersebut merupakan langkah respons cepat untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga selama Ramadhan dan menjelang idul fitri.

Pada kesempatan itu, dilakukan Peninjauan di Ruas Bandar Jaya – Simpang Mandala, Lampung Tengah. Dimana pada tahun 2025 sudah dilakukan pembangunan infrastruktur jalan dengan metode rigid beton.

Selain ketiga ruas tersebut, penanganan terpadu juga dilakukan di sejumlah ruas strategis lainnya oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di masing-masing wilayah, antara lain Ruas Kali Rejo–Bangun Rejo, Ruas Kotabumi–Bandar Abung, serta Ruas Daya Murni–Gunung Batin.

Selain penanganan darurat dan preventif, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyiapkan program pembangunan infrastruktur pada 62 ruas jalan provinsi yang akan dilaksanakan setelah Lebaran. Percepatan program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan, mendukung distribusi barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan bahwa penanganan ini bersifat pemeliharaan rutin dan darurat, dengan fokus pada penambalan dan perbaikan titik-titik rusak di ruas jalan provinsi.

“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran, supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujar Taufiqullah.

Ia menegaskan bahwa pekerjaan tersebut berbeda dengan pembangunan 62 ruas jalan tahun 2026. Kegiatan pemeliharaan dilakukan sekarang untuk menjamin keselamatan pengguna jalan, sementara pembangunan 2026 tetap mengikuti tahapan pengadaan dan akan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca Lebaran.

“Jadi perlu kami luruskan, pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” jelasnya.

“Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Soal pembangunan 2026, itu tetap kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik, sekaligus memastikan program pembangunan jalan tahun 2026 berjalan tertib, jelas, dan sesuai ketentuan.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Lampung menegaskan komitmennya menjaga kemantapan dan kelayakan infrastruktur jalan agar tetap berfungsi optimal, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading