Connect with us

Ekonomi dan Bisnis

Bertransformasi Demi Meningkatkan Pelayanan Pelanggan, PLN UID Lampung Persembahkan Prestasi di Hari Listrik Nasional 2023

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung telah mencatat berbagai pencapaian kinerja dan prestasi hingga bulan September 2023. Hal itu merupakan buah dari transformasi dan penerapan budaya Akhlak yang telah berjalan selama tiga tahun di PT PLN (Persero). Torehan kesuksesan tersebut sebagai persembahan terbaik PT PLN (Persero) Unit Induk Lampung dalam perayaan Hari Listrik Nasional ke-78 yaitu pada 27 Oktober 2023.

General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto mengatakan PLN UID Lampung menjalankan amanat pemerintah dalam hal penyediaan energi listrik dengan sebaik-baiknya. Ditambahkannya, PLN UID Lampung juga telah meningkatkan Rasio Desa Berlistrik dari 99,5 persen di tahun 2022 menjadi 99,74 persen hingga September 2023. Kamis (26/10/2023).

“Alhamdulillah sebanyak 6 desa dan 18 dusun yang tadinya belum berlistrik telah dinyalakan yang didalamnya terdapat 3054 pelanggan. Sisanya ada 7 desa yang belum berlistrik masih dalam proses perijinan. Namun, hingga Desember 2023 nanti akan ada 13 dusun lagi yang siap dinyalakan dengan calon pelanggan sebanyak 373 pelanggan,” terang Saleh Siswanto.

Saleh juga menambahkan, kesuksesan di bidang penjualan tercermin pada peningkatan penjualan listrik sebesar 3,998 Terrawatt Hour (TWh) pada Bulan September tahun 2022, menjadi 4,278 TWh di bulan yang sama pada tahun 2023. Sehingga penjualan tenaga listrik tumbuh sebesar 3,96 persen pada September tahun 2022 menjadi 7,01 persen dengan penambahan jumlah pelanggan sebanyak 91799 pelanggan dari September 2022 hingga September tahun 2023.

“Tren ini menunjukan adanya peningkatan Kinerja PLN salah satunya dalam hal penjualan energi. Hal itu merupakan buah dari tranformasi yaitu transformasi digital yang telah dilakukan PLN pada sektor pelayanan kepada masyarakat,” terang Saleh.

Transformasi digital pada sektor pelayanan kepada masyarakat yang dimaksud oleh Saleh adalah kemudahan pelayanan dan upaya peningkatan kepuasan pelanggan melalui super-app milik PLN yakni PLN Mobile. Dimana masyarakat dapat melakukan permohonan pelayanan PLN melalui smartphone.

“Hampir 1 juta pelanggan di Lampung telah menggunakan PLN Mobile. Kami harap dengan hadirnya PLN dalam smartphone pelanggan, PLN semakin dekat dan semakin cepat melayani pelanggan tentunya dengan kualitas yang semakin baik,” ujarnya.

Selain itu, PLN juga telah memberikan kontribusi kepada pemerintah dari sektor pajak. PLN UID Lampung memperoleh predikat sebagai wajib pajak dengan kontribusi pembayaran pajak terbesar kepada pemerintah setiap tahunnya. Hal itu tercermin dari realisasi pajak yang terdiri dari PPH, PPN dan PBB yang disetorkan PLN kepada pemerintah sebanyak Rp 87 Miliar dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang disetorkan kepada 15 Pemerintah Kota dan Kabupaten di Lampung sebanyak Rp 341 Miliar dari bulan Januari hingga September 2023.

“Melalui sektor pajak, PLN hadir dalam berkontribusi secara aktif kepada negara sehingga menjadikan energi listrik dapat bermafaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ditambahkan Saleh, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilakukan PLN UID Lampung seperti program ekonomi, pendidikan, pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan lingkungan telah menyentuh 1523 penerima manfaat dan melibatkan 453 UMK yang mampu menyerap 205 tenaga kerja baru.

“Pada bulan Februari 2023, TJSL PLN UID Lampung juga telah mendapat pengakuan dari La Tofi School of Social Responsibility pada Indonesian Green Awards 2023 dengan kategori mempelopori pencegahan polusi. Dari penghargaan ini membuktikan bahwa PLN UID Lampung diakui sebagai pelopor dalam kepedulian lingkungan hidup,” imbuh Saleh.

Disisi lain, melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) yang dimiliki, PLN UID Lampung juga turut berkontribusi dalam bidang sosial keagaman. “Kita ketahui bersama, YBM PLN merupakan lembaga zakat PLN yang sumbernya dari pengelolaan zakat para pegawai PLN. Tahun ini hingga September 2023, YBM PLN telah menyalurkan sebanyak Rp 1,6 Miliar kepada penerima manfaat yang sesuai denga asnafnya,” ucap Saleh.

“Meskipun berbagai torehan pencapaian telah diperoleh, sesuai dengan yang telah diamanatkan oleh pemerintah, PLN UID Lampung terus berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan berkontribusi untuk kemakmuran bangsa dan negara,” tutupnya.(Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi dan Bisnis

Perkuat Literasi Keuangan, OJK Lampung Serahkan 150 Polis Asuransi Jiwa Untuk Guru di Pesisir Barat

Published

on

Alteripost Pesisir Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Asuransi Astra mengambil langkah konkret dalam memperluas inklusi keuangan di daerah. Kegiatan yang bertempat di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kabupaten Pesisir Barat ini merupakan sinergi yang menghadirkan edukasi literasiserta bentuk nyata aksi inklusi melalui penyerahan polis asuransi jiwa kepada 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) guru dan tenaga pendidik.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan kerentanan finansial di masyarakat. Kepala OJK Lampung, Otto Fitriandy melalui sambutan yang disampaikan Deputi Direktur OJK Lampung, Ety Elyati, menegaskan bahwa kepemilikan asuransi jiwa bagi seorang ASN dan pendidik merupakan wujud jaring pengaman tambahan (safety net) serta bukti perlindungan nyata bagi keluarga. Jika terjadi risiko tak terduga seperti sakit kritis atau hilangnya pencari nafkah, asuransi memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap aman secara finansial dan anak-anak tetap bisa bersekolah tanpa harus berhutang atau menjual aset berharga. Literasi harus segera diikuti dengan inklusi kepemilikan produk, agar perlindungannya benar-benar dirasakan dan membawa dampak kesejahteraan.

Mengikis Kesenjangan Melalui Peran Strategis Guru

Merujuk pada Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional telah mencapai 66,46% dan indeks inklusi sebesar 80,51%. Meski angka ini menunjukkan peningkatan, namun masih terdapat kesenjangan (gap) yang mengindikasikan bahwa kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, belum disertai dengan pemahaman mendalam untuk mengelolanya secara bijak. Celah inilah yang sering kali dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber, pinjaman online ilegal, maupun investasi bodong yang merugikan masyarakat saat memiliki kebutuhan pendanaan mendesak.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat, Drs. Zukri Amin, M.P., menyambut baik program yang menyasar tenaga pendidik ini. Menurutnya, guru memegang peranan krusial sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.“Kami menaruh harapan besar agar ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di sini, tetapi diteruskan kepada para siswa, rekan kerja, dan masyarakat sekitar.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemkab Pesisir Barat berkomitmen memastikan literasi dan inklusi keuangan berjalan beriringan sehingga masyarakat lebih siap merencanakan masa depan, mengelola risiko, dan meningkatkan perekonomian daerah,” jelas Zukri.

Pengawasan Ketat OJK demi Keamanan Konsumen

Guna memberikan ketenangan bagi masyarakat yang mulai mengakses asuransi jiwa, OJK menjamin adanya pengawasan yang ketat terhadap seluruh lembaga jasa keuangan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK, OJK hadir untuk memastikan setiap perusahaan asuransi memberikan manfaat dan memenuhi hak-hak pemegang polis sesuai dengan perjanjian.

Kolaborasi yang turut didukung oleh Asuransi Astra ini diharapkan mampu mengubah paradigma masyarakat yang selama ini menganggap asuransi sebagai kebutuhan yang bisa ditunda.Pemberian 150 polis asuransi ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam mencetak tenaga pendidik yang ‘Cerdas Finansial’. Dengan hati yang tenang karena terlindungi secara finansial, para guru dipastikan dapat memberikan dedikasi yang jauh lebih maksimal dalam membangun kualitas generasi muda di Pesisir Barat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading