Connect with us

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Melalui BPBD Menyuplai Air Bersih di Beberapa Desa Yang Paling Terdampak Kemarau

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Fenomena El Nino dengan kemarau panjang membawa dampak kekeringan di wilayah Kota Bandar Lampung. Sejumlah wilayah yang tersebar di 20 Kecamatan mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Sabtu (4/11/2023).

Dengan sigap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Bandar Lampung berupaya menyuplai air bersih di beberapa Desa yang paling terdampak kemarau panjang.

Kepala BPBD kota Bandarlampung, Ahmad Husna menyampaikan bahwa hal ini sebagai upaya meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

“Sampai dengan hari ini sesuai perintah ibu walikota Bandarlampung bahwa selama tiga bulan terakhir BPBD telah menyalurkan sejumlah 4.899.000 ribu liter air bersih di seluruh wilayah kota Bandarlampung yang terdampak kekeringan akibat El Nino,” ungkapnya.

Menurutnya, meskipun dua hari ini cuaca di kota Bandarlampung sudah memasuki musim penghujan, pihaknya tetap melakukan penyaluran air bersih ke sejumlah warga yang memang membutuhkan.

“Dan perubahan cuaca dia hari ini, Bandarlampung Alhamdulillah mulai hujan, tetapi permintaan air bersih tetap kita salurkan untuk seluruh masyarakat terutama masyarakat yang berada di daerah pegunungan seperti di Way Gubak, Way Laga, Sukamaju, Sumber Agung dan Sumber Rejo di Kemiling,” paparnya.

Dia menjelaskan, tiap wilayah mendapatkan suplai air bersih sebanyak 7 ribu liter air pertangki yang mana BPBD dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan PDAM.

“Setiap hari kita bagikan air bersih mulai start jam 8 pagi dan berakhir atau selesai pukul 11 malam. Ini air yang kita distribusikan itu memang untuk di konsumsi rumah tangga, karena mata airnya juga higienis dan bisa di konsumsi,” ujarnya.

Husna berharap pada saat penyaluran air bersih pamong dapat mendampingi warganya. ” Supaya terarah dan teratur penyaluran air bersihnya. Dalam satu hari kita menyalurkan air bersih ini di 25 titik,”katanya.

Dia mengatakan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan distribusi air bersih dari BPBD bisa menghubungi pamong setempat.

” Masyarakat silahkan menyampaikan ke pamong setempat, dan nanti akan disampaikan ke lurah dan lurah akan menyampaikan ke BPBD dan nanti akan kita jadwalkan, dan sesuai jadwal akan kita kirim mulai jam 8 pagi sampai jam 11 malam,”terangnya.

Dia menegaskan, meskipun dalam dua hari ini kota Bandarlampung sudah diguyur hujan, pihaknya akan tetap menyalurkan air bersih bagi warga yang memang membutuhkan.

“Kita tidak ada batasan, seluruh permintaan masyarakat tetap kita penuhi memang itu menjadi perioritas program walikota kota Bandarlampung melayani masyarakat sampai dengan tercukupi seluruhnya,” tegasnya.

Adapun wilayah yang mendapat distribusi air bersih seperti Way Laga, Way Gubak, Sumber Rejo Sejahtera, Sumber Agung, Way Dadi, Sukamaju, Bumi waras, dan Garuntang serta Bumi Raya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Jalan Wala Kuba Kembali Mulus, Eva Dwiana Cek Langsung Hasil Perbaikan

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau langsung hasil perbaikan Jalan Wala Kuba di Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi, Senin (3/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan jalan telah selesai dan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Dalam peninjauan itu, Eva Dwiana menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada pemeliharaan ruas jalan yang mengalami kerusakan melalui metode penambalan atau patching, sehingga kondisi jalan menjadi lebih layak dilalui.

“Perbaikan yang dilakukan di ruas Jalan Wala Kuba difokuskan pada pemeliharaan melalui penambalan (patching) pada bagian jalan yang mengalami kerusakan,” ujar Eva Dwiana.

Di kawasan Sawit, Way Laga, tim melaksanakan perbaikan jalan beton sepanjang kurang lebih 300 meter menggunakan metode patching. Sementara itu, pada ruas jalan beraspal, perbaikan dilakukan secara parsial atau pada titik-titik yang mengalami kerusakan sesuai hasil evaluasi di lapangan.

Perbaikan jalan beraspal tersebut tersebar di dua lokasi utama, yakni kawasan Wala Suci dan Wala Jaya. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk menangani kerusakan tanpa harus melakukan pengaspalan ulang di seluruh ruas jalan.

Selain memperbaiki badan jalan, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga melakukan pemeliharaan pagar pengaman (railing) jembatan di sepanjang ruas Jalan Wala Kuba. Perbaikan fasilitas pendukung tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama saat melintasi area jembatan.

Dengan rampungnya seluruh pekerjaan pemeliharaan, kondisi Jalan Wala Kuba diharapkan semakin mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya warga Kelurahan Way Laga dan sekitarnya, sekaligus memberikan kenyamanan serta keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading