Connect with us

Lampung

Gubernur Arinal Ramah Tamah Dengan Jajaran Forkopimda, Pejabat Struktural/ Fungsional, Camat, Kepala Tiyuh dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Tubaba

Published

on

Alteripost.co Tubaba – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan ramah tamah dengan Jajaran Forkopimda, Pejabat Struktural/ Fungsional, Camat, Kepala Tiyuh, dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), di Rumah Dinas Bupati Tubaba, Selasa (14/11/2023).

Pada kesempatannya, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa, dalam rangka mendukung akses perekonomian di Kabupaten Tubaba tahun 2023 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menganggarkan sekitar Rp.54 miliar untuk melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan di beberapa ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi, yaitu: Pemeliharaan jalan ruas Panumangan – Tegal Mukti; Rehabilitasi Ruas Jalan Panaragan Jaya – Simpang Panaragan; Bandar Sakti – Sp. Daya Murni; Sp. Daya Murni – Gunung Batin.

Kemudian, Sp. Tujok – Panaragan Jaya; Panaragan Jaya – Sp. Panaragan; Panumangan – Tegal Mukti; Adijaya – Tulung Randu; Panumangan – Unit VI; dan Rehabilitasi Jembatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Gubernur Arinal menyampaikan, dirinya sangat berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui Kartu Petani Berjaya. Program ini lahir dari niat Gubernur Lampung yang ingin melihat petani Lampung sejahtera.

Program ini akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang sebelumnya dihadapi petani seperti sulit mendapatkan modal usaha, pupuk, benih, dan lain-lain. Melalui e-KPB, petani juga bisa mendapatkan pembinaan manajemen usaha dan teknologi, pemasaran hasil usaha pertanian, layanan asuransi usaha dan jaminan ketenagakerjaan serta beasiswa pendidikan bagi anak petani.

Terkait upaya peningkatan Sektor Kesehatan, Pendidikan dan lainnya, Gubernur Arinal mengajak berbagai pihak untuk terus melakukan koordinasi dan kerja bersama untuk kepentingan rakyat. “Dan saya akan mendukung selama itu untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pj. Bupati Tubaba M. Firsada menyampaikan, ucapan selamat datang kepada Gubernur Lampung di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tubaba dan masyarakat Tubaba mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Atas nama masyarakat Tubaba Firsada menyampaikan ucapan terimakasih, kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas berbagai dukungan program pembangunan dan upaya membangkitkan perekonomian di Kabupaten Tubaba. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading