Connect with us

Tulang Bawang

Kecamatan Rawa Jitu Timur dan Dente Teladas Jadi Dua Wilayah Dengan Potensi Perikanan Terbesar di Tuba

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) Lampung memiliki dua dari 15 Kecamatan yang memiliki potensi kekayaan biota sungai dan laut yang melimpah.

Dua kecamatan tersebut merupakan wilayah dekat dengan perairan, antara lain Kecamatan Rawa Jitu Timur dan Kecamatan Dente Teladas.

Banyaknya berbagai biota sungai, laut serta masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan petambak. Menjadikan dua wilayah tersebut sebagai lokasi potensi perikanan terbesar di Tuba.

“Insyaallah dua kecamatan ini merupakan kecamatan yang berpotensi besar dalam penghasil perikanan di Tulangbawang,” jelas Kadis Perikanan Tulangbawang, Eka SaputraSaputra. Senin (26/2/2024).

Contohnya semua kampung yang berada di Kecamatan Rawa Jitu Timur yang mana merupakan pembudidaya udang dan nelayan.

“Semua masyarakat di daerah setempat rata-rata mayoritas merupakan mantan Dipasena, jadi semua kawasan di Kecamatan Rawa Jitu Timur itu masyarakat merupakan seorang nelayan atau pembudidaya udang,” paparnya.

Kedua terdapat juga kecamatan Dente Teladas, yang mana merupakan kawasan mayoritas masyarakat setempat berprofesi sebagai nelayan.

“Disana kita bisa menemui berbagai jenis biota laut dan sungai, baik udang, kerang darah, cumi, ikan serta rajungan yang di ekspor dengan nilai yang cukup baik,” terang Eka.

Selain dua Kecamatan itu, menurutnya Kabupaten Tulangbawang juga memiliki daerah aliran sungai (DAS) yang juga tak kalah dalam potensi kekayaan biota sungainya.

“Sejumlah ikan air tawar juga banyak berada di Sungai Way Tulangbawang seperti baung, belida, jelabat, udang galah, dan berbagai jenis ikan air tawar lainnya,” ungkap dia.

Bahkan Kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini memiliki kurang lebih 70,7000 hektar luas rawa.

“Dari luas rawa itu, potensi berbagai jenis ikan juga banyak berkembang disana,” bebernya.

Maka dari itu guna menjaga kelestarian lingkungan biota sungai setempat pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Lampung beberapa tahun lalu telah melakukan restoking.

“Beberapa tahun lalu kita juga sudah pernah melakukan restoking bersama Pemerintah Provinsi Lampung dengan menebar satu juta benih ikan dari berbagai jenis di DAS way Tulangbawang,” ujarnya.

“Alhamdulillah saat ini sudah ada perkembangan yang signifikan dari hasil restoking yang dilakukan saat itu,” tambahnya.

Dirinya menuturkan tahun ini pihaknya akan berencana kembali melakukan giat restoking di DAS way Tuba.

“Tahun ini insyaallah kami sudah merencanakan dan mengusulkan untuk melakukan restoking kembali namun untuk lokasi belum ditentukan, karena Provinsi yang akan menentukan nantinya,” ungkapnya.

Eka juga mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Tulangbawang untuk bersama-sama terus menjaga kelestarian, serta keberagaman biota sungai dan laut di Sai Bumi Nengah Nyappur. (Can).

Facebook Comments Box
Continue Reading

Tulang Bawang

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Tuba Gelar Rapat Persiapan Giat Pawai dan Seni Budaya

Published

on

Alteripost Tulang Bawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar rapat persiapan Pawai dan Seni Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Rapat tersebut digelar di aula rapat lantai II Bupati setempat, Kamis (06/08/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Antoni. Hadir juga pada kesempatan itu, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Kepala Sekolah, serta perwakilan komunitas seni se-Kabupaten Tulangbawang.

Dalam pawai budaya tersebut nantinya direncanakan akan menampilkan beragam penampilan, salah satunya lomba Drum band dari Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) se-kabupaten Tulangbawang

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang menyampaikan bahwa salah satu agenda utama adalah pawai dramband yang akan dilaksanakan di Kota Menggala Rute Tangga Raja – Aspol Menggala.

“Untuk peserta dramband kita libatkan total 16 grup. Rinciannya 6 dari SD, 6 dari SMP, dan 4 dari SMA yang memiliki ekstrakurikuler dramband di Kabupaten Tulangbawang,” ungkapnya.

Menurutnya, Kegiatan pawai ini bukan hanya hiburan. Ini bentuk syukur kemerdekaan. Saya harap semua peserta tampil maksimal, tertib, dan menjadi contoh yang baik,” tuturnya.

Selain pawai dramband, rapat juga membahas persiapan pertunjukan seni budaya, penentuan rute, jadwal, serta unsur pengamanan dan ketertiban.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan meminta seluruh OPD, sekolah, dan komunitas terkait untuk berkoordinasi dengan baik.

“Kita ingin HUT RI ke-81 di Tulangbawang ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menampilkan kekayaan budaya daerah yang ada,” terang Antoni. (Can)

Facebook Comments Box
Continue Reading